Tuesday, March 17, 2015

Polres Klungkung Simakrama Kebanjar-Banjar Terkait Dengan Hari Raya Nyepi

Klungkung (LawuNews)Polres Klungkung melakukan pendekatan kepada Tokoh Masyarakat, tokoh Adat, Tokoh Agama dan Sekehe teruna-teruni dengan mesimakrama ke Banjar-banjar yang ada di Masing-masing Desa se Kabupaten Klungkung terkait dengan perayaan hari raya Nyepi dan rangkaiannya.

Demikian dikatakan Kapolres Klungkung AKBP. Dra. Ni Wayan Sri Yudayatni Wirawati SiK di Mapolres Klungkung, Selasa, 17/3.

Simakrama ini merupakan terobosan Polres Klungkung dengan istilah Program Polisi Peduli Budaya Bali, dengan tujuan pendekatan kepada
Sekehe Teruna-teruni, tokoh adat, tokoh masyarakat dan tokoh agama, guna mengajak ikut mengamankan jalannya prosesi pengarakan ogoh-ogoh dan jalannya hari raya penyepian di Desa Masing-masing.

Program Polisi Peduli Budaya Bali, merupakan kepedulian Polres Klungkung akan kelestarian Budaya Bali, agar budaya Bali tidak dinodai dengan hal-hal yang mana dapat menghacurkan budaya itu sendiri, seperti miras, narkotika, sex bebas dan sejenisnya. Diharapkan  para generasi  mudanya tidak melupakan adat istiadat serta budaya Bali, sehingga kedepan diharapkan dengan dilaksanakannya Program Peduli Budaya Bali ini para generasi muda khususnya yang ada di Kabupaten Klungkung dapat memahami serta mencintai budaya Bali, sehingga ikon Bali sebagai Pulau Dewata, Pulau Seribu Pura, Pulau Adat istiadat dan budaya dapat bertahan dan berkelanjutan untuk dilestarikan dan dipertahankan.

Mengantisipasi kerawanan yang akan timbul Polres Klungkung  telah menyiapkan personilnya untuk mengamankan perayaan hari raya Penyepian, pemelastian serta ritual pengarakan Ogoh-ogoh yang digelar sehari menjelang perayaan Nyepi, khusus dengan ritual ogoh-ogoh ini Polres Klungkung akan melakukan pengawasan dan pengamanan secara maksimal karena rawan memicu konflik antar warga, tetapi Polisi tidak bisa bekerja sendirian tampa dukungan dari Pecalang Desa Adat setempat dan masyarakat itu sendiri, masyarakat pengarak ogoh-ogoh.

Program Polisi Peduli Budaya Bali yang dilaksanakan di setiap Desa yang ada di wilayah Polsek  Klungkung, Polsek Dawan dan Polsek Banjarangkan telah diserahkan sumbangan Kapolres Klungkung berupa air mineral kepada sekehe teruna-teruni yang akan mengarak ogoh-ogoh nanti.

Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Klungkung, pada saat mengarak ogoh-ogoh agar tidak mermbunyikan petasan atau meriam bambu dan sejenisnya, karena dentumannya dapat memicu kerawanan dan bisa menimbulkan gesekan antar pengusung ogoh-ogoh.

Dihimbau juga kepada generasi muda agar dalam menyambut perayaan hari raya nyepi hindari minum minuman beralkohol, apalagi pada saat dilakukannya pengarakan ogoh-ogoh, karena orang yang sudah terpengaruh alkohol tindakannya sudah tidak bisa dikontrol lagi.(red)

No comments:

Koprasi Warga Cimahi Mandiri Menggelar RAT Tepat Waktu

Cimahi (LawuPost)  Koperasi yang sehat dan baik adalah Koperasi yang mampu melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tepat waktu, dan Rap...