Klungkung (Lawunews.Com)
Kepolisian Resort Klungkung mulai menangkal masuknya ideology Islamic State Of Iraq and Syria ( ISIS ) pimpinan Abu Bakar Al Baghdady ke Wilayah Kabupaten Klungkung, dengan mengumpulkan para tokoh Agama bertempat di Masjid Al-Fatah, Kampung Jawa, Klungkung, yang dihadiri Kapolres Klungkung AKBP Ni Wayan Sri Yudayatni Wirawati SiK, Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta, Komandan Kodim 1610 Klungkung Letkol Inf. Andre Saputro dan Ketua MUI Kabupaten Klungkung KH. Mustafid Amna Sag, Kamis, 14/8.

Dalam pertemuan tersebut Kapolres Klungkung AKBP Ni Wayan Sri Yudayatni Wirawati SiK mengatakan bahwa paham Isis tidak sesuai dengan palsafah Negara Republik Indonesia, untuk itu seluruh elemen masyarakat yang ada di Klungkung dan pemerintah sepakat menolak paham isis .Ideologi paham Isis sangat bertentangan dengan ideology Indonesia, yakni ideology Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Karena itu pemerintah menolak dan tidak mengizinkan paham Isis berkembang di Indonesia, khususnya di Kabupaten Klungkung, ujar Kapolres Klungkung.
Kapolres juga mengarapkan agar MUI bisa menindaklanjuti keinginan masyarakat Klungkung untuk menolak paham isis tersebut ada di Kabupaten Klungkung, karena Isis merupakan kelompok yang sangat berbahaya dan meresahkan masyarakat.
Untuk mengantisipasi masuknya Isis di Kabupaten Klungkung, maka sangat dibutuhkan peran aktif seluruh komponen masyarakat, terutama para tokoh Agama dan tokoh masyarakat untuk selalu memberikan pemahaman kepada masyarakat. Dandim 1610 Klungkung dalam kesempatan tersebut mengatakan, paham Isis timbul akibat ketidak puasan suatu kelompok dengan membentuk paham ideology untuk kepentingan kaumnya, sehingga memampaatkan agama untuk mencari dukungan. TNI siap membantu Polri membasmi membasmi kelompok Isis. Indonesia yang merupakan Negara mayoritas Muslim terbesar di Dunia sehingga daapat menjadi target kelompok Isis untuk merekrut pengikut-pengikut yang baru.
Wakil Bupati Klungkung dalam pertemuan tersebut mengatakan, pentingnya silaturahmi antar unsur muspida dengan warga Muslim, Muspida bertujuan membuat rasa aman dan sejahtera masyarakatnya, yang mana tampa ada rasa aman akan sulit menyelenggarakan pemerintahan yang baik, sehingga diharapkan semuanya bersama-sama menjaga keamanan. Sedangkan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Klungkung mengucapkan terimakasih kepada Polres Klungkung dan Muspida tingkat II Kabupaten Klungkung yang tetap komit mengantisipasi perkembangan Isis, MUI akan berusaha agar kelompok isis tidak masuk di Kabupaten Klungkung.
Ketua MUI juga menyampaikan paham Isis merupakan kelompok yang mengatasnamakan Agama secara universal , padahal ulama Timur Tengah Syeh Al Musaeni dan Pimpinan Ulama Dunia Syeh Yusuf Al Karimi sudah memfatwakan Isis adalah kegiatan terorisme, bukan mewakili agama Islam dikarenakan tindakan-tindakannya diluar dari tuntunan alkitab Alquran dan tauladan Nabi Besar Muhammad SAW.(Red)
Dalam pertemuan tersebut Kapolres Klungkung AKBP Ni Wayan Sri Yudayatni Wirawati SiK mengatakan bahwa paham Isis tidak sesuai dengan palsafah Negara Republik Indonesia, untuk itu seluruh elemen masyarakat yang ada di Klungkung dan pemerintah sepakat menolak paham isis .Ideologi paham Isis sangat bertentangan dengan ideology Indonesia, yakni ideology Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Karena itu pemerintah menolak dan tidak mengizinkan paham Isis berkembang di Indonesia, khususnya di Kabupaten Klungkung, ujar Kapolres Klungkung.
Kapolres juga mengarapkan agar MUI bisa menindaklanjuti keinginan masyarakat Klungkung untuk menolak paham isis tersebut ada di Kabupaten Klungkung, karena Isis merupakan kelompok yang sangat berbahaya dan meresahkan masyarakat.
Untuk mengantisipasi masuknya Isis di Kabupaten Klungkung, maka sangat dibutuhkan peran aktif seluruh komponen masyarakat, terutama para tokoh Agama dan tokoh masyarakat untuk selalu memberikan pemahaman kepada masyarakat. Dandim 1610 Klungkung dalam kesempatan tersebut mengatakan, paham Isis timbul akibat ketidak puasan suatu kelompok dengan membentuk paham ideology untuk kepentingan kaumnya, sehingga memampaatkan agama untuk mencari dukungan. TNI siap membantu Polri membasmi membasmi kelompok Isis. Indonesia yang merupakan Negara mayoritas Muslim terbesar di Dunia sehingga daapat menjadi target kelompok Isis untuk merekrut pengikut-pengikut yang baru.
Wakil Bupati Klungkung dalam pertemuan tersebut mengatakan, pentingnya silaturahmi antar unsur muspida dengan warga Muslim, Muspida bertujuan membuat rasa aman dan sejahtera masyarakatnya, yang mana tampa ada rasa aman akan sulit menyelenggarakan pemerintahan yang baik, sehingga diharapkan semuanya bersama-sama menjaga keamanan. Sedangkan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Klungkung mengucapkan terimakasih kepada Polres Klungkung dan Muspida tingkat II Kabupaten Klungkung yang tetap komit mengantisipasi perkembangan Isis, MUI akan berusaha agar kelompok isis tidak masuk di Kabupaten Klungkung.
Ketua MUI juga menyampaikan paham Isis merupakan kelompok yang mengatasnamakan Agama secara universal , padahal ulama Timur Tengah Syeh Al Musaeni dan Pimpinan Ulama Dunia Syeh Yusuf Al Karimi sudah memfatwakan Isis adalah kegiatan terorisme, bukan mewakili agama Islam dikarenakan tindakan-tindakannya diluar dari tuntunan alkitab Alquran dan tauladan Nabi Besar Muhammad SAW.(Red)
No comments:
Post a Comment