Sunday, March 29, 2015

Satgas Sinyal Merah Putih Untuk Perbatasan NKRI

Bandung (LawuNews) TNI kembali bersinergi dengan  PT Telkomunikasi Indonesia (Tbk) Divisi Regional Jawa Barat memberangkatkan Satgas Sinyal Merah Putih Perbatasan NKRI Tahun 2015. Yang akan bertugas selama kurang lebih satu bulan, untuk melaksanakan kerjasama rancang bangun sistem informasi dan komunikasi wilayah perbatasan negara,  khususnya di wilayah Kalimantan.

Tim Satgas Sinyal Merah Putih diberangkatkan secara resmi oleh Pangdam III/Siliwangi dengan upacara yang di gelar di Lapangan Upacara Makodam III/Siliwangi, jalan Aceh no. 69 Bandung Sabtu, (28/3/2015). Satgas akan berangkat menuju
pelabuhan Tanjung Priok untuk selanjutnya bertolak menuju Pontianak dan Perbatasan Nkri Di Jagoi Babang, Bengkayang Kalimantan Barat.

Pangdam III/Siliwangi  memberikan apresiasi kepada satgas sinyal merah putih yang terdiri dari tim EBAN (Emergency Broadband Acces Network) yaitu para pelajar dan mahasiswa, serta tim dari unsur TNI yang akan mengadakan ekspedisi  di daerah perbatasan pulau kalimantan, untuk melakukan pemasangan instalasi perangkat telekomunikasi.

Kegiatan ini merupakan hasil dari sinergitas kelembagaan TNI  dengan lembaga pemerintah dan non pemerintah, dalam hal ini tim EBAN (Emergency Broadband Acces Network).
Untuk persiapannya, Satgas Sinyal Merah Putih ini telah melaksanakan latihan pra tugas selama tiga hari bertempat di Yonif Linud 330 Kujang 1 Kostrad, dan selama 8 hari di SMK Telkom Bandung. Pangdam III/Siliwangi berharap, dengan bekal yang telah diterima baik dalam bidang kejuangan, soliditas, sinergitas dan ilmu pengetahuan dan tehnologi, satgas sekalian dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dan berhasil.

Hadir pada upacara pelepasan tersebut, Kasdam III/Siliwangi Brigjen TNI Muhammad Herindra, M.A, M.Sc., Kepala Direktur PT Telkom Divreg Jawa Barat, Irdam, para Asisten Kasdam, serta para Kabalak dan Komandan Satuan Kodam III/Siliwangi. (Pendam III/Siliwangi/Rega).

Pemkab Simalungun Operasi Gratis 348 Penderita Katarak

Simalungun (LawuNews) Pemerintah Kabupaten Simalungun melaksanakan kegiatan bakti sosial sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat dalam bidang kesehatan, berupa operasi katarak secara gratis, yang dipusatkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Perdagangan Kecamatan Bandar, Rabu 25/03/2015.

Dari kegaiatan tersebut tercatat 348 warga masyarakat penderita katarak mendapat layanan operasi katarak. Kegiatan ini terlaksana atas kerjasama Pemkab Simalungun bersama Yayasan Tears International.

"Hari ini kita melakukan pengobatan gratis untuk operasi katarak. Semua gratis, bahkan makan pun kita kasih," kata Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM dihadapan beberapa wartawan dari berbagai media cetak dan elektronik, saat meninjau pelaksanaan operasi tersebut.

Dikatakan, pelaksanaan kegiatan operasi katarak tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Terlihat para penderita katarak datang dari berbagai daerah seperti, Kabupaten Karo, Pakpak-Dairi, Medan, Batu Bara dan lainnya. Pasien dilayani maksimal oleh tim medis dibantu 4 dokter spesialis.

"Yang berobat ke sini bukan hanya dari Kabupaten Simalungun saja, tadi saya ketemu dengan mereka (para pasien), ada yang dari Karo, dairi dan lainnya. Ternyata sentuhan seperti ini (operasi gratis katarak) sangat dibutuhkan oleh masyarakat," ungkap Bupati.

Bupati menambahkan, operasi gratis tersebut akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan. Ke depan kegiatan seperti ini akan kembali dilaksanakan di dua rtumah sakit yaitu Rumah Sakit Umum Pamatangraya dan Perdagangan.

"Ini berlanjut terus, bahkan kita akan laksanakan di dua rumah sakit yaitu di Pamatangraya dan Perdagangan. Pemkab Simalungun akan tetap melakukan operasi ini. Bukan hanya penderita katarak, kita juga akan laksanakan operasi gratis Hermia, operasi bibir sumbing dan operasi lainnya,"imbuh Bupati.

Selain itu, Bupati Simalungun mengatakan bahwa dalam mendukung kegiatan ini, Pemkab Simalungun juga berupaya untuk melakukan kerjasama dengan pihak-pihak yang peduli dengan layanan kesehatan, seperti PTP dan siapapun saja yang ingin berpartisipasi dengan kegiatan seperti ini.

“Kita akan siap, bahkan Pemkab juga telah menyurati pihak-pihak yang akan melaksanakan kegiatan sosial seperti ini. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada para dokter yang telak melaksanakan kegiatan operasi ini untuk masyarakat,”ujarnya.

Dalam kesempatanitu, Direktur Utama  (Dirut) RSUD Perdagangan Dr Dame H Saragih mengatakan, operasi gratis katarak dilaksanakan selama 2 hari di RSUD Perdagangan mulai tanggal 25 s/d 26 Maret 2015. Jumlah penderita cukup banyak dan tercatat 348 orang sebagai pasien gratis. Program ini sebagai bentuk kepedulian Pemkab Simalungun kepada masyarakat.  Penderita katarak mayoritas di atas usia 50 tahun. Namun ditemukan juga berusia muda.

Sememtara itu, Seorang pasien bernama Mona warga Bandar Kecamatan Bandar  mengapresiasi kegiatan operasi gratis itu. Ia merasa bahagia dan menyampaikan terimakasih kepada Bupati Simalungun atas kepeduliannya terhadap masyarakat penderita katarak.

Tampak hadir dalam peninjauan tersebut, Dandim 0207 Simalungun Letkol Inf Parluhutan Marpaung, Anggota DPRD, Staf Ahli Bupati dan beberapa pimpinan SKPD di jajaran Pemkab Simalungun, Camat dan Muspika Kecamatan Bandar serta sanak keluarga pasien yang akan dioperasi.(M.Parulian Doloksaribu/Hotbi Sianturi)

Sekda Kab. Simalungun Drs Gidion Purba MSi : Keberadaan Lingkungan Yang Bersih Harus Terus Kita Pertahankan

Simalungun (LawuNews) Keberadaan lingkungan yang bersih harus terus kita pertahankan, karena dengan lingkungan yang bersih akan tercipta kesehatan yang prima. Dengan kesehatan yang prima kita dapat mencerdaskan kehidupan bangsa.

 Hal itu dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Simalungun Drs Gidion Purba MSi dihadapan masyarakat, saat meninjau pelaksanaan kegiatan gotong royong bersama pemerintah, aggota TNI dan Polri serta masyarakat Kecamatan Dolok Batu Nanggar, yang dilanjutkan dengan silahturrahmi dengan masyarakat di Nagori Bahung Huluan,  Selasa 24/03/2015.

“Saya tadi sudah melihat secara langsung pelaksanaan gotong royong antara pemerintah dan masyarakat yang juga diikuti oleh anggota TNI mapun Polri. Semua masyarakat semangat untuk melaksanakan kebersihan lingkungan,”kata Gidion.

Sekda juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kecamatan Dolok Batu Nanggar yang selama ini telah memberikan perhatian kepada lingkungan masing-masing. Hal tersebut terihat dari lingkungan rumah penduduk yang talah lama tertata rapi dan bersih.

“Saya juga melihat bekas cangkulan yang lama, ini menunjukkan bahwa masyarakat disini walaupun tanpa ada perintah tetap menjaga kebersihan lingkungan, terimakasih untuk masyarakat Dolok Batu Nanggar,”pungkasnya.

Dikatakan, gotong royong merupakan kegiatan warisan nenek moyang yang perlu terus kita giatkan. Karena kegiatan ini merupakan bentuk kebersamaan, baik antara pemerintah dengan masyarakatnya maupun antara masyarakat itu sendiri.

“Jadi gotong royong itu perlu, sehingga Pemkab Simalungun telah mencanangkan setiap dua kali dalam seminggu di seluruh kecamatan hingga ke nagori, mengajak masyarakat untuk bersama-sama dengan pemerintah melaksanakan gotong royong dalam rangka menjaga lingkungan yang bersih,”ungkap Sekda.

Selanjutnya, Sekda mengatakan selain melaksanakan kegiatan gotong royong bersama dengan masyarakat, Pemkab Simalungun juga melakukan pelayanan kesehatan, KB dan administrasi kependudukan secara gratis kepada masyarakat.

Irwanto SSos salah seorang tokoh masyarakat di Kecamatan Dolok Batu Nanggar dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas program kegiatan gotong royong yang dilaksanakan oleh Pemkab Simalungun. Dia berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bersama. “Setidaknya pemerintah bias dekat dengan masyarakat dan kami siap untuk mendukung program pemerintah kedepan dalam rangka memajukan kabupaten Simalungun,”katanya.

Sebelumnya Sekda di damping Staf Ahli Bupati Drs PM Damanik, Kadis Capil Ikuten Ginting SH dan Camat Dolok Batu Nanggar Zaenah Sembiring SPd, Danramil 05/Sebelawan Kpt CZI P Naibaho melakukan peletakan batu pertama bedah rumah milik masyarakat yang tidak layak huni di Huta I Nagori Bahung Huluan yaitu rumah milik pasangan Imran Siregar dengan br Harahap. Kemudian Sekda yang juga didampingi staf ahli Bupati meninjau pelaksanaan layanan kesehatan, KB dan administrasi kependudukan di Nagori tersebut.

Pada acara silahturrahmi tersebut, juga dihadiri Muspika, para pangulu dan lurah, tokoh masyarakat se-Kecamatan Dolok Batu Nanggar.(M.Parulian Doloksaribu/Hotbi Sianturi)

Program KB Harus Mendapat Perhatian Serius

Ciamis (LawuNews) Kabupaten Ciamis pasca DOB Kabupaten Pangandaran memiliki luas wilayah 1.433,87 km² dengan jumlah penduduk menurut hasil pendataan keluarga tahun 2014 sebanyak 1.244.968 jiwa yang tersebar di 26 Kecamatan dan 265 Desa. Apabila dibandingkan dengan tahun 2013, penduduk Kabupaten Ciamis berjumlah 1.218.875 jiwa. Dengan demikian meningkat sebesar 26.093 jiwa (2,09%).

Dari gambaran data diatas, artinya bahwa Kabupaten Ciamis sejak saat ini hendaknya program Keluarga Berencanan mendapat perhatian yang serius, dimana peningkatan jumlah penduduk tersebut diupayakan dapat terus  dikendalikan. jika dari tahun ke tahun penduduk terus bertambah tanpa terkendali akan timbul berbagai permasalahan terutama berkaitan dengan pembangunan. oleh karena itu program Keluarga Berencana memiliki peran besar dalam mengendalikan pertumbuhan penduduk sebab pembangunan tanpa pengendalian penduduk akan sia-sia, dan pengendalian penduduk tanpa pembangunan tidak ada artinya.

Program Keluarga Berencana memberikan kontribusi besar bagi penbangunan terutama dalam menekan angka kelahiran dan peningkatan sumber daya manusia sehingga menjadi sumber daya manusia yang berkualitas. Program Keluarga Berencana bukan hanya melayani kontrasepsi saja melainkan juga bagaimana meningkatkan sumber daya manusia yang handal melalui kelompok-kelompok kegiatan seperti bina keluarga balita, bina keluarga remaja dan bina keluarga lansia.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Ciamis, H. Iing Syam Arifien saat membuka kegiatan Rapat Teknis Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Ciamis, di Aula Gedung PKK, Kamis (5/3) yang dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat beserta jajarannya, para pengelola program Keluarga Berencana tingkat Kabupaten Ciamis, para UPTB Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan, para Kasubag TU, para Penyuluh Keluarga Berencana serta Tenaga Penggerak Desa.

Disisi lain, kata H. Iing,  program Keluarga Berencana meningkatkan sumber daya manusia melalui generasi muda dengan adanya kelompok kegiatan PIK remaja ( pusat informasi dan konseling remaja ) diberikan  pembekalan materi tentang Triad KRR seperti HIV Aids, narkoba dan sex bebas,  sehingga generasi muda di Kabupaten Ciamis diharapkan menjadi generasi muda penerus bangsa yang diinginkan. Dalam hal meningkatkan taraf hidup keluarga, program Keluarga Berencana berperan melalui kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) sehingga keluarga  yang tergabung dalam kelompok tersebut dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga. Jika saja masyarakat Kabupaten Ciamis paham akan hal tersebut dan ikut menjadi anggota, niscaya masyarakat Kabupaten Ciamis akan menjadi keluarga-keluarga yang sejahtera dan berkualitas.

Namun permasalahan dalam menangani hal tersebut diatas salah satunya adalah jumlah Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) yang semakin berkurang hal ini membawa dampak terhadap penggarapan program kurang maksimal sehingga motivasi dan KIE program Keluarga Berencana sedikit terabaikan. Misalnya kunjungan rumah atau pembinaan kepada keluarga-keluarga kurang kontinyu. Namun demikian kehadiran Tenaga Penggerak Desa (TPD) khususnya di Kabupaten Ciamis sangat membantu penggarapan program Keluarga Berencana. “Dengan jumlah Tenaga Penggerak Desa (TPD) yang ada saat ini sebanyak 114 orang tentu sangat berpengaruh terhadap peningkatan program Keluarga Berencana di Kabupaten Ciamis. Oleh karena itu saya atas nama pemerintah daerah Kabupaten Ciamis  menyambut baik kehadiran Tenaga Penggerak Desa dan berterima kasih kepada bapak Gubernur Jawa Barat yang telah menyediakan Tenaga Penggerak Desa (TPD) kepada Kabupaten Ciamis, sehingga program Keluarga Berencana di Kabupaten Ciamis dapat terlaksana dengan baik, “kata H. Iing.

Salah satu upaya pemerintah Kabupaten Ciamis agar SOPD yang menangani  program Keluarga Berencana fokus terhadap pembangunan Keluarga Berencana. Maka sejak bulan januari 2015 nomenklaturnya menjadi Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan berdasarkan Perda Kabupaten Ciamis no.14 tahun 2014. “Saya berharap mudah-mudahan dengan nomenklatur tersebut, program Keluarga Berencana di Kabupaten Ciamis dapat dikelola lebih baik dan profesional serta memberikan manfaat yang  besar bagi pembangunan sumber daya manusia. Sehingga apa yang kita cita-citakan dapat tercapai dan Saya berharap, mudah-mudahan pemerintah daerah Kabupaten Ciamis dengan perwakilan BKKBN provinsi Jawa Barat  dapat menjalin  hubungan sinergitas yang optimal dalam menangani program Keluarga Berencana, dan kepada pengelola program Keluarga Berencana umumnya khusunya para penyuluh Keluarga Berencana serta Tenaga Penggerak Desa (TPD) di Kabupaten Ciamis saya mengajak kepada saudara-saudara sekalian, mari kita sama-sama membangun Kabupaten Ciamis demi terwujudnya masyarakat Ciamis berkualitas menuju kemandirian tahun 2019, “tandas H. Iing. (mamay)

Panen Perdana Bibit Kentang di Kecamatan Purba Pemkab Simalungun

Simalungun (LawuNews) Dalam rangka meningkatkan taraf hidup masyarakat khususnya petani, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun akan jadikan daerah Simalungun sebagai sentra penangkar bibit kentang di Sumutera Utara.

Hal tersebut disampaikan Bupati pada pelaksanaan panen perdana kentang milik kelompok tani binaan Gapoktan Purba Sipinggan Kecamatan Purba di Juma Sihorbo, Senin, 23/03/2015. Dikatakan, Pemerintah Kabupaten Simalungun akan memberikan dukungan kepada petani kentang. Bahkan Pemkab juga menyediakan lahan untuk mengembangkan bibit kentang yang berkualitas di Simalungun, sehingga dapat menjadi salah satu daerah produksi kentang seperti di Bandung.

“Selama inikan para petani kita masih memperoleh bibit dari Bandung. Jadi kita akan programkan Simalungun jadi penangkar bibit kentang dengan, langkah awal kita akan pergi ke sana (Bandung) melakukan penelitian-penelitian agar langsung bisa kita terapkan di Simalungun,”kata Bupati.

Untuk mendukung program tersebut, Bupati mengatakan Pemkab akan menyediakan anggaran lebih besar di Dinas Pertanian supaya program tersebut terwujud dengan baik, sehingga petani kita tidak tergantung bibit kentang dari Bandung.

Terkait dengan pemasarannya, Bupati menjelaskan bahwa jika tanaman kentang tersebut telah berkembang di daerah ini, Pemkab Simalungun akan melakukan kerjasama dengan kepala daerah-kepala daerah lain di Sumatera Utara. Disamping itu Pemkab Simalungun juga akan menjajaki kerjasama dengan  ringan, dalam pemasaran kentang untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

sejumlah restoran cepat saji seperti KFC dan CFC maupun produsen makananMenurut Bupati Simalungun kualitas kentang yang dihasilkan petani di daerahnya, tidak kalah dengan kentang yang disajikan di sejumlah restoran cepat saji terkenal. “Untuk meningkatkan penghasilan petani kentang, Pemkab Simalungun akan menjajaki kerjasama pemasaran kentang yang diproduksi petani, dengan sejumlah restoran cepat saji seperti KCF atau CFC bahkan produsen makanan ringan lainnya, sehingga diharapkan harganya pembeliannya dari petani bisa lebih tinggi jika hanya dipasarkan oleh petani kepada pengumpul,”kata JR.

Sementara itu menurut Kepala Dinas Pertanian Pemkab Simalungun, Ir Jan Posman Purba, penangkaran benih kentang di Kecamatan Purba diharapkan mampu menjadi sentra penghasil bibit berkualitas dan mampu meningkatkan produksi petani. “Dengan adanya penangkaran benih kentang di Kecamatan Purba diharapkan mampu menghasilkan bibit kentang berkualitas sekaligus dapat meningkatkan produksi petani nantinya,” tandas Jan Posman.

Dalam kesempatan itu, Ketua Gapoktan Purba Sipinggan Sendi Warto Purba sangat mendukung langkah Pemkab untuk menjadikan Simalungun jadi sentra penangkar bibit kentang di Sumatera Utara. Ia mengatakan hal tersebut karena petani dan juga lokasi penanaman di Simalungun sanggup mengasilkan bibit yang berkualitas.

“Dengan adanya program tersebut, kita mengharapkan sertifikat penangkar bibit kentang dari pemerintah agar Simalungun jadi sentra penangkar kentang cepat terwujud,” katanya sembari menjelaskan bahwa hasil panen kentang milik Gapoktan tersebut cukup memuaskan dengan hasil rata-rata 1,2-1,5 Kg per batang.

Selanjutnya Sendi menambahkan bahwa selama proses penanaman hingga panen, penggunaan pupuk kimia sangat minim. Ditanam sebanyak 7000 batang hanya menggunakan pupuk kimia sekitar 40 Kg. Hasil panen kentang milik Gapoktan tersebut bukan untuk dikonsumsi tapi untuk bibit.
Sebelum melakukan panen kentang, Bupati JR Saragih didampingi Kasdim 0207 Simalungun, Staf Ahli Bupati, bersama kepala SKPD, Camat Purba dan staf Pemkab Simalungun terlebih dahulu mengadakan gotong-royong di objek wisata Rumah Bolon di Desa Purba.(M.Parulian Doloksaribu/Hotbi Sianturi)

Tiga Provinsi Semarakan Hiking Rally Ciradyka XXXI Ambalan Ciung Wanara dan Dyah Pitaloka Gugus Depan Ciamis

Ciamis (LawuNews) Gerakan pramuka mempunyai tugas pokok untuk mendidik generasi muda Indonesia untuk menjadi kader pembangunan dalam segala bidang dan sanggup bertanggungjawab serta mampu mengabdikan dirinya kepada bangsa dan negara. Dalam rangka menumbuhkan tunas-tunas bangsa yang lebih baik, disiplin, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, cinta terhadap lingkungan, mampu bekerjasama dengan sesama, menguasai keterampilan dan kecakapan dan bersama-sama bertanggungjawab atas pembangunan bangsa sehingga menjadi manusia yang berkepribadian luhur dan percaya pada diri sendiri.

Hal tersebut dilontarkan Asisten Perekonomian Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Ciamis, Drs. H.M Soekiman ketika membuka secara resmi kegiatan Hiking Rally Ciradyka XXXI di Kampus SMAN 1 Ciamis mewakili Bapak Bupati Ciamis, H. Iing Syam Arifien yang berhalangan hadir karena ada jadwal kegiatan yang bertepatan dengan agenda di SMAN 1 Ciamis. Kegiatan Hiking Rally Ciradyka XXXI dihadiri perwakilan dari DPRD Ciamis, Kepala Disdikbud Kabupaten Ciamis.

Menurut H.M Soekiman, kegiatan Hiking Rally Ciradyka ini harus terus dipertahankan dalam rangka menjalin tali silaturahmi diantara para pelajar di tiga provinsi yakni Jawa Barat, Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Dari kegiatan ini akan tumbuh para generasi-generasi muda yang betul-betul mencintai alam dan lingkungan sehingga terwujud generasi muda yang aktif, mandiri dan inovatif. “Dengan maraknya informasi-informasi yang ditayangkan media cetak dan elektronik dengan banyaknya terjadi tawuran dikalangan pelajar serta mulai menurunnya moral dan akhlak pelajar akibat pergaulan bebas serta banyak pelajar yang terjerembab ke dalam lingkaran narkoba akibat tidak adanya kegiatan yang positif ditunjang kurang dukungan dari orang tua serta faktor lingkungan, diharapkan dengan kegiatan hiking rally ini bisa meminimalisir kebobrokan moral tersebut, “tegas H.M Soekiman.

Informasi yang beredar ada trend baru dalam memecah belah persatuan di kalangan pelajar dengan istilah proxy war, tambah H.M Soekiman. fenomena proxy war dapat diartikan sebagai perang yang menggunakan wa­kil atau tangan orang lain. Ancaman atas proxy war ini cukup serius karena kita akan kesulitan mencari tahu musuh kita sebenarnya. Karena proxy war dipenuhi oleh intrik dan konspirasi. "Perang proxy atau proxy war adalah sebuah kon­frontasi antar dua kekuatan be­sar dengan menggunakan pe­main pengganti untuk meng­hindari konfrontasi secara lang­sung dengan alasan menguran­gi risiko konflik langsung yang berisiko pada kehancuran fa­tal, "kata H.M Soekiman.

Biasanya, pihak ketiga yang bertindak sebagai pemain pengganti adalah negara kecil, namun kadang juga bisa non­state actors yang dapat berupa LSM, ormas, kelompok masya­rakat, atau perorangan. "Proxy war telah berlangsung di Indo­nesia, sehingga generasi muda harus paham akan hal ini agar tidak mudah terjebak, "ka­tanya.

Bentuknya macam-macam, mulai dari gerakan separatis, paham radikalisme dan lain-­lain. H.M Soekiman berharap generasi muda bisa waspada terhadap agenda-agenda tersembunyi yang diemban oleh musuh ne­gara.  Salah satu langkah kongkrit­nya adalah dengan ikut menja­ga kondusifitas di lingkungan­nya.  Kemudian bersikap selek­tif terhadap penyebaran pa­ham-paham atau gerakan-gerakan tertentu. "Pemuda harus selektif apalagi arus informasi dewasa ini begitu deras dan mudah di­akses dengan pesatnya kema­juan teknologi internet, "kata H.M Soekiman. Lebih jauh dia memaparkan bahwa prinsip demok­rasi adalah salah satu cara un­tuk membentengi negara invasi dalam bentuk proxy war. Nilai-nilai yang selama ini menjadi jati diri bangsa Indo­nesia seperti Bhineka Tunggal Ika, harus terus dipelihara agar Indonesia menjadi bangsa yang kuat, "katanya.

Kepala SMAN 1 Ciamis, Drs. Wawan Heryawan, MPd melalui Wakasek Kesiswaan SMAN 1 Ciamis, Drs. Edi Kosasih, MPd selaku penanggungjawab program kepada tim Lawunews.com menjelaskan, bahwa kegiatan Hiking Rally Ciradyka XXXI merupakan agenda tahunan yang digelar ambalan ciung wanara dan dyah pitaloka gugus depan Ciamis dengan melibatkan 335 regu terdiri dari pelajar tingkat SMP/MTs dan SMA/MA dan organisasi lain yang sederajat dari perwakilan Jawa Barat, Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sasaran pencapaian dari kegiatan ini, kata Edi, dapat meningkatkan keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Memiliki mental, budi pekerti yang luhur, cerdas, tangkas dan terampil. Kuat dan sehat jasmani serta rohani, mengenal lingkungan sekitar, menumbuhkan sikap percaya diri dan jiwa berdikari dalam meneguhkan tri satya dan dasa darma sekaligus sebagai alat pembinaan generasi muda akan menjadi generasi muda yang baik dimasa yang akan datang.  Sebagai metode untuk lebih mengenal lingkungan alam sekitarnya sehingga dapat meningkatkan rasa cinta dan tanah air serta lingkungannya selain sebagai sarana untuk mempererat rasa persatuan dan kesatuan dikalangan generasi muda sebagai arena peningkatan pengetahuan, pengalaman dan keterampilan serta persaudaraan para generasi muda.

Ketua Pelaksana Hiking Rally Ciradyka XXXI gugus depan Ciamis, Muhamad Fiqri Dwi Ramdhani menambahkan, hiking rally ciradyka XXXI tahun ini dengan tema kegiatan patriotisme dengan motto kobarkan semangat membaramu di alam terbuka. Kegiatan hiking rally juga dimeriahkan dengan life music, modern dance, pasedyka, demo pasukan koloni tongkat,extreme games dan door prize.

Pelaksnaan hiking rally tahun ini memperebutkan trofi bergilir hiking rally ciradyka, trofi bergilir Mendiknas, trofi bergilir Menteri Kehutanan, trofi bergilir Gubernur Jawa Barat, trofi bergelar Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jabar, trofi bergilir Ketua DPRD Provinsi Jabar, trofi bergilir Ketua Kwarda Jabar, trofi bergilir Bupati Ciamis, trofi bergilir Kapolres Ciamis, trofi bergilir DPRD Ciamis, trofi bergilir Kepala Disdikbud Ciamis dan trofi bergilir Ketua Kwarcab Ciamis. (mamay)

Komunikasi Kreatif Sebagai Inovasi Tumbuhkan Cinta Tanah Air

Cirebon (LawuNews) Korem 063/SGJ bersama Yayasan Planet Inovasi menggadakan Workshop Cinta Tanah Air untuk kalangan pemuda khususnya para ketua OSIS se-wilayah III Cirebon dengan tema “OSIS Move On....! Keep clam and Be Inovate” di aula Makorem 063/SGJ Jalan Brigjend Dharsono By Pass Cirebon, Kamis(26/3)

Komandan Korem 063/SGJ Kolonel Inf Sutjipto melalui Kepala staf Korem Letkol Arh Eddy Widyanto mengatakan kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komunikasi kreatif dan kepedulian Korem 063/SGJ terhadap generasi muda khususnya anak usia remaja yaitu anak sekolah setingkat SMU untuk diberikan pengetahuan tentang inovasi yang bisa menimbulkan rasa cinta tanah air, cinta daerahnya dan menjadi kader inovator bagi lingkunganya.

Sementara menurut Ketua umum Yayasan Planet Inovasi Avanti Fontana mengatakan bahwa para peserta akan diberikan pemahaman yang seimbang dan utuh tentang segala aktifitas yang ada ditanah Air terutama yang sedang hangat yaitu tentang ketahanan pangan dan kemaritiman sesuai wilayah di Cirebon.

Dipilihnya Ketua OSIS sebagai peserta dalam acara ini agar dapat menyebarluaskan kepada teman-teman di sekolahnya mengenai pengetahuan dan inovasi apa yang diperoleh oleh  selama kegiatan ini.(Pendam III/Siliwangi/Aji.R)

Koprasi Warga Cimahi Mandiri Menggelar RAT Tepat Waktu

Cimahi (LawuPost)  Koperasi yang sehat dan baik adalah Koperasi yang mampu melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tepat waktu, dan Rap...