Puspen TNI (Lawunews.Com)
Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Marsdya TNI Boy Syahril Qamar, S.E.mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko, memimpin serah terima jabatan (sertijab) tiga pejabat di lingkungan Mabes TNI, yaitu Kepala Pusat Sejarah (Kapusjarah) TNI, Kepala Pusat Informasi dan Pengolahan Data (Kapusinfolahta) TNI dan Kepala Pusat Pengendalian Operasi (Kapusdalops) TNI, bertempat di Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur, Rabu (13/11/2013).
Ketiga pejabat tersebut adalah Kapusjarah TNI dari Brigjen TNI Muhammad Rusdi Zaini kepada Kolonel Inf Karsiyanto, Kapusinfolahta TNI dari Marsma TNI Enuh Warsa Wijaya kepada Marsma TNI Muh. Yunus dan Kapusdalops TNI dari Brigjen TNI Edhy Ryanto
kepada Brigjen TNI Ferdinand Setiawan.
Panglima TNI dalam amanatnya yang dibacakan
Kasum TNI, mengatakan
seiring perkembangan dan berjalannya waktu, TNI harus memelihara
momentum pergantian pejabat yang esensinya adalah pemenuhan tuntutan perubahan, yang harus
dilaksanakan secara cermat dan sistematis, dengan harapan setiap
pergantian pejabat harus membawa spirit untuk mencapai harapan baru
dalam rangka menyempurnakan kinerja TNI dan membangun sinergitas satuan.
Dalam kaitan tersebut, sertijab Kapusjarah, Kapusdalops
dan Kapusinfolahta
TNI memiliki dimensi penting dan strategis dalam
mencapai pelaksanaan tugas pokok TNI, dihadapkan kepada perkembangan
sosio-psikologis kehidupan dan perkembangan ilmu pengetahuan serta
teknologi yang telah melebihi daya pikir manusia.
Dalam konteks sosio-psikologis kehidupan, Pusjarah TNI memiliki peran
penting untuk mampu terus menghidupkan nila-nilai kejuangan dan
perjuangan TNI terhadap bangsa ini ke tengah-tengah kehidupan prajurit
saat ini dan ke tengah masyarakat, sehingga akan memperbesar semangat
“Bersama Rakyat
TNI Kuat”, sebagaimana kekuatan kerakyatan yang
ditunjukkan pada masa perjuangan kemerdekaan, karena esensi perjuangan
masa lalu dan masa kini adalah sama-sama memperjuangkan bangsa ini.
Disamping itu, dalam konteks perkembangan ilmu pengetahuan, informasi
dan teknologi, nilai-nilai kesejarahan masih memiliki relevansi dalam
membangun semangat di jajaran satuan TNI, termasuk Pusdalops dan
Pusinfolahta TNI. Ditengah kemajuan teknologi informatika global saat
ini sangat menuntut semangat kreativitas dan inovasi, guna menyiapkan
ketersediaan data dan informasi yang dapat diolah secara valid dan
akurat.
Sebelum mengakhiri amanatnya, Panglima TNI mengharapkan Pusjarah TNI
memiliki peran untuk mencatat setiap perjalanan TNI pada setiap
kepemimpinan untuk menjadi legenda dan catatan sejarah bagi generasi
penerus TNI dimasa depan, yang harus terus mewariskan semangat juang dan
militansi. Sementara, Pusdalops dan Pusinfolahta TNI dapat memperbesar
kapasitas serta kapabilitas satuan masing-masing, baik hardskill maupun
softskill. Pada level operasional, Kapusdalops mampu menjamin secara
optimal penyiapan dukungan fasilitas komando dan pengendalian operasi
TNI berbasis teknologi terkini bagi keberhasilan tugas-tugas TNI.
Demikian halnya dengan Kapusinfolahta mampu memanfaatkan teknologi
informasi terkini, guna meningkatkan akurasi analisis dan menjamin
validitas sajian informasi dalam rangka mendukung kewaspadaan, kesiagaan
dan kesiapan operasional satuan di jajaran TNI secara maksimal.
Authentikasi :
Pgs. Kadispenum Puspen TNI, Letkol Caj Drs. Edyana Sulistiadie
Ketiga pejabat tersebut adalah Kapusjarah TNI dari Brigjen TNI Muhammad Rusdi Zaini kepada Kolonel Inf Karsiyanto, Kapusinfolahta TNI dari Marsma TNI Enuh Warsa Wijaya kepada Marsma TNI Muh. Yunus dan Kapusdalops TNI dari Brigjen TNI Edhy Ryanto
kepada Brigjen TNI Ferdinand Setiawan.
Panglima TNI dalam amanatnya yang dibacakan
Kasum TNI, mengatakan
seiring perkembangan dan berjalannya waktu, TNI harus memelihara
momentum pergantian pejabat yang esensinya adalah pemenuhan tuntutan perubahan, yang harus
dilaksanakan secara cermat dan sistematis, dengan harapan setiap
pergantian pejabat harus membawa spirit untuk mencapai harapan baru
dalam rangka menyempurnakan kinerja TNI dan membangun sinergitas satuan.
Dalam kaitan tersebut, sertijab Kapusjarah, Kapusdalops
dan Kapusinfolahta
TNI memiliki dimensi penting dan strategis dalam
mencapai pelaksanaan tugas pokok TNI, dihadapkan kepada perkembangan
sosio-psikologis kehidupan dan perkembangan ilmu pengetahuan serta
teknologi yang telah melebihi daya pikir manusia.
Dalam konteks sosio-psikologis kehidupan, Pusjarah TNI memiliki peran
penting untuk mampu terus menghidupkan nila-nilai kejuangan dan
perjuangan TNI terhadap bangsa ini ke tengah-tengah kehidupan prajurit
saat ini dan ke tengah masyarakat, sehingga akan memperbesar semangat
“Bersama Rakyat
TNI Kuat”, sebagaimana kekuatan kerakyatan yang
ditunjukkan pada masa perjuangan kemerdekaan, karena esensi perjuangan
masa lalu dan masa kini adalah sama-sama memperjuangkan bangsa ini.
Disamping itu, dalam konteks perkembangan ilmu pengetahuan, informasi
dan teknologi, nilai-nilai kesejarahan masih memiliki relevansi dalam
membangun semangat di jajaran satuan TNI, termasuk Pusdalops dan
Pusinfolahta TNI. Ditengah kemajuan teknologi informatika global saat
ini sangat menuntut semangat kreativitas dan inovasi, guna menyiapkan
ketersediaan data dan informasi yang dapat diolah secara valid dan
akurat.
Sebelum mengakhiri amanatnya, Panglima TNI mengharapkan Pusjarah TNI
memiliki peran untuk mencatat setiap perjalanan TNI pada setiap
kepemimpinan untuk menjadi legenda dan catatan sejarah bagi generasi
penerus TNI dimasa depan, yang harus terus mewariskan semangat juang dan
militansi. Sementara, Pusdalops dan Pusinfolahta TNI dapat memperbesar
kapasitas serta kapabilitas satuan masing-masing, baik hardskill maupun
softskill. Pada level operasional, Kapusdalops mampu menjamin secara
optimal penyiapan dukungan fasilitas komando dan pengendalian operasi
TNI berbasis teknologi terkini bagi keberhasilan tugas-tugas TNI.
Demikian halnya dengan Kapusinfolahta mampu memanfaatkan teknologi
informasi terkini, guna meningkatkan akurasi analisis dan menjamin
validitas sajian informasi dalam rangka mendukung kewaspadaan, kesiagaan
dan kesiapan operasional satuan di jajaran TNI secara maksimal.
Authentikasi :
Pgs. Kadispenum Puspen TNI, Letkol Caj Drs. Edyana Sulistiadie
No comments:
Post a Comment