Simalungun (LawuNews) Dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kemampuan kader sehingga menjadi kader posyandu yang berkualitas dan untuk meningkatkan kemampuan Kelompok Peminat Kesehatan Ibu dan Anak (KP-KIA), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun memalui Dinas kesehatan mengadakan pelatihan 240 orang Kader Posyandu dan KP-KIA.
Pelaksanaan pelatihan tersebut berlangsung selama dua hari mulai tanggal 17 s/d 18 Maret 2015 di ruang Harungguan Djabatan Damanik, Pamatang Raya. Menurut Kadis Kesehatan dr Jan Maurisdo Purba MKes, dari 240 orang peserta tersebut terdiri dari 150 orang kader posyandu dan 90 orang peserta KP-KIA.
Menurut Jan Maurisdo, kegiatan pelatihan tersebut bertujuan untuk menciptakan kader Posyandu yang berkualitas, dan diharapkan dapat terbentuk KP-KIA disetiap desa di wilayah Kabupaten Simalungun.
Selama berlangsung pelatihan, Jan Maurinsdo mengatakan, para peserta disajikan materi pelatihan diantaranya tentang Inisiasi Menyesui Dini (IMD), tanda-tanda BBLR (Berat Bayi Lahir Rendah), Kelas Ibu Balita, buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) dan stiker P4K (perencanaan persalinan pencegahan komplikasi), tanda-tanda kehamilan, pemberdayaan masyarakat, postet dan STL, apa itu posyandu, dinamika kelompok, penilaian kesehatan pada sasaran posyandu, system informasi posyandu, penggerak masyarakat masyarakat, penyuluhan pada kegiatan posyandu, lima langkah kegiatan di posyandu dan kegiatan pengembangannya. Semua materi pelatihan tersebut disajikan oleh Dinas kesehatan Provinsi Sumatera Utara dan Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun.
Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM, 18/03/2015, dihadapan para peserta pelatihan mengatakan Posyandu merupakan wadah bagi masyarakat untuk mendapat pelayanan kesehatan dasar terutama yang berkaitan dengan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Angka Kematian Bayi (AKB) dan Angka Kematian Balita (AKBA). Oleh karena itu diharapkan agar Posyandu ini baik maka para kader posyandu juga harus baik. “Saya berharap melalui kegiatan ini para kader merasa memiliki Kabupaten Simalungun ini dan eksistensi mereka dapat lebih bermanfaat kepada masyarakat,”kata Bupati.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan bahwa Pemkab Simalungun juga akan berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan para kader posyandu. “Kita juga akan berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan para kader ini. Karena para kader ini telah membantu pemerintah dalam memberikan palayanan kepada masyarakat terutama dalam bidang kesehatan untuk pencegahan penyakit sejak dini sehingga. Berikanlah palayanan kepada masyarakat dengan baik,”ujar Bupati.
Tampak hadir dalam kesempatan tersebut, Sekda, Staf Ahli Bupati, para Asisiten, Kadis, Ka Badan, Kakan dan Kabag serta nara sumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara dan Kabupaten Simalungun.(M.Parulian Doloksaribu)
Pelaksanaan pelatihan tersebut berlangsung selama dua hari mulai tanggal 17 s/d 18 Maret 2015 di ruang Harungguan Djabatan Damanik, Pamatang Raya. Menurut Kadis Kesehatan dr Jan Maurisdo Purba MKes, dari 240 orang peserta tersebut terdiri dari 150 orang kader posyandu dan 90 orang peserta KP-KIA.
Menurut Jan Maurisdo, kegiatan pelatihan tersebut bertujuan untuk menciptakan kader Posyandu yang berkualitas, dan diharapkan dapat terbentuk KP-KIA disetiap desa di wilayah Kabupaten Simalungun.
Selama berlangsung pelatihan, Jan Maurinsdo mengatakan, para peserta disajikan materi pelatihan diantaranya tentang Inisiasi Menyesui Dini (IMD), tanda-tanda BBLR (Berat Bayi Lahir Rendah), Kelas Ibu Balita, buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) dan stiker P4K (perencanaan persalinan pencegahan komplikasi), tanda-tanda kehamilan, pemberdayaan masyarakat, postet dan STL, apa itu posyandu, dinamika kelompok, penilaian kesehatan pada sasaran posyandu, system informasi posyandu, penggerak masyarakat masyarakat, penyuluhan pada kegiatan posyandu, lima langkah kegiatan di posyandu dan kegiatan pengembangannya. Semua materi pelatihan tersebut disajikan oleh Dinas kesehatan Provinsi Sumatera Utara dan Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun.
Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM, 18/03/2015, dihadapan para peserta pelatihan mengatakan Posyandu merupakan wadah bagi masyarakat untuk mendapat pelayanan kesehatan dasar terutama yang berkaitan dengan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Angka Kematian Bayi (AKB) dan Angka Kematian Balita (AKBA). Oleh karena itu diharapkan agar Posyandu ini baik maka para kader posyandu juga harus baik. “Saya berharap melalui kegiatan ini para kader merasa memiliki Kabupaten Simalungun ini dan eksistensi mereka dapat lebih bermanfaat kepada masyarakat,”kata Bupati.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan bahwa Pemkab Simalungun juga akan berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan para kader posyandu. “Kita juga akan berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan para kader ini. Karena para kader ini telah membantu pemerintah dalam memberikan palayanan kepada masyarakat terutama dalam bidang kesehatan untuk pencegahan penyakit sejak dini sehingga. Berikanlah palayanan kepada masyarakat dengan baik,”ujar Bupati.
Tampak hadir dalam kesempatan tersebut, Sekda, Staf Ahli Bupati, para Asisiten, Kadis, Ka Badan, Kakan dan Kabag serta nara sumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara dan Kabupaten Simalungun.(M.Parulian Doloksaribu)

No comments:
Post a Comment