Simalungun (Lawunews.Com)
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) punya peran signifikan menjadi bekal pembentukan diri seorang anak sebagai generasi penerus bangsa. Ini dapat terlaksana jika anak 3-6 tahun mengalami pendidikan PAUD, tentu peran Bunda PAUD kecamatan dan nagori miliki peran penting mendukung satu PAUD satu nagori.

Hal itu disampaikan Bunda PAUD Kabupaten Simalungun Ny Erunita JR Saragih, ketika membuka secara resmi sosialisasi peran bunda PAUD kecamatan dan nagori/kelurahan se-Kabupaten Simalungun, yang
diselenggarakan di ruang Harungguan Djabanten Damanik, Pamatang Raya, Rabu 19/11/2014.
Dikatakan, bunda PAUD merupakan figur dan tokoh sentral gerakan PAUD dengan memberikan sumbangan pemikiran, sosialisasi dan pergerakan pelaksanaan
PAUD di kecamatan, kelurahan dan nagori. Dengan adanya program satu PAUD satu nagori (desa) diharapkan dapat menjawab berbagai persoalan dan tantangan yang dihadapi sekarang, dan pada peringatan 100 tahun kemerdekaan Indonesia tahun 2045 mendatang diharapkan tidak ada lagi anak putus
sekolah.
Dalam kegiatan sosialisasi tersebut juga dilaksanakan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara kepala cabang bank Sumut Pamatang Raya dengan Bunda PAUD Kabupaten Simalungun tentang kesediaan bank Sumut dalam
mendukung/mambantu kegiatan operasional pendidikan PAUD di Kabupaten Simalungun tahun 2014.
Terkait dengan MoU ini Bunda PUAD Kabupaten Simalungun menyampikan terima kasih kepada pimpinan bank Sumut yang telah berbagi rasa dalam pengembangan PAUD di Kabupaten Simalungun lewat coporate social responsibility (CSR). “Ini membuktikan
bahwa pengembangan PAUD tidak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah, namun tanggungjawab dan peran serta seluruh elemen masyarakat termasuk perusahaan maupun pengusaha. Melalui CSR ini juga diharapkan dapat membantu meningkatkan kualifikasi guru-guru PAUD,”ujarnya.
Sementara itu, kepala cabang Bank Sumut Pamatang Raya Taufik Tanjung dalam sambutannya antara lain menyampaikan, bantuan ini adalah dari dana CSR Bank SUMUT yang diserahkan kepada Pemkab Simalungun, yang sebagian di alokasikan untuk pengembangan PAUD. “Kami sangat bersyukur bisa membantu dalam bidang pendidikan di daerah ini. Kami berharap pendidikan PAUD di daerah ini dapat terus berkembang dalam memberikan pendidikan dini kepada anak-anak sehingga mereka dapat tumbuh sesuai dengan pertumbuhan usianya,”katanya.
Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun Wasin Sinaga SPd MH dalam sambutannya mengatakan, kegiatan sosialisasi ini merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam mengoftimalkan tugas dan peran bunda PAUD sampai ke tingkat nagori sebagai lokasi PAUD berada. Untuk itu diharapkan kegiatan ini dapat menjadi momentum pertumbuhan PAUD di seluruh kecamatan dan nagori/kelurahan untuk dapat sejajar dengan daerah yang telah terlebih dahulu mencapai kemajuan yang tinggi dalam pertumbuhan PAUD.
Dengan adanya MoU Bank Sumut yang bertujuan untuk membantu secara nyata pembangunan pendidikan PAUD dan keterlibatan seluruh stakeholders pendidikan dalam mendukung pendidikan APUD, maka pendidikan PAUD di Kabupaten Simalungun pada masa yang akan datang diharapkan lebih maju dan cemerlang.
Sebelumnya, Kepala Bidang Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun Drs Tua Dasius Sitanggang MM, melaporkan bahwa kegiatan sosialisasi kepada para bunda PAUD se-Kabupaten Simalungun dipusatkan di empat kecamatan yakni kecamatan Raya, Jorlang Hataran, Bandar dan Dolok Batu Nanggar dengan peserta sebanyak 444 orang Bunda PAUD Kecamatan dan Nagori/Kelurahan. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini, para Bunda PAUD dapat meningkatkan pemahamannya tentang tugas dan peran bunda PAUD sebagai figure dan sentral gerakan PAUD di Kecamatan dan Nagori/Kelurahan se-kabupaten Simalungun dalam mengembangkan pendidikan PAUD.
Di acara itu juga, Bunda PAUD Kabupaten Simalungun di dampingi Kadis Pendidikan menyerahkan piagam penghargaan kepada para bunda PAUD yang membukan PAUD baru di nagori. Tampak hadi dalam kesempatan itu, Kepala BP4KP, Plt Kepala BPBD, pengurus TP PKK Kabupaten, kecamatan dan Nagori/Kelurahan. (M.Parulian Doloksaribu)

Hal itu disampaikan Bunda PAUD Kabupaten Simalungun Ny Erunita JR Saragih, ketika membuka secara resmi sosialisasi peran bunda PAUD kecamatan dan nagori/kelurahan se-Kabupaten Simalungun, yang
diselenggarakan di ruang Harungguan Djabanten Damanik, Pamatang Raya, Rabu 19/11/2014.Dikatakan, bunda PAUD merupakan figur dan tokoh sentral gerakan PAUD dengan memberikan sumbangan pemikiran, sosialisasi dan pergerakan pelaksanaan
PAUD di kecamatan, kelurahan dan nagori. Dengan adanya program satu PAUD satu nagori (desa) diharapkan dapat menjawab berbagai persoalan dan tantangan yang dihadapi sekarang, dan pada peringatan 100 tahun kemerdekaan Indonesia tahun 2045 mendatang diharapkan tidak ada lagi anak putus
sekolah.Dalam kegiatan sosialisasi tersebut juga dilaksanakan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara kepala cabang bank Sumut Pamatang Raya dengan Bunda PAUD Kabupaten Simalungun tentang kesediaan bank Sumut dalam
mendukung/mambantu kegiatan operasional pendidikan PAUD di Kabupaten Simalungun tahun 2014.Terkait dengan MoU ini Bunda PUAD Kabupaten Simalungun menyampikan terima kasih kepada pimpinan bank Sumut yang telah berbagi rasa dalam pengembangan PAUD di Kabupaten Simalungun lewat coporate social responsibility (CSR). “Ini membuktikan
bahwa pengembangan PAUD tidak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah, namun tanggungjawab dan peran serta seluruh elemen masyarakat termasuk perusahaan maupun pengusaha. Melalui CSR ini juga diharapkan dapat membantu meningkatkan kualifikasi guru-guru PAUD,”ujarnya.Sementara itu, kepala cabang Bank Sumut Pamatang Raya Taufik Tanjung dalam sambutannya antara lain menyampaikan, bantuan ini adalah dari dana CSR Bank SUMUT yang diserahkan kepada Pemkab Simalungun, yang sebagian di alokasikan untuk pengembangan PAUD. “Kami sangat bersyukur bisa membantu dalam bidang pendidikan di daerah ini. Kami berharap pendidikan PAUD di daerah ini dapat terus berkembang dalam memberikan pendidikan dini kepada anak-anak sehingga mereka dapat tumbuh sesuai dengan pertumbuhan usianya,”katanya.
Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun Wasin Sinaga SPd MH dalam sambutannya mengatakan, kegiatan sosialisasi ini merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam mengoftimalkan tugas dan peran bunda PAUD sampai ke tingkat nagori sebagai lokasi PAUD berada. Untuk itu diharapkan kegiatan ini dapat menjadi momentum pertumbuhan PAUD di seluruh kecamatan dan nagori/kelurahan untuk dapat sejajar dengan daerah yang telah terlebih dahulu mencapai kemajuan yang tinggi dalam pertumbuhan PAUD.
Dengan adanya MoU Bank Sumut yang bertujuan untuk membantu secara nyata pembangunan pendidikan PAUD dan keterlibatan seluruh stakeholders pendidikan dalam mendukung pendidikan APUD, maka pendidikan PAUD di Kabupaten Simalungun pada masa yang akan datang diharapkan lebih maju dan cemerlang.
Sebelumnya, Kepala Bidang Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun Drs Tua Dasius Sitanggang MM, melaporkan bahwa kegiatan sosialisasi kepada para bunda PAUD se-Kabupaten Simalungun dipusatkan di empat kecamatan yakni kecamatan Raya, Jorlang Hataran, Bandar dan Dolok Batu Nanggar dengan peserta sebanyak 444 orang Bunda PAUD Kecamatan dan Nagori/Kelurahan. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini, para Bunda PAUD dapat meningkatkan pemahamannya tentang tugas dan peran bunda PAUD sebagai figure dan sentral gerakan PAUD di Kecamatan dan Nagori/Kelurahan se-kabupaten Simalungun dalam mengembangkan pendidikan PAUD.
Di acara itu juga, Bunda PAUD Kabupaten Simalungun di dampingi Kadis Pendidikan menyerahkan piagam penghargaan kepada para bunda PAUD yang membukan PAUD baru di nagori. Tampak hadi dalam kesempatan itu, Kepala BP4KP, Plt Kepala BPBD, pengurus TP PKK Kabupaten, kecamatan dan Nagori/Kelurahan. (M.Parulian Doloksaribu)

No comments:
Post a Comment