Bandung (Lawunews.Com)
Dalam rangka mengevaluasi sekaligus menutup rangkaian kegiatan pengamanan Pemilu tahun 2014 dalam Operasi Mantap Brata Lodaya 2014, Polda Jabar, Jum’at (24/10/2014) menggelar Apel Konsolidasi. Apel Konsolidasi dilaksanakan serentak di seluruh Polda se-Indonesia serta di seluruh kesatuan kewilayahan. Apel Konsolidasi di tingkat Provinsi Jawa Barat dilaksanakan di Lapangan Upacara Mapolda Jabar Jalan Soekarno-Hatta 748 Bandung dengan diikuti oleh personel gabungan dari Polri, TNI, Dishub, Satpol PP dan aparat terkait lainnya. Bertindak sebagai pimpinan apel, Gubernur Jawa Barat H. Ahmad Heryawan. Hadir dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jabar Irjen Pol Dr Mochamad Iriawan, SH.,MM., serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Provinsi Jawa Barat dan para pejabat utama Polda Jabar
Kapolri Jenderal Polisi Drs Sutarman dalam sambutannya yang disampaikan Gubernur Jabar H Ahmad Heryawan dalam Apel Konsolidasi tersebut mengatakan, perhelatan akbar pesta demokrasi seluruh rakyat Indonesia dalam agenda nasional lima tahunan berupa penyelenggaraan Pemilu 2014, telah kita akhiri dengan sukses dan lancar. Kita patut berbangga, melalui sepenggal perjalanan kehidupan berdemokrasi ini, telah ditunjukkan kepada seluruh dunia, bahwa Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar, santun dan beradab, dengan kematangan dan kedewasaan dalam menerapkan prinsip–prinsip demokrasi pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Kapolri Jenderal Polisi Drs Sutarman dalam sambutannya yang disampaikan Gubernur Jabar H Ahmad Heryawan dalam Apel Konsolidasi tersebut mengatakan, perhelatan akbar pesta demokrasi seluruh rakyat Indonesia dalam agenda nasional lima tahunan berupa penyelenggaraan Pemilu 2014, telah kita akhiri dengan sukses dan lancar. Kita patut berbangga, melalui sepenggal perjalanan kehidupan berdemokrasi ini, telah ditunjukkan kepada seluruh dunia, bahwa Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar, santun dan beradab, dengan kematangan dan kedewasaan dalam menerapkan prinsip–prinsip demokrasi pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Kita patut bersyukur, lanjut Kapolri, karena sejarah telah mencatat, Polri sebagai salah satu pilar penyangga demokrasi, bersama dengan TNI dan segenap elemen masyarakat lainnya, telah mampu melaksanakan pengamanan pesta demokrasi dengan baik. Selain itu, dunia pun akan mengingat moment keberhasilan yang telah kita persembahkan untuk bangsa dan negara dalam menjaga dan mengawal seluruh proses Pemilu 2014, sekaligus menghantarkan bangsa ini menuju kehidupan demokrasi yang paripurna. Pelaksanaan pengamanan Pemilu 2014 dalam Operasi Mantap Brata 2014, tegas Kapolri telah berjalan sesuai dengan tahapan yang direncanakan, baik pada Pemilu Legislatif maupun Pemilu Presiden dan Wakil Presiden. Kita menyadari, meskipun masih terdapat beberapa permasalahan dalam pelaksanaannya, seperti pemungutan suara ulang di 936 TPS pada Pemilu Legislatif serta di 54 TPS pada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden. Namun situasi dan kondisi tersebut dapat sama–sama kita atasi dengan baik, sehingga tidak mengganggu berlangsungnya proses dan tahapan pemilu secara keseluruhan.
Dalam kesempatan tersebut juga, Kapolri Jenderal Polisi Drs Sutarman menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan pengamanan Pemilu 2014, telah terjadi peristiwa yang menyisakan duka mendalam bagi institusi Polri, yaitu gugurnya 16 personel Polri pada saat bertugas. Mereka yang gugur merupakan Bhayangkara sejati yang rela berkorban jiwa dan raga demi melaksanakan tugas negara. Oleh karena itu, sudah sepatutnya kita semua menyampaikan penghargaan dan bela sungkawa yang sedalam–dalamnya, dengan iringan doa, semoga seluruh pengabdian yang telah diberikan selama berdinas di kepolisian, menjadi amal ibadah di hadapan Allah SWT.
Saat ini pemerintahan yang legitimate, hasil dari pemilu 2014 telah terbentuk, serta siap mengoperasionalkan segala rencana dan program yang telah digariskan. Terkait hal ini, Kapolri menekankan kepada seluruh jajaran Polri, agar segera mempersiapkan diri untuk melakukan berbagai upaya nyata guna mendukung setiap kebijakan yang digulirkan oleh pemerintah. Dengan demikian, akan terwujud keselarasan serta kesesuaian tujuan, yang mengarah pada apa yang menjadi fokus perhatian dari pemerintahan yang baru, yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(Bid Humas Polda Jabar/Rusli)
Dalam kesempatan tersebut juga, Kapolri Jenderal Polisi Drs Sutarman menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan pengamanan Pemilu 2014, telah terjadi peristiwa yang menyisakan duka mendalam bagi institusi Polri, yaitu gugurnya 16 personel Polri pada saat bertugas. Mereka yang gugur merupakan Bhayangkara sejati yang rela berkorban jiwa dan raga demi melaksanakan tugas negara. Oleh karena itu, sudah sepatutnya kita semua menyampaikan penghargaan dan bela sungkawa yang sedalam–dalamnya, dengan iringan doa, semoga seluruh pengabdian yang telah diberikan selama berdinas di kepolisian, menjadi amal ibadah di hadapan Allah SWT.
Saat ini pemerintahan yang legitimate, hasil dari pemilu 2014 telah terbentuk, serta siap mengoperasionalkan segala rencana dan program yang telah digariskan. Terkait hal ini, Kapolri menekankan kepada seluruh jajaran Polri, agar segera mempersiapkan diri untuk melakukan berbagai upaya nyata guna mendukung setiap kebijakan yang digulirkan oleh pemerintah. Dengan demikian, akan terwujud keselarasan serta kesesuaian tujuan, yang mengarah pada apa yang menjadi fokus perhatian dari pemerintahan yang baru, yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(Bid Humas Polda Jabar/Rusli)

No comments:
Post a Comment