Lantamal II.(LawuNews.com)
Komandan Lantamal II Brigjen TNI (Mar) Soedarmien Soedar selaku Irup dalam rangka upacara memperingati Hari Lahirnya TNI Angkatan Laut ke 68 yang diikuti oleh segenap personil Lantamal II di lapangan apel Mako Lantamal II Padang.
Pada upacara tersebut, Komandan Lantamal II menyampaikan amanat Kasal Laksamana TNI Marsetio, bahwa peringatan hari ulang tahun TNI Angkatan Laut kali ini, merupakan momentum penting untuk perenungan dan refleksi diri terhadap perjalanan sejarah dan langkah panjang yang telah dilalui, sekaligus sebagai introspeksi diri terhadap apa yang sudah dan sedang kita laksanakan dalam menjalankan berbagai program yang telah direncanakan, untuk menuju masa depan TNI Angkatan Laut ke arah yang lebih baik.
Selanjutnya TNI Angkatan Laut saat ini sedang bergerak menuju Angkatan Laut kelas dunia (World Class Navy). Ambisi menjadi kekuatan berkelas dunia bukan sesuatu yang muluk-muluk, tetapi sebuah kebutuhan yang selaras dengan visi dan misi TNI Angkatan Laut, World Class Navy dapat dipandang sebagai karakter Angkatan Laut milik bangsa yang bervisi maritim dalam pembangunan nasionalnya. Pemahaman World Class Navy sendiri merupakan kemampuan Angkatan Laut yang selalu memenuhi tanggung jawab di bidang pertahanan di lingkup nasional dan berpartisipasi dalam kancah regional maupun internasional.
Untuk itu TNI Angkatan Laut dituntut untuk selalu hadir di laut, dalam mengamankan wilayah kedaulatan NKRI dan menghadiri semua agenda internasional, diantaranya terlibat aktif sebagai pasukan perdamaian PBB, pengiriman kapal perang untuk mengikuti latihan bersama di berbagai negara dan pelayaran muhibah berkeliling dunia.
Serta dalam hal modernisasi alutsista TNI Angkatan Laut melanjutkan kebijakan perencanaan pembangunan menuju Minimum Essential Force sampai dengan tahun 2024. Meskipun pencapaian pembangunan disebut dengan Minimum Essential Force, akan tetapi dalam pemilihan jenis alutsista diupayakan alutsista yang modern, handal dan yang pasti memiliki kapabilitas peperangan multidimensi (Multidimentional Warfare Capabilities), dengan kuantitas yang minimal tetapi memiliki kualitas yang optimal, sehingga mampu memikul tanggung jawab mengamankan perairan NKRI yang luas sekaligus tampil tanggap dalam kancah hubungan regional dan internasional. (Dispen Lantamal II/Red).

No comments:
Post a Comment