Bandung (Lawunews.Com)
“Hakikatnya pengabdian seorang prajurit memiliki dua dimensi, yaitu pengabdian kepada negara dan bangsa yang dilandasi disiplin dan profesionalisme keprajuritan, serta pengabdian kepada tuhan yang maha esa yang berlandaskan iman dan taqwa.”

Demikian ditegaskankan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Dedi Kusnadi Thamim pada upacara Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama Prajurit Karier (Dikmata PK) Angkatan Darat Gelombang I Tahap I Tahun Anggaran 2014 di Komando Pendidikan (dodik)
Sekolah Calon Tamtama (secata) Rindam III/Siliwangi Pangalengan Kabupaten Bandung, Sabtu (13/9/2014).
Sekolah Calon Tamtama (secata) Rindam III/Siliwangi Pangalengan Kabupaten Bandung, Sabtu (13/9/2014).Dikmata PK TNI AD Gelombang I Tahap I diikuti oleh 205 orang peserta, telah dilaksanakan selama kurang lebih empat bulan. Lebih lanjut dikatakan Pangdam bahwa dengan telah dilantik menjadi prajurit TNI AD, maka para tamtama akan terikat dengan norma-norma keprajuritan. Untuk itu, segala hal yang kalian lakukan dalam lingkungan keprajuritan, yang menjadi dasar adalah bagaimana dapat memberikan pengabdian yang terbaik kepada institusi dimana kalian ditugaskan serta senantiasa memberikan karya pengabdian terbaik bagi perwujudan citra positif dan keberhasilan TNI AD, dalam melaksanakan tugas pokoknya menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI serta melindungi keselamatan Bangsa dan Negara.
Pangdam berpesan pada prajurit tamtama yang baru dilantik tersebut agar menghindari kemungkinan terjadinya pelanggaran yang bukan saja dapat merugikan diri sendiri dan keluarga, tetapi lebih dari itu yakni dapat menodai citra tni ad dan satuan tempat kalian mengabdi.

No comments:
Post a Comment