Simalungun (Lawunews.Com)
Pangdam I/BB Meyjen TNI Wisnton P Panjaitan bertindak sebagai inspektur upacara pada pembukaan TNI Manunggal Mebangun Desa (TMMD) ke-93 Kodim 0207/Simalungun tahun 2014, bertempat di lapangan Nagori Saribu Asih Kecamatan Hatonduhan Kabupaten Simalungun, 09/10/2014.

Upacara Pembukaa TMMD tersebut ditandai dengan pemeriksaan barisan peserta upacara yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, OKP dan Pramuka oleh inspektur upacara. Selanjutnya penyerahan peralatan kerja berupa skop, cangkul dan plongki kepada perwakilan TNI, Polri dan Masyarakat.
Bertindak sebagai komandan upacara Mayor Inf Rudi Juniarto (Pasi Komsos Siter Rem 022/PT).Tema yang diangkat pada TMMD tersebut yaitu “Dengan program TNI Menunggal Membangun Desa, TNI bersama-sama Polri, Kementrian/LPNK (Lembaga Pemerintah Non Kementrian), Pemerintah Daerah dan
seluruh komponen bangsa lainnya, kita optimalkan pembangunan di pedesaan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat”.Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf Perluhutan Marpaung SIP dalam laporannya mengatakan bahwa Kegiatan TMMD dilaksanakan mulai tanggal 9 s/d 29 Oktober 2014 di Nagori Tangga Batu Kecamatan
Hatonduhan dan Nagori Bah Bolon Kecamatan Raya. Adapun sasaran fisik yang dilaksanakan dalam kegiatan TMMD tersebut yakni sasaran I di Nagori Tangga Batu berupa pembukaan/pelebaran dan pengerasan jalan, pembuatan jembatan, gorong-gorong, tembok penahan, galian drainase, perit pasangan, pembuatan
poskamling, pelebaran bos culvert dan pengerjaan mushallah. Sasaran II di nagori Bah Bolon Kecamatan Raya berupa pelebaran/pengerasan badan jalan, pembuatan parit pasangan, gorong-gorong dan pembuatan parit drainase.Untuk sasaran non fisik berupa penyuluhan pertanian,
narkoba dan HIN AIDS, Hukum dan Disiplin berlalu lintas serta penyuluhan wawasan kebangsaan dan ketahanan nasional yang bekerjasama dengan dinas pertanian, BNN, dinas Kesehatan dan Polres Simalungun. Jumlah personil yang dilibatkan dalam pelaksanaan kegiatan TMMD tersebut sebanyak 150 orang terdiri dari komando satgas, tim sistensi dan penyuluh, anggota TNI dan Polri.
Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Pangdam I/BB Mayjen TNI Winston P Panjaitan mengatakan bahwa dalam konsep TNI demi terwujudnya pertahanan Negara di daerah yang tangguh, TNI menetapkan TMMD sebagai salah satu bentuk pengabdian disamping sebagai upaya melestarikan nilai sejarah terutama nilai kemanunggalan TNI dan Rakyat.Dikatakan, TMMD dapat dipandang dari dua sisi yaitu secara substansial TMMD merupakan tesis keterlibatan TNI didalam pembangunan pedesaan, dan merupakan lompatan metodologi pembangunan yang mengacuh kepada kesederhaan, kebersamaan dan koordinasi lintas sector fungsi dari beberapa instansi atau lembaga.
TMMD ke-93 ini, TNI AD telah menggandeng kemitraan kehutanana RI untuk mensosialisasikan tentang rehabilitasi, konservasi sumber daya hutan, meskipun selama ini Departemen Kehutanan RI telah mencanangkan program nasional rehabilitasi hutan dan lahan sejak tahun 2003. Mengingat fungsi hutan adalah sebagai menyerap dan penampung karbohidroksida, tempat hidup beraneka satwa dan penyimpanan air hutan dan juga dikatakan sebagai paru-paru dunia karena mampu membersihkan udara kotor dan menggantikan udara segar.
Selanjutnya disampaikan bahwa sasaran kegiatan non fisik dalam TMMD ini adalah untuk mendorong inovasi dan kreatifitas masyarakat guna meningkatkan kualitas hidup dalam pembangunan daerahnya sendiri menuju kehidupan social yang lebuh maju, sejahtera dan mandiri. Sedangkan saran fisik masih diarahkan pada pembangunan sarana dan prasarana fasilitas umum yang menjadi kebutuhan masyarakat di daerah sehingga semakin meningkatkan roda perekonomian masyarakat di daerah.
Diakhir amanatnya, KASAD mengajak seluruh anggota TNI untuk mengoftimalkan tugas mulia ini sebagai salah satu langkah nyata untuk mewujudkan sebuah teritorial dengan tujuan merebut hati rakyat sehingga TNI dapat menjadi prajurit sejati, professional, selalu mencintai dan dicintai oleh masyarakatnya. Semua itu semata-mata untuk membangunan Indonesia yang lebih makmur dan sejahtera. Berbuatlah yang terbaik dengan berani, tulus dan ikhlas.
Usai pelaksanaan upacara pembukaan TMMD, tokoh masyarakat kecamatan Hatonduhan Johanes Sipayung didampingi Sarmin dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada TNI yang telah membantu masyarakat untuk membangunan desanya terutama pembangunan akses jalan sebagai sarana untuk mengangkut hasil-hasil pertanian. “Dengan hadirnya TMMD ini kami semakin semangat, karena kami sangat terbantu untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Kami berharap adanya TMMD dapat membawa manfaat besar bagi masyarakat,”katanya.
Disamping itu, tokoh masyarakat tersebut juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Simalungun yang telah banyak memberikan perhatian tentang pembangunan di Kecamatan Hatonduhan. Oleh karenanya masyarakat kecamatan Hotanduhan mengaharapakan kepada DR JR Saragih SH MM agar pada periode mendatang dapat terpilih kembali menjadi Bupati Simalungun pada periode 2015-2020.
Sementara itu, Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM dalam sambutannya mengatakan kegiatan TMMD, baik karya bhakti TNI yang dilaksanakan sejak 2011 di Kabupaten Simalungun sangat membantu masyarakat seperti kegiatan bhakti social, membuka jalan termasuk melakukan kegiatan bedah rumah masyarakat tidak layak huni, melakukan perbaikan tempat ibadah termasuk perbaikan saran air minum. “Atas nama pemerintah dan masyarakat saya menyampaikan apresiasi kepada TNI yang telah banyak memberikan bantuan kepada pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Melalaui TMMD diharapkan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat,”ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut Pangdam I/BB menyerahkan bibit tanaman, kartu kepersertaan BPJS kepada masyarakat, selanjutnya melakukan penanaman pohon disekitar lokasi SD Negeri I Marjayasih. Tampak hadir dalam kesempatan tersebut, Walikota Siantar, Danrindam I/BB, Danrem 022/PT, anggota DPRD Simalungun, para Dandim dijajaran Korem 022/PT, Dandenpom I/1 Pematangsiantar, Danyonif 122/TS dan 126/KC, mewakili Gubsu, Kajari, Ketua PN, Sekda, para petinggi dijajaran TNI, Polri dan Pemkab Simalungun serta para camat se-Kabupaten Simalungun, tokoh masyarakat dan tokoh adat.(Parulian Doloksaribu)

No comments:
Post a Comment