Kapolda Jabar Irjen Pol Dr Mochamad Iriawan, SH.,MM.,MH., Senin (17/11/2014) memberikan penghargaan kepada anggota Polri yang berprestasi serta anggota masyarakat yang telah membantu tugas Polri dalam memelihara Kamtibmas. Penghargaan diberikan dalam sebuah upacara yang dilaksanakan di Lapangan Upacara Mapolda Jabar Jalan Soekarno-Hatta 748 Bandung.
Penghargaan kepada anggota Polri diberikan, pertama kepada 3 orang anggota Polri yang meninggal dunia saat melaksanakan tugas Operasi Mantap Brata Lodaya 2014 dalam pengamanan pelaksanaan Pemilu 2014, yaitu atas nama Alm. AKP Heri Helmi, Kanit Intelkam Polsek Cibungbulang Polres Bogor, Alm. Brigadir Nurul Afandi, anggota Polsek Kalapanunggal
Polres Bogor dan Alm. Bripda Ocky Anesta Setiawan, Ba Sat Brimob Polda Jabar. Penghargaan kedua, diberikan kepada 8 orang anggota Sat Reskrim Polres Garut, yang telah berhasil menangkap pelaku perampokan dengan modus pecah kaca mobil yang terjadi pada tanggal 23 September 2014.
Sementara penghargaan kepada anggota masyarakat diberikan kepada Hermawan dan Deni Supriyadi warga Kampung Cirium Kelurahan Muara Sanding Kab. Garut yang telah menemukan FN Air Soft Gun di wilayah tersebut. Dalam upacara tersebut, dilaksanakan juga penandatanganan pakta integritas yang berisi tentang pernyataan bebas dari narkoba yang secara simbolis dilaksanakan oleh para Kasatker Mapolda dan para Kapolres/Kapolrestabes jajaran Polda Jabar. Penandatangan dilaksanakan dengan disaksikan oleh Kapolda Jabar Irjen Pol Dr Mochamad Iriawan, SH.,MM.,MH.
Kapolda Jabar Irjen Pol Dr Mochamad Iriawan, SH.,MM.,MH., dalam sambutannya pada upacara tersebut mengatakan, selaku pimpinan Polda Jabar mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya, kiranya dengan penghargaan ini, setiap anggota dan PNS Polri Polda Jabar meneladani pengorbanan anggota dan memotivasi untuk terus meningkatkan kinerja, profesionalisme dan pengabdiannya selaku pelindung, pengayom, pelayan dan penolong masyarakat. Berkaitan dengan dilaksanakannya penandatanganan pakta integritas pernyataan bebas dari narkoba yang secara simbolis dilaksanakan oleh para Kasatker Mapolda Jabar dan para Kapolres/Kapolrestabes jajaran Polda Jabar, kiranya menjadi tanggung jawab moral serta tidak ada lagi anggota yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Hal ini hendaknya dapat dijadikan bahan introspeksi dan evaluasi bagi seluruh anggota jajaran Polda Jabar, bahwa menjadi anggota Polri merupakan suatu kehormatan dan kemuliaan yang diraih tidak dengan mudah, sehingga diharapkan setiap anggota polri menyadari akan hal ini. Selanjutnya seluruh anggota Polri dan PNS Polda Jabar tanpa kecuali, juga akan menandatangani pakta integritas pernyataan bebas dari narkoba ini.
Berkaitan dengan rencana kenaikan harga BBM, Kapolda Jabar menginstruksikan agar jajaran Polda Jabar dapat memetakan elemen masyarakat yang kontra, lakukan sosialisasi dan pendekatan intensif kepada seluruh elemen masyarakat yang berpotensi menolak rencana kenaikan harga BBM agar mereka memahami keadaan pemerintah saat ini. Tetap lakukan antisipasi dengan penempatan anggota dalam pengamanan terbuka atau pengamanan tertutup di setiap SPBU yang ada di wilayah masing-masing. Kepada para Kasatwil, agar melakukan kontrol terhadap penangangan aksi unras buruh yang menuntut UMK/KHL, lakukan upaya mediasi dan koordinasi dengan dinas terkait. Dalam hal pengamanan aksi unjuk rasa dari elemen masyarakat/buruh ataupun mahasiswa, agar hindari tindakan arogansi untuk tetap ciptakan situasi yang kondusif.
Dalam kesempatan tersebut juga, Kapolda Jabar menyampaikan bahwa pada bulan Desember 2014 akan ada pertemuan tahunan Jemaah Ahmadiyah. Untuk itu lakukan deteksi dan antisipasi dini terhadap kemungkinan yang akan terjadi serta melaporkan setiap perkembangan ke satuan yang lebih atas. Sementara berkaitan dengan aksi berandalan bermotor, Kapolda meminta para Kasatwil untuk tetap melakukan upaya pre-emtif dan preventif terhadap setiap ancaman gangguan gank motor tersebut. (Rusli)
Kapolda Jabar Irjen Pol Dr Mochamad Iriawan, SH.,MM.,MH., dalam sambutannya pada upacara tersebut mengatakan, selaku pimpinan Polda Jabar mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya, kiranya dengan penghargaan ini, setiap anggota dan PNS Polri Polda Jabar meneladani pengorbanan anggota dan memotivasi untuk terus meningkatkan kinerja, profesionalisme dan pengabdiannya selaku pelindung, pengayom, pelayan dan penolong masyarakat. Berkaitan dengan dilaksanakannya penandatanganan pakta integritas pernyataan bebas dari narkoba yang secara simbolis dilaksanakan oleh para Kasatker Mapolda Jabar dan para Kapolres/Kapolrestabes jajaran Polda Jabar, kiranya menjadi tanggung jawab moral serta tidak ada lagi anggota yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Hal ini hendaknya dapat dijadikan bahan introspeksi dan evaluasi bagi seluruh anggota jajaran Polda Jabar, bahwa menjadi anggota Polri merupakan suatu kehormatan dan kemuliaan yang diraih tidak dengan mudah, sehingga diharapkan setiap anggota polri menyadari akan hal ini. Selanjutnya seluruh anggota Polri dan PNS Polda Jabar tanpa kecuali, juga akan menandatangani pakta integritas pernyataan bebas dari narkoba ini.
Berkaitan dengan rencana kenaikan harga BBM, Kapolda Jabar menginstruksikan agar jajaran Polda Jabar dapat memetakan elemen masyarakat yang kontra, lakukan sosialisasi dan pendekatan intensif kepada seluruh elemen masyarakat yang berpotensi menolak rencana kenaikan harga BBM agar mereka memahami keadaan pemerintah saat ini. Tetap lakukan antisipasi dengan penempatan anggota dalam pengamanan terbuka atau pengamanan tertutup di setiap SPBU yang ada di wilayah masing-masing. Kepada para Kasatwil, agar melakukan kontrol terhadap penangangan aksi unras buruh yang menuntut UMK/KHL, lakukan upaya mediasi dan koordinasi dengan dinas terkait. Dalam hal pengamanan aksi unjuk rasa dari elemen masyarakat/buruh ataupun mahasiswa, agar hindari tindakan arogansi untuk tetap ciptakan situasi yang kondusif.
Dalam kesempatan tersebut juga, Kapolda Jabar menyampaikan bahwa pada bulan Desember 2014 akan ada pertemuan tahunan Jemaah Ahmadiyah. Untuk itu lakukan deteksi dan antisipasi dini terhadap kemungkinan yang akan terjadi serta melaporkan setiap perkembangan ke satuan yang lebih atas. Sementara berkaitan dengan aksi berandalan bermotor, Kapolda meminta para Kasatwil untuk tetap melakukan upaya pre-emtif dan preventif terhadap setiap ancaman gangguan gank motor tersebut. (Rusli)
No comments:
Post a Comment