Friday, September 19, 2014

PDT Kabupaten Simalungun Tahun 2014 Resmi Dibuka, Dihadiri Oleh Rubuan Massa

Simalungun (Lawunews.Com)
Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM secara resmi membuka Pesta Danau Toba di Tanoh Habonaron Do Bona Kabupaten Simalungun tahun 2014, yang dipusatkan di Open Stage Parapat yang ditandai dengan pemukulan gong, Kamis 18/09/2014.

Dalam pemukulan gong tersebut Bupati didampingi Ketua DPRD, Bupati Batu Bara, Danrem 022 PT, Danrindam I BB, Dandenpom I/1 Pematangsiantar, Danyon 122 TS, Kajari Simalungun, Ketua PN Simalungun, Sekda dan adat serta tokoh agama.

PDT yang digelar mulai tanggal 18 s/d 20 September 2014 tersebut diawali dengan menyanyikan himne Habonaron do bona, penampilan tarian persembahan yaitu tor-tor sombah yang dilanjutkan dengan tarian tradisional khas batak Simalungun yakni tor-tor huda-huda dan toping-toping yang menceritakan seorang raja yang anak satu-satunya meninggal dunia.

Menurut Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Simalungun Rizal EP Saragih AP MSi dalam laporannya mengatakan bahwa, PDT bertujuan untuk meningkatkan arus kunjungan wisatawan baik
domestic maupun mancanegara terutama kawasan Danau Toba Parapat, memproosikan Danau Toba sebagai destinasi wisata Indonesia, meningkatkan pendapatan daerah dari sector wisata dan masyarakat di kawasan danau toba.
Dilaksanakan berbagai kegiatan dan perlombaan olahraga termasuk olahraga tradisional yang diikuti oleh para peserta dari kecamatan se-Kabupaten Simalungun maupun masyarakat umum dan diluar daerah diantaranya masyarakat Kabupaten Batu Bara yang akan mempersembahkan tarian multi etnis.

PDT tersebut juga dimeriahkan dengan penampila artis-artis ibukota seperti Marsada Band, Naff dan Kotak Band serta dihibur artis-artis pendukung lainnya seperti Jhon Eliaman Saragih, Yance Sinaga dan Sine Band.

Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan PDT telah dimulai sejak tahun 1982. Oleh karenanya pelaksanaan PDT Kabupaten Simalungun adalah untuk meneruskan kegiatan yang dilaksanakan oleh para orang-orang tua terdahulu dan juga untuk mendukung pelaksanaan Festival Danau Toba yang dilaksanakan oleh daerah-daerah sekitar Danau Toba. “Mari kita lestarikan kegiatan yang baik yang telah dilaksanakan oleh orang-orang tua kita terdahulu,”kata Bupati.

Menanggapi tetang tor-tor huda-huda dan toping-toping yang ditampil sebelumnya, Bupati mengatakan bahwa hal tersebut mengandung sejarah bagi masyarakat Simalungun, dimana dalam tarian itu menceritakan tantang sejarah seorang raja yang mempunyai anak satu-satunya meninggal dunia. Jadi tor-tor huda-huda dan toping-toping adalah untuk menghibur sang raja agar tidak dirudung kesedihan yang panjang sehingga tidak merasa kehilangan anaknya.

“Acara ini juga, merupakan hal yang sama untuk kita yaitu memberikan hiburan kepada masyarakat. Apalagi PDT setiap tahun ada dilaksanakan di Kota Parapat ini. Untuk itu, saya mengajak masyarakat Simalungun agar sejarah yang telah dilaksanakan oleh para terdahulu agar terus tetap kita kemas menjadi budaya yang terkait dengan Simalungun,”ajak Bupati.

Selanjutnya Bupati juga mengajak masyarakat untuk sama-sama memperbaiki kota wisata tersebut agar kunjungan wisatawan dapat meningkat. “Yang paling penting untuk sama-sama kita perbaiki adalah mental dan infrastruktur sehingga kunjungan wisatawan ke kota Parapat ini semakin meningkat. Saat ini sedang dibuka jalan dari Simpang Pangalbuan menuju Kuala Namu oleh TNI, diharapkan dengan jalan ini akan mempercepat akses menuju kota Parapat. Apalagi di Kota Parapat ini ada tempat sejarah, karena Bung Karno (presiden RI pertama) pernah berada di Danau Toba ini. Ini sejarah yang tidak boleh kita lupakan,”ungkap Bupati.

Untuk mengenang sejarah tersebut, Pemkab Simalungun pada tahun 2015 mendatang akan berupaya membuat Patung Bung Karno di depan pesanggrahannya. Ini bertujuan aga ada kerinduan, tidak hanya masyarakat Simalungun saja tetapi masyarakat luar daerah juga akan datang mengenang tempat tersebut. Disamping itu juga Pemkab Simalungun akan terus berupaya melakukan berbagai terobosan agar jalan tol dari Kota Tebing Tinggi sampai ke Kota Parapat. “Ini butuh dukungan do’a dari seluruh masyarakat sehingga hal tersebut bias segera terwujud,”ungkap Bupati.

Acara  pembukaan PDT tersebut dihadiri oleh ribuan massa dari bebagai daerah termasuk dari Kabupaten Batu Bara.
(Parulian Dolok Saribu)

No comments:

Koprasi Warga Cimahi Mandiri Menggelar RAT Tepat Waktu

Cimahi (LawuPost)  Koperasi yang sehat dan baik adalah Koperasi yang mampu melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tepat waktu, dan Rap...