Bandung (Lawunews.Com)
Dalam rangka menyamakan persepsi dan
pandangan antara Polda Jabar dengan Dewan Pemerhati Kehutanan dan Lingkungan
Tatar Sunda (DPKLTS) dalam mewujudkan
ketahanan lingkungan dan pangan di Jawa Barat,
Kamis (11/9/2014), Polda Jabar mengadakan pertemuan dengan Dewan Pemerhati
Kehutanan dan Lingkungan Tatar Sunda. Pertemuan dilaksanakan di Aula Herman
Sudjana Diwirdja Mapolda Jabar Jalan Soekarno-Hatta 748 Bandung. Hadir dalam kesempatan tersebut Kapolda Jabar Irjen Pol
Drs Mochamad Iriawan,.SH,.MM,.MH, beserta Pejabat Utama Polda Jabar, Solihin GP, selaku Pejuang ’45 dan Sesepuh Jawa
Barat, Ketua Dewan Penasehat (DPKLTS), para Waka Polres/Polrestabes
beserta para Kasat Binmas jajaran Polda Jabar.
Pertemuan ini, merupakan tindak lanjut
dari pertemuan sebelumnya yang dilaksanakan pada 3 September 2014 lalu, dimana Polda
Jabar mengapresiasi program kegiatan Dewan Pemerhati Kehutanan dan Lingkungan Tatar
Sunda
(DPKLTS) dalam mewujudkan ketahanan
lingkungan dan pangan yang lestari dan berkelanjutan di Jawa Barat. Materi
yang akan disampaikan oleh Dewan Pemerhati Kehutanan
dan Lingkungan Tatar Sunda (DPKLTS) dalam pertemuan tersebut diantaranya
tentang filosofi ketahanan lingkungan dan pangan, konsep bersawah secara seksama
dengan metode System of Rice Intensification
(SRI) dan konsep penghijauan berbasis masyarakat.
Dalam sambutannya Kapolda Jabar Irjen
Pol Drs Mochamad Iriawan,.SH,.MM,.MH, menyampaikan, berkaitan dengan tugas pokok
Polri dalam memelihara Kamtibmas, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan,
pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat, Polda Jabar mendukung upaya dan program
kerja dari Dewan Pemerhati Kehutanan dan
Lingkungan Tatar Sunda (DPKLTS). Ketahanan
pangan dan lingkungan ini merupakan tanggung jawab semua, demikian juga terjadinya
kekeringan dan kerusakan lingkungan karena berbagai kegiatan masyarakat, seperti
perambahan hutan, illegal logging, penambangan liar maupun pembangunan yang tidak
memperhatikan kelestarian lingkungan.
Para Bhabinkamtibmas yang tersebar di
seluruh desa dan kelurahan di wilayah hukum Polda Jabar, tegas Kapolda Jabar, akan
mendukung dan mengimplementasikan program mewujudkan ketahanan pangan dan lingkungan
di Jawa Barat. Dengan demikian perlu adanya persamaan persepsi dan pandangan dalam
mewujudkan ketahanan lingkungan dan pangan, serta ketahanan nasional dalam
mewujudkan situasi Kamtibmas yang aman, damai dan kondusif.
Sementara itu, Solihin GP, selaku Pejuang
’45 dan sesepuh Jawa Barat serta Ketua DPKLTS dalam sambutannya mengajak seluruh
jajaran Polda Jabar untuk membantu, menjaga dan memelihara kelestarian
lingkungan dengan prinsip kesemestaan dan menyampaikan dua motto dalam menjaga
lingkungan yaitu, pertama, “Hutan rusak,
cai beak rakyat balangsak” “Leweung mah kudu
hejo ameh rakyat bisa ngejo” (pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah
harus bersinambungan dengan pembangunan hutan secara utuh, secara baik dan
secara berfungsi, kedua “Desa Kuat Negara Kuat” yang mengandung maksud bahwa segala
pembangunan agar memberikan prioritas kepada pembangunan pedesaan untuk
meningkatkan kemakmuran desa dengan cara tani organik tidak menggunakan pupuk
kimia. (Bid Humas Polda Jabar/Rusli/David)

No comments:
Post a Comment