Tuesday, February 11, 2014

Perlengkapan Kontingen Garuda XX-K Diperiksa COE

Kongo (Lawunews.Com)
Tim COE (Contingent Owned Equipment) MONUSCO (Mission de I’Organisation de republic des Nation Unies Pour la Stabilisation en Republique Democratique du Congo), melakukan pemeriksaan terhadap seluruh perlengkapan Kontingen Garuda XX-K/Monusco Satgas Kompi Zeni TNI yang tengah melaksanakan misi perdamaian PBB di Republik Demokratik Kongo. 

Kedatangan Tim COE Monusco yang diketuai oleh Letkol Hassan dari Pakistan Army beserta 4 (empat) orang dari Staf Sipil UN (United Nations), diterima secara langsung oleh Komandan Satgas Kontingen Garuda XX-K Mayor Czi Nurdihin Adi Nugroho beserta staf, di Base Camp Bumi Nusantara yang merupakan Markas Kompi Zeni TNI di Dungu-Kongo, Senin (10/2/2014).

Pemeriksaan yang dilakukan setiap triwulan sekali, bertujuan untuk memeriksa kondisi dan kesiapan seluruh peralatan termasuk base camp baik menyangkut kebersihan, kelengkapan maupun kesiapan operasionalnya. 

Semua perlengkapan tersebut harus sesuai dengan standar yang telah disepakati dalam MoU antara Pemerintah Republik Indonesia dengan PBB, baik menyangkut peralatan utama dalam hal ini alat-alat berat Zeni maupun alat-alat pendukungnya.

Peralatan utama yang diperiksa meliputi kendaraan baik kendaraan sehari-hari maupun alat berat, diantaranya Bulldozer, Excavator dan Truk serta sarana dan prasarana pendukung lainnya termasuk pemeriksaan kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal kontingen dan peralatan perorangan prajurit juga ikut diperiksa.

Dari hasil pemeriksaan dan pengecekan langsung terhadap masing-masing peralatan, Tim COE Monusco memberi penilaian positif terhadap kesiapan alat-alat untuk mendukung tugas-tugas Satgas Kompi Zeni TNI. 

Sementara itu, pemeriksaan yang sama juga dilakukan terhadap Base Camp TOB (Temporary Operational Base) di daerah Mokke yang merupakan camp sementara yang berada di daerah tempat kerja.

Di akhir pemeriksaan, Letkol Hassan dan rombongan menyampaikan rasa hormat dan terimakasih kepada seluruh prajurit Kontingen Garuda XX-K/Monusco yang telah bekerja dengan baik dan profesional. 

“Semua dapat berjalan dengan baik dikarenakan adanya pemeliharaan secara berkala dari anggota dalam penggunaan sarana dan prasarana yang tersedia”, ujarnya.

Authentikasi :
Perwira Penerangan Konga XX-K/MONUSCO, Lettu Cpm Try Wibowo

Monday, February 10, 2014

Menko Kesra RI, DR.HR.Agung Laksono Ekspedisi NKRI sebagai Ajang Silaturahmi nasional

Cijantung (Lawunews.Com)
Ekspedisi NKRI Koridor Maluku dan Maluku Utara 2014 akan berlangsung selama 4 bulan mulai 6 Februari hingga 26 Juni 2014 .Ekspedisi kali ini ada 8 Subkorwil yang akan dijadikan tempat Posko Komando Taktis (Poskotis) yaitu Subkorwil-1 Masohi di kab Maluku Tengah,Subkorwil-2 Tual di Kab Maluku Tenggara,Subkorwil-3 Namlea di Kep.Buru,Subkorwil-4 Saumlaki di Kab Maluku Tenggara Barat, Subkorwil-5 Ternate di  Kab.Halmahera Barat,Subkorwil-6  Tidore di Kab Halmahera Tengah, Subkorwil-7 Tobelo di Kab Morotai dan Halmahera Utara,Subkorwil-8 Labuha di KabHalmahera Selatan.

 Peserta ekspedisi dari pusat berjumlah 800 peserta yang terdiri TNI,Polri ,Mahasiswa dan komponen lainnya sebelumnya akan diberikan pembekalan di PusdikPassus Kopassus Situlembang Bandung selama dua  Minggu mulai 6 hingga 19 Februari 2014.Sedangka peserta dari wilayah yang berjumlah 480 peserta akan diberikan pembekalan diwilayahnya bersama-sama personel dari pusat.

Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat RI, DR.HR.Agung Laksono, Selaku inspektur upacara pada Upacara pembukaan Ekspedisi NKRI Koridor Maluku dan Maluku Utara 2014, kamis (6/2) di Pusat Pendidikan Komando Pasukan Khusus ,Situlembang Bandung.

Pada Ekspedisi Bukit barisan 2011, Ekspedisi Khatulistiwa 2012 , dan Ekspedisi NKRI Koridor Sulawesi 2013,telah dilakukan berbagai penelitian mencakup keanekaragaman hayati, potensi geologi,dan potensi bencana serta potensi hutan.
Berbagai kegiatan yang menumbuhkan rasa nasionalisme dengan melibatkan masyarakat dan pemuda, serta bakti sosial berupa pengobatan massal juga dilakukan. 
Selain itu juga tim ekspedisi bersama masyarakat secara gotong royong telah membangun 6 jembatan gantung sehingga terbuka aksesibilitas masyarakat terhadap fasilitas pendidikan, kesehatan dan aktifitas yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Sebelum mengakhiri sambutannya ,Agung laksono memberikan arahan antara lain pertama ,laksanakan dengan sebaik-baiknya agar sasaran eksepdisi dapat dicapai secara maksimal dan manfaatkan peluang ini dengan sebaik-baiknya untuk pembelajaran dan menambah wawasan serta pengalaman.
Kedua Manfaatkan ekspedisi ini untuk membangun kebersamaan dan menjalin tali silaturahmi dengan masyarakat dan sesama peserta dalam rangka memperkokoh kesetiakawanan sosial ( Bila perlu pertimbangkan untuk membentuk komunitas Ekspedisi NKRI ,karena ekspedisi ini akan menjadi program reguler tahunan. 
Ketiga  Hormati budaya setempat dan akomodasikan serta manfaatkan kearifan local.(Penerangan Kopassus/Red)

TNI AD Tindaklanjuti Instruksi Presiden Tanggap Darurat Jalan Di Wilayah Pantura

 
Cirebon (Lawunews.Com)
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Budiman, didampingi oleh Asops, Aster Kasad, Kadispenad, Dirziad, Pangdam III/Siliwangi, Kasdam III/Siliwangi dan Danrem 063/SGJ, meninjau karya bakti perbaikan jalan paska bencana banjir yang melanda wilayah Pantura, khususnya diwilayah Jawa Barat pada Minggu (9/2).

Karya bakti perbaikan jalan Pantura yang dilaksanakan TNI AD melibatkan sekitar 1.500 Prajurit, untuk wilayah Kodam III/Siliwangi Satuan yang terlibat dari Yonif 312/KH, Yon Arhanudse-14 dan Yonzipur-3/YW Kodam III/Siliwangi dan satuan Kodim serta Koramil jajaran Korem 063/SGJ yang berada di wilayah Pantura.    

Sasaran kegiatan berada di jalan Pantura meliputi Jatisari Karawang, Pamanukan Subang, Kandanghaur Indramayu dan Palimanan Cirebon.

Menurut Kasad, Karya Bakti TNI AD ini merupakan tanggap darurat perbaikan jalan sebagai tindak lanjut dari instruksi Presiden RI agar TNI membantu Dinas Pekerjaan Umum  dalam memperbaiki jalan Pantura, sehingga dapat memperlancar  transportasi kendaraan-kendaraan yang menggunakan jalur Pantura. 

“Agar karya bakti ini lebih efisien dan efektif, akan dikerjakan secara terus menerus meskipun masih dalam musim hujan untuk selanjutnya diteruskan oleh Dinas PU. 

Namun apabila Dinas PU ingin lebih cepat proses perbaikan jalan, maka TNI AD akan siap membantu melanjutkannya”  tandas Kasad. 

Kegiatan serupa juga dilaksanakan di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur yang melibatkan Prajurit Kodam IV/Diponegoro dan Prajurit Kodam V/Brawijaya.Usai meninjau karya bakti di wilayah Kodam III/Siliwangi Rombongan Kasad melanjutkan peninjauan di Jawa Tengah dan Jawa Timur. (Pendam III/Slw/Suparman)

49 Prajurit TNI Konga XX-K Menuju Camp di Mokke-Kongo

Kongo (Lawunews.Com) 
Sebanyak 49 Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Kompi Zeni (Satgas Kizi) TNI Kontingen Garuda (Konga) XX-K/MONUSCO (Mission de I’Organisation de republic des Nation Unies Pour la Stabilisation en Republique Democratique du Congo) dibawah pimpinan Mayor Czi Nurdihin Adi Nugroho selaku Komandan Satgas (Dansatgas) serta Danton Zikon Satgas Kapten Czi Aris Widiatmoko bergerak menuju camp baru di daerah Mokke, Republik Demokratik Kongo, Minggu (9/2/2014). 

TOB (Temporary Operational Base) di daerah Mokke merupakan camp-camp sementara yang berada di daerah tempat kerja yang letaknya sangat jauh dari base camp Markas Satgas Kizi TNI di Bumi Nusantara Camp, Dungu. 

Camp-camp tersebut akan berdiri selama tugas yang diberikan oleh ES (Engineering Section), lebih kurang memakan waktu 8 (delapan) bulan.

Menurut Dansatgas Konga XX-K/MONUSCO Mayor Czi Nurdihin Adi Nugroho, pergerakan sebagian personel Satgas Kizi TNI ke daerah Mokke sebagai pilihan untuk mengefektifkan dan mendayagunakan sistem kerja alat-alat berat Zeni TNI.

 “Hal ini juga dinilai efektif, karena alat-alat berat tidak perlu bergerak terlalu jauh dari base camp menuju tempat kerja yang berjarak cukup jauh setiap harinya”, ujarnya.

Disamping itu, alat-alat berat yang telah selesai digunakan disimpan di lokasi kerja/ mencari tempat aman sekitar lokasi kerja, tanpa kembali lagi ke base camp, hal ini cukup efektif baik dari segi penghematan waktu, tenaga dan alat.

Sementara itu, seluruh alat-alat berat yang berada di lapangan mendapat pengamanan dari tentara (FARDC) Forces Army Republik Democratik of Congo, sedangkan dalam melaksanakan pekerjaan pembangunan jalan mendapat pengawalan dari batalyon Infanteri dari negara Maroko, sehingga Kompi Zeni TNI terfokus pada tugas tanpa harus dibebankan lagi untuk tugas pengamanan.

Authentikasi :
Perwira Penerangan Konga XX-K/MONUSCO, Lettu Cpm Try Wibowo 

Dandim 0620/ Kab.Cirebon Mengadakan Korve Di Jalur Pantura

Kab Cirebon (Lawunews.Com)
Kodim 0620/ Kab Cirebon, Minggu (9/02/2014) melaksanakan kegiatan Korve terpadu dengan sasaran penambalan jalan - jalan Nasional yang akhir - akhir ini mulai  rusak dan terlihat banyak berlubang di beberapa titik. 

 Kegiatan Korve dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0620/ Kab Cirebon Letkol. Arm. Loebis Muhammad Hasbi, Sip. SH. Disela – sela kegiatan korve,  Dandim 0620/ Kab Cirebon Letkol. Arm. Loebis Muhammad Hasbi, Sip. SH. mengatakan,

 “ kegiatan penambalan ini perlu dilakukan sesegera mungkin, karena jalur Susukan - hingga ke Losari cukup vital, korve ini akan memperbaiki jalan yang berlubang, sehingga terlihat mulus kembali dan kegiatan ini dinamakan  bhakti untuk pantura, ” terangnya. 
 
Sebagai Kesatuan Korwil yang terdapat di wilayah Pantai Utara Jawa Barat, Jajaran Kodim 0620/ Kab Cirebon  dalam kegiatan korve yang mengambil sepanjang jalur Susukan- Palimanan di bantu dari  Yonif 301/ Pks, Zipur-3 Bandung, Polres Crebon dan Pemerintah daerah.( Aji R )

Sunday, February 9, 2014

dr. Dodo Suhendar,M.MBAT : Tingkatkan Moral Pemuda Dengan Partisipasi Orangtua

Padalarang(Lawunews.com)
Semakin melemahnya kualitas moral generasi muda merupakan hal yang patut mendapat perhatian lebih tidak hanya dari pemerintah semata. Peran aktif dan partisipasi orang tua, masyarakat dan lingkungan menjadi faktor pendukung utama lainnya untuk meningkatkan kualitas generasi muda. 

banyak faktor yang menyebabkan hal tersebut terjadi, mulai dari pengaruh internet, berbagai media sosial hingga lemahnya pengawasan dari orang tua terhadap generasi harapan bangsa ini.
 
"Terjadinya degradasi moral generasi muda diakibatkan oleh banyak faktor, dimulai lemahnya pola pikir, pengawasan orang tua hingga tingginya pengaruh internet dan media sosial yang menjadi dampak kemajuan zaman, menyebabkan semakin lemahnya moral dan akhlak generasi muda bangsa ini," ucap Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Bandung Barat, dr. Dodo Suhendar,M.MBAT ketika membacakan sambutan Bupati Bandung Barat dalam acara Tabligh akbar memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Padalarang, Sabtu (1/2) akhir pekan lalu. 

Dan untuk meningkatkan kualitas moral para pemuda ini tidak hanya bisa mengandalkan peran aktif pemerintah saja, tetapi peran orang tua, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam memberikan pendidikan serta pemahaman mereka dalam menghadapi kehidupan, sehingga para generasi muda bisa menjadi harapan untuk mewujudkan cita-cita bangsa.
 
 Khususnya di Kabupaten Bandung Barat yang menjadikan agama sebagai visi dalam mewujudkan misi dan cita-citanya, keberadaan serta peran generasi muda yang berakhlakul karimah sangat diharapkan dalam mewujudkan cita-cita pemekaran. 

"Dengan demikian, terwujudnya masyarakat yang cerdas rasional maju agamis dan sehat bukan lagi harapan semata dalam mengisi dan menjalankan roda pembangunan," terangnya. 

Mengenai esensi dari peringatan maulid nabi yang diselenggarakan, Dodo menegaskan bahwa makna yang terkandung bukan hanya pada kegiatasn seremonial saja, tetapi bertumbuhnya kemampuan masyarakat untuk memetik hikmah yang terkandung didalamnya melalui tindakan serta prilaku dalam kehidupan sehari-hari dengan menjadikan Rasululloh sebagai teladan dan panutan.
 
Sedikitnya 2000 orang yang terdiri dari masyarakat umum, unsur muspida, unsur Forum Komunikasi Guru Ngaji (FSGN) serta unsur lainnya hadir dalam kegiatan yang menghadirkan penceramah KH. R. Syarif Rahmat, SQ,MA yang biasa mengisi acara keagamaan di salah satu TV swasta nasional itu. (**/Di)

Tim Badminton Indobatt Kibarkan Merah Putih di Langit Lebanon

Lebanon (Lawunews.Com)Tim Badminton Indobatt (Indonesia Battalion) Kontingen Garuda (Konga) XXIII-H/UNIFIL mengibarkan bendera Merah Putih di langit Naqoura-Lebanon Selatan setelah berhasil merebut 2 Trofi, 2 Medali Emas, 3 Medali Perak dan 2 Medali Perunggu pada kejuaraan UNIFIL Badminton Open Tournament 2014 yang digelar di Naqoura- Lebanon Selatan.
 

Medali Emas pertama Tim Badminton Indobatt berhasil diraih oleh pasangan ganda campuran Kapten Kal Dedi Apriantoni dan Serda (Kowad) Lya Puspita yang mengalahkan pasangan ganda campuran Malaysia Batalyon Wan Rashidi  bin Wan Ibrahim dan Siti Nor Fazilah binti Kamarudin dengan skor 21-12 dan 21-16 di babak final yang diselenggarakan pada hari Sabtu (8/2/2014).

Medali Emas pertama ini diberikan langsung oleh Komandan FHQSU (Force Head Quarters Support Unit) Kolonel Inf Adipati Karnawijaya yang juga sebagai Komandan Kontingen Garuda 2013-2014.

Medali Emas kedua dipersembahkan oleh tunggal putri melalui Serma (Wara) Marlena yang mengalahkan Serda (Kowad) Lya Puspita dalam All Indobatt Final dengan straight set 21-17 dan 21-16. 

Dengan demikian, otomatis medali perak jatuh ke tangan Indobatt dan menambah perolehan medali.

Selain itu, Medali Perak juga dipersembahkan oleh tunggal putra Kapten Kal Dedi Apriantoni setelah melewati babak final yang sangat berat dan harus mengakui keunggulan Ahmad Nizam bin Zamri (Malaysia) serta melalui pasangan ganda putri Serma (Wara) Marlena dan Sertu (Kowad) Helni Muthia yang juga harus mengakui pasangan Hazizaton Naroslinda binti Nang dan Siti Norfazilah binti Kamarudin.

Pasangan ganda campuran Serma (Wara) Marlena dan Pratu Paskhas Nurrochim berhasil menambah perolehan medali Indobatt dengan mempersembahkan satu Medali Perunggu setelah berhasil mengandaskan pasangan ganda campuran Malaysia Sapatu Anak Entingik dan Hazizaton Naroslinda binti Nang dengan skor 21-10 dan 21-14.

Medali Perunggu terakhir dipersembahkan oleh Serda Paskhas Amin yang berhasil mengalahkan A.P. Singh dari India dengan rubber set 10-21, 21-12 dan 21-8.Dua Trofi masing-masing diberikan kepada Serda (Kowad) Lya Puspita selaku best women player dan Kapten Kal Dedi Apriantoni runner up best man player.
  
Authentikasi:
Perwira Penerangan Konga XXIII-H/UNIFIL, Lettu Adm Kiki Setiawan,S.

Koprasi Warga Cimahi Mandiri Menggelar RAT Tepat Waktu

Cimahi (LawuPost)  Koperasi yang sehat dan baik adalah Koperasi yang mampu melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tepat waktu, dan Rap...