Tuesday, November 18, 2014

Polda Jabar Gelar Pelatihan Penanggulangan Bencana Banjir Dan Longsor

Bandung (Lawunews.Com)
Dalam rangka mempersiapkan anggota yang akan ditugaskan dalam penanggulangan bencana, khususnya banjir dan longsor, Polda Jabar Selasa (18/11/2014) menggelar pelatihan penanggulangan banjir dan longsor. Pelatihan diikuti oleh anggota dari Sat Brimob Polda Jabar dan anggota Sabhara Polda Jabar. Hadir dalam pelatihan tersebut Kepada BPBD Provinsi Jawa Barat, Kepala Basarnas Provinsi Jawa Barat, para pejabat utama Polda Jabar dan para Kabag Ops Polres/Polrestabes jajaran Polda Jabar. Pelatihan dibuka secara resmi oleh Wakapolda Jabar Brigjen Pol Drs Mochamad Taufik, MH., mewakili Kapolda Jabar Irjen Pol Dr Mochamad Iriawan, SH.,MM.,MH. bertempat di Aula Muryono Mapolda Jabar Jalan Soekarno-Hatta 748 Bandung. Materi pelatihan selain disampaikan dari Polda Jabar, juga disampaikan dari BPBD Provinsi Jawa Barat dan dari Basarnas Provinsi Jawa Barat.

Kapolda Jabar Irjen Pol Dr Mochamad Iriawan, SH.,MM.,MH., dalam sambutan yang disampaikan Wakapolda Jabar Brigjen Pol Drs Mochamad Taufik, MH pada pembukaan pelatihan tersebut mengatakan, pelatihan peningkatan kemampuan anggota Polri yang dilaksanakan ini, merupakan suatu langkah strategis dan konstruktif, karena bermanfaat bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Polri dan juga sangat bermakna bagi upaya menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif, khususnya dalam rangka penanganan bencana alam banjir dan longsor.

Saat ini musim penghujan sudah turun, lanjut Kapolda, prediksi kerawanan yang ditimbulkan adalah bencana alam seperti longsor dan banjir. Apabila tidak diantisipasi sejak dini bencana alam ini khususnya bencana banjir akan mengakibatkan kerugian baik jiwa maupun harta benda, yang akan mempengaruhi dinamika kehidupan masyarakat terutama situasi kamtibmas. Dilihat dari faktor geografisnya, wilayah Jawa Barat terdiri dari hutan yang luas, pantai, gunung yang curam dan berapi serta aliran sungai yang banyak terdapat di Jawa Barat, ini semua merupakan daerah yang rawan terhadap munculnya bencana alam. Dampak dari kejadian tersebut bisa mengakibatkan kerugian yang sangat besar dan banyak menelan korban jiwa, sehingga sangat berpengaruh terhadap dinamika kehidupan masyarakat.

Oleh karena itu, tegas Kapolda, anggota Polri sebagai leading sector dalam pemeliharaan Kamtibmas sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang No. 2 tahun  2002   tentang   Kepolisian   Negara  Republik  Indonesia,  perlu melakukan langkah-langkah antisipatif dalam menghadapi ancaman bencana alam tersebut, salah satunya mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang akan ditugaskan dalam penanggulangan bencana banjir dan longsor. Sumber daya manusia merupakan faktor terpenting bagi organisasi Polri dan faktor penentu utama terhadap keberhasilan tugas. Maka dari itu perlu dilaksanakan pelatihan penanggulangan bencana alam ini. Kapolda dalam kesempatan tersebut berharap agar anggota Polri Polda Jabar mampu menjadi unsur terdepan dalam penanggulangan bencana alam. Terutama memberikan perlindungan kepada masyarakat, juga meningkatkan dan memantapkan keterpaduan fungsi operasional Polri dengan unsur instansi terkait lainnya dalam menghadapi situasi kontijensi akibat bencana alam yang terjadi baik bencana banjir ataupun longsor
.(Rusli)

No comments:

Koprasi Warga Cimahi Mandiri Menggelar RAT Tepat Waktu

Cimahi (LawuPost)  Koperasi yang sehat dan baik adalah Koperasi yang mampu melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tepat waktu, dan Rap...