Monday, November 10, 2014

Tanamkan Jiwa Usaha BNNK Ciamis Latih Mantan Pecandu Narkoba

Ciamis (Lawunews.Com) 
Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ciamis melalui Seksi Pemberdayaan Masyarakat memberikan pelatihan keterampilan menjahit kepada 15 mantan pecandu narkoba melalui program after care pasca rehabilitasi, bekerjasama dengan Yayasan Arrahmaniyyah Cijeungjing dan LPK Nurmilah Linggasari bertempat di Aula Dedung Dakwah Islam Desa Bojongmengger Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis, pada Senin s/d Sabtu (13 s/d 18/10).  

Kegiatan pasca rehabilitasi (after care) ini dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat BNNK Ciamis, Aris Nuryana S.Sos, yang menyampaikan bahwa pasca rehabilitasi (after care) adalah perawatan lanjutan sebagai upaya pemberdayaan yang diberikan kepada pecandu Narkoba setelah menjalani rehabilitasi. Pasca rehabilitasi merupakan program yang integral dalam rangkaian perawatan ketergantungan narkoba, seperti halnya kegitan yang saat ini diberikan kepada para mantan pecandu narkoba yang telah selesai melewati proses rehabilitasi di bawah binaan Yayasan Arrahmaniyyah pimpinan Ustadz Abdul Aziz yang beralamat di Desa Bojongmengger Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis dengan menghadirkan instruktur dari Lembaga Pelatihan Keterampilan (LPK) Nurmilah Linggasari Ciamis yang berpengalangan dalam memberikan pelatihan menjahit dan bordir dengan harapan selain tidak kambuh kembali ke narkoba, tentunya dapat diterima oleh masyarakat, serta memiliki keterampilan dan kemandirian berwirausaha.

“Lamanya kegiatan pelatihan menjahit ini selama 6 hari (13 s/d 18/10), dimana hari pertama Senin (13/10) mendapatkan materi motivasi dan pengantar bisnis, dilanjutkan dengan pengenalan alat dan bahan menjahit, hari kedua Selasa (14/10) evaluasi, mengukur tubuh, dan membuat pola dasar baju kerja, hari ketiga Rabu (15/10) membuat pola dasar baju kerja, dilanjut dengan pola tangan dan kerah, hari keempat Kamis (16/10) membuat pola tangan dan kerah, dilanjutkan dengan memahami fungsi pokok mesin jahit dan obras, hari kelima Jumat (17/10) mengoprasikan mesin jahit, dilanjutkan dengan menjahit pakaian, dan hari keenam Sabtu (18/10) menjahit pakaian dan evaluasi menjahit, ” tambah Aris. Adapun program after care tahun 2014 ini dicanangkan dua kali kegiatan dengan total peserta 30 orang, dimana masing-masing kegiatan sebanyak 15 orang peserta dengan keterampilan yang berbeda. Langkah kami kedepan mereka (mantan pecandu) yang terlatih akan dibentuk kelompok usaha bersama dibawah binaan LPK Nurmilah, yang selanjutnya direkomendasikan ke instansi terkait, untuk mendapatkan bantuan permodalan, tambah Aris.

Kegiatan ini mendapatkan respon positif dari salah satu peserta, Doni (26) warga asal Desa Bojongmengger Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis. Dirinya sangat senang dengan adanya program BNNK Ciamis kepada kami (mantan pecandu), dengan harapan kedepan bisa mendapat kesempatan bekerja atau memiliki lapangan kerja sendiri, yang selama ini putus asa dan dipandang sebelah mata oleh sebagian orang, lebih-lebih harapan kami dapat disalurkan ke salah satu perusahaan dibidang menjahit untuk mendapat penghasilan yang layak, harap Doni. (mamay)

No comments:

Koprasi Warga Cimahi Mandiri Menggelar RAT Tepat Waktu

Cimahi (LawuPost)  Koperasi yang sehat dan baik adalah Koperasi yang mampu melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tepat waktu, dan Rap...