Wednesday, October 1, 2014

30 Staf Pemkab Simalungun Ikuti Diklat Property Dasar

Simalungun (Lawunews.Com)
Dalam rangka peningkatan pendataan dan penataan serta penilaian asset milik pemerintah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun mengirimkan stafnya untuk mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) property dasar. Diklat tersebut dilaksanakan atas kerjasama Pemkab Simalungun dengan kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kekayaan Negara dan Perimbangan Kuangan, Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) Kementrian Keuangan ReplublikIndonesia (RI) di Jakarta.

Staf Pemkab Simalungun berjumlah 30 orang terdiri dari berbagai disiplin ilmu akan mengikuti Diklat property dasar selama lebih kurang satu bulan di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kekekayaan Negara dan Perimbangan Kuangan Jakarta.

Kepala Pusdiklat Keuangan Negara dan Perimbangan Kuangan, Badiklat Keuangan Kementrian Keuangan Kementrian Keuangan RI, Dr Lalu Hendry Yujan SE.Ak MM CBA pada saat pembukaan Diklat tersebut, Senin 27/09/2014 antara lain menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakan Diklat ini dalah untuk meningkatkan kualitas laporan keuangan di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan laporan keuangan pemerintah kabupaten serta mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pemanfaatan asset.

Melalui Diklat ini, Henry Yujan mengharapkan kepada peserta nantinya mampu melaksanakan penilaian tanah, bangunan dan asset lainnya, mampu menerapkan metode taknik pendekatan dalam penilaian asset, dapat menyusun laporan hasil penilaian asset dengan baik serta memahami kode etik penilaian asset.

Sementara itu, Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM dalam sambutannya mengatakan bahwa sejak berdirinya Simalungun dan hingga saat ini, asset Pemkab Simalungun tidak dapat dinilai dengan baik. Oleh karena itu melalui Diklat ini nantinya Pemkab Simalungun memiliki tenaga-tenaga yang mampu menata dan menilai asset dengan baik.

Untuk itu, Bupati mengharapakan kepada peserta untuk mengikuti Diklat ini dengan sungguh-sungguh. Sampaikan kepada nara sumber hal-hal yang tidak dimengerti, sehingga dalam melaksanakan tugas nantinya tidak mengalami kesulitan terutama dalam melakukan pendataan dan penilaian asset di masing-masing dinas. “Meskipun peserta berasal dari berbagai disiplin ilmu, saya mempunyai komitmen, akan memberikan perhatian kepada peserta Diklat, seperti peserta terbaik dapat promosi jabatan,”tandas Bupati.

Tampak hadir dalam pembukaan diklat tersebut, Asisiten Pemerintahan dan Kesra Drs Mudahalam Purba, Kepala BKD Jamesrin Saragih SPd, Kadishubkominfo Mixnon Andreas Simamora SIP, Kepala Badan Perizinan dan Penanaman Modal Ir Jan Wanner Saragih MSi, Kasatpol PP Drs PM Damanik dan Kabag Humas Pimpinan Agustina Simanjorang SAN.
(Parulian Dolok Saribu)

DANREM 064/MY Membuka Pertandingan Olahraga Dalam Rangka Peringatan Ke - 69 Hari TNI Tahun 2014


Bandung (Lawunews.Com)
Pembukaan pertandingan olah raga dalam rangka peringatan HUT ke-69 TNI tahun 2014 Korem 064/ MY secara resmi di buka oleh Komandan Korem 064/MY Kolonel Kav Ana Supriatna S.Ip di Alun – alun Timur kota Serang pada hari Senin ( 29/9 ) yang diikuti oleh seluruh atlit dan personel jajaran Korem 064/MY. Adapun Dalam kegiatan ini materi yang akan dipertandingkan adalah Tennis Lapangan dan Bola Volly putra dan putri di jajaran Korem 064/MY.

Untuk mencapai profesionalisme keprajuritan terdapat tuntutan yang harus dicapai, yaitu : kehandalan dalam ketrampilan, keunggulan moral, mental dan etika profesi, serta kesemaptaan jasmani yang tinggi atau tanggap,
tanggon dan trengginas. Agar tuntutan profesionalisme keprajuritan tersebut dapat tercapai maka diperlukan oleh jasmani yang cukup memadai.

Olahraga merupakan kegiatan yang sangat penting, bukan hanya karena olahraga membuat badan dan jiwa kita sehat, olahraga juga menumbuhkan semangat juang, semangat untuk menang dan meraih prestasi yang terbaik. Olahraga juga membangun sportivitas dan jiwa ksatria.

Pembinaan keolahragaan di lingkungan TNI merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembinaan kesegaran jasmani prajurit. Sebagai substansi pokok dalam menunjang kebugaran dan kesehatan setiap personel TNI, olah raga merupakan aktifitas untuk menghasilkan perubahan, baik fisik dan mental maupun emosional melalui internalisasi nilai-nilai yang terkandung di dalam olahraga, antara lain nilai-nilai sportifitas, kejuangan, kehormatan, disiplin, tanggung jawab, kerjasama dan percaya pada kekuatan sendiri.
       
Dalam sambutanya Komandan Korem 064/MY Kolonel Kav Ana Supriatna S.Ip mengharapkan melalui kegiatan olah raga yang kita laksanakan pada hari ini dapat membangun keharmonisan hubungan antar anggota TNI di wilayah Korem 064/MY, agar dapat saling mengenal dan membangun serta menumbuh kembangkan semangat persaudaraan dan kekompakkan diantara masing-masing pribadi maupun satuan.

Komandan Korem 064/MY Kolonel Kav Ana Supriatna S.Ip juga  berpesan kepada tim yang akan bertanding agar dapat menunjukkan penampilan yang terbaik se-kaligus mampu mengedepankan semangat sportivitas. Menang atau kalah adalah persoalan biasa dalam sebuah pertandingan olahraga. Justru yang jauh lebih penting dari itu adalah semangat persaudaraan dan kekompakan diantara kita.
Turut hadir dalam acara pembukaan pertandingan olah raga tersebut, Para Dandim, Danlanal, Dangorda, Dandenpon Serang, Wadan Grup – 1 Kopassus dan Para Kasi, Dan, Kabalak Aju Korem 064/MY. (Pendam III/Slw/Rega/persib)

Polda Jabar Gelar Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Pelantikan Anggota DPR RI DAN DPD RI

Bandung (Lawunews.Com)
Kepolisian Daerah Jawa Barat, Selasa (30/9/2014) menggelar Apel Pergeseran Pasukan pengamanan jalannya pelantikan dan pengambilan sumpah/janji anggota DPR RI dan DPD RI periode tahun 2014-2019 yang akan dilaksanakan Rabu 1 Oktober 2014 besok. Apel dilaksanakan di Lapangan Upacara Mapolda Jabar Jalan Soekano-Hatta Bandung dipimpin langsung oleh Kapolda Jabar Irjen Pol Dr Mochamad Iriawan, SH.,MM.,MH. Jumlah pasukan yang digeser (BKO) untuk membantu kewilayahan sebanyak 1.115 personel, terdiri dari anggota Brimob, Sabhara, Reskrim, Lantas, Binmas dan TI. Mereka akan diperbantukan di 6 (enam)  Polres yang di prioritaskan, yakni wilayah Polres Purwakarta, Polres Karawang, Polres Bogor, Polres Bogor Kota, Polres Sukabumi dan Polres Cianjur.

Kapolda Jabar Irjen Pol Dr Mochamad Iriawan, SH.,MM.,MH., dalam sambutannya pada apel tersebut mengatakan, menyimak perkembangan situasi Kamtibmas akhir-akhir ini, walaupun secara umum cukup aman dan kondusif, namun tidak menutup kemungkinan adanya upaya untuk menggagalkan acara pengucapan sumpah/janji anggota DPR RI, DPD RI, maupun Presiden dan Wakil Presiden, diantaranya dengan pengerahan massa ke Jakarta, yang dimungkinkan dengan mengangkat issue menolak Undang-Undang Pilkada yang telah disyahkan oleh DPR RI, ataupun menolak beberapa anggota DPR atau DPD RI yang bermasalah.

Mengingat wilayah Jawa Barat sebagai salah satu wilayah penyangga Ibu Kota Jakarta, tegas Kapolda, maka kita tidak boleh under estimate terhadap setiap perkembangan situasi Kamtibmas yang terjadi, sehingga diperlukan kesiapan dan kewaspadaan seluruh jajaran Polda Jabar, untuk mensukseskan rangkaian Pemilu 2014 ini.(Rusli/David)

Panglima TNI Buka Kejuaraan Drum Band

Puspen TNI (Lawunews.Com)
Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko bertindak sebagai Inspektur Upacara pada acara pembukaan final Kejuaraan Terbuka Tingkat Nasional Lomba Unjuk Gelar Drum Band dan Konser Musik Harmoni Piala Bergilir Panglima TNI di GOR Ahmad Yani Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur, Selasa (30/9/2014). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Peringatan ke-69 Hari TNI dengan tema “Bersama TNI, Persatuan Drum Band Indonesia ikut serta Membangun Karakter Anak Bangsa”.
 
Panglima TNI dalam sambutannya mengatakan bahwa, drum band yang didalamnya meliputi marching band, musik harmoni dan military band, bila ditilik dari citra sejarah serta filosofisasinya dapat menjadi bagian pembinaan generasi muda bangsa Indonesia. Secara naratif bahwa mayoritas drum band berbicara tentang hal-hal positif, serta pengaruh sugestif bagi pemberbudayaan karakter maupun sikap mental generasi muda yang lebih berbudaya dan cerdas, serta secara psikologis berefek menentramkan jiwa.
 
“Saya menyambut gembira dedikasi diselenggarakannya kejuaraan Drum Band Tingkat Nasional Piala Panglima TNI tahun 2014, yang momentumnya memiliki relevansi dengan tema HUT TNI yaitu Patriot Sejati, Profesional dan Dicintai Rakyat”, kata Panglima TNI.
 
Drum band yang didalamnya meliputi marching band, musik harmoni dan military band, bila ditilik dari citra sejarah serta filosofisasinya dapat menjadi bagian pembinaan generasi muda bangsa Indonesia. Secara naratif bahwa mayoritas drum band berbicara tentang hal-hal positif, serta pengaruh sugestif bagi pemberbudayaan karakter maupun sikap mental generasi muda yang lebih berbudaya dan cerdas, serta secara psikologis berefek menentramkan jiwa.
 
“Kepada pencinta dan pemerhati drum band untuk menjadikannya sebagai magnet tipikal dengan daya pikat tersendiri, untuk memadukan edukasi dan rekreasi dalam satu cipta kreasi”, harap Panglima TNI.
 
Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan, kemampuan yang dimiliki oleh para personel drum band tersebut, dapat dipastikan telah sebanding dengan ketekunan dan kedisiplinannya dalam berlatih, disamping adanya motivasi dalam pribadi yang luar biasa kuat untuk maju, berkembang dan berprestasi, yang kesemua out come nya telah memenuhi drum band sebagai olahraga pendidikan, rekreasi dan prestasi, sebagaimana arah dan tujuan undang-undang nomor 3 tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional.
 
Peserta yang memasuki babak final diikuti 20 tim terdiri dari : 4 tim kategori peserta Unjuk Gelar Military Style, yaitu Pusdikzi Bogor, Secapa TNI AD Bandung, FKPPI Banjarmasin dan SMANSA Palembang. Juara pertama Secapa TNI AD Bandung, juara kedua Pusdikzi Bogor dan juara ketiga SMANSA Palembang.
 
6 tim peserta Unjuk Gelar Umum yaitu : Gita Bahari Sampang Madura Jawa Timur, Gita Bersama Tanjung Barat Kuala Tungkal Jambi, SMP Klari Jawa Barat, MB Sinar Husni Medan Sumatera Utara, Marcing Band SMA Kristen 1 Tomohon dan Gita Bahana Multi Karya Banjarmasin. Juara pertama Secapa TNI AD Bandung; juara kedua Pusdikzi Bogor dan juara ketiga SMANSA Palembang.  Juara pertama Gita Bersama Tanjung Barat Kuala Tungkal Jambi, juara kedua MB Sinar Husni Medan Sumatera Utara dan juara ketiga Gita Bahari Sampang Madura Jawa Timur.
 
Peserta Lomba Musik Harmoni 10 tim lomba musik Harmoni yang saat ini memasuki babak final dengan peserta sebagai berikut : Satsik Mabes Polri, FKPPI Banjarmasin Kalsel, Mabes TNI AL Wilayah Barat, Mabes TNI AL Wilayah Timur, Satsik Kodam Iskandar Muda, Ajendam III Siliwangi, Ajendam II Sriwijaya, Marching Band SMA Kristen Tomohon, Ditajenad, Angkatan Udara Adi Sucipto (sebagai pemenang kejuaraan tahun lalu). Juara pertama Ditajenad, juara kedua Mabes Polri dan juara ketiga Kodam Iskandar Muda.
 
Kejuaraan ini sebelumnya digelar per Korwil mulai tanggal 23 Agustus 2014, dan babak penyisihan dimulai dari Korwil 4 meliputi Jogjakarta, Jatim, Bali, NTT dan NTB dilaksanakan di Surabaya. Korwil 3 meliputi Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah dan DKI dilaksanakan pada tanggal 31 Agustus 2014 di Jakarta. Korwil 5 mencakup daerah Kalimantan dan telah dilaksanakan pada tanggal 7 September 2014 di Banjarmasin dan Korwil 1 di Medan serta Korwil 2 di Palembang. Untuk Korwil 1 dan 2 berasal dari daerah Sumatera dilaksanakan pada tanggal 14 September 2014, dan Korwil 6 meliputi Sulawesi, Maluku dan Papua dilaksanakan di Manado pada tanggal 20 September 2014. 
 
Authentikasi : Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bernardus Robert

DANREM 062/TARUMANAGARA PIMPIN SERTIJAB DANYONIF 301/PRABU KIANSANTANG

Bandung (Lawunews.Com)
Danrem 062/TN Kolonel Czi Diding Sutisna Sukarma bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam kegiatan serah terima jabatan Komandan Batalion 301/PKS dari Letkol Inf Mustakim kepada Mayor Inf Mohammad Mahfud As’at, bertempat  dilapangan Siliwangi Yonif 301/Pks. 

Dalam amanatnya Irup Kolonel Czi Diding Sutisna Sukarma menyampaikan bahwa serah terima jabatan dalam Institusi TNI, merupakan bagian dari pembinaan personel dan pembinaan satuan yang harus dilaku-kan agar satuan ini terus bergerak secara dinamis dan estafet kepemimpinan terus berjalan, guna mewujudkan kinerja satuan yang lebih baik dalam mendukung tugas pokok satuan. Melalui pergantian pejabat, diharapkan dapat memacu semangat serta pemikiran baru yang lebih segar, serta memberikan pengabdian terbaik bagi ke-majuan Batalyon Infanteri 301/Prabu Kiansantang.

Lebih lanjut Danrem 062/Tn menyampaikan satu hal, yang masih menjadi perhatian utama Komando saat ini adalah masalah disiplin prajurit dan kesiapan operasional satuan dalam menghadapi berbagai tugas,Berbagai bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh oknum prajurit selama ini, faktor utamanya adalah tingkat disiplin yang dimiliki seorang prajurit masih rendah dan pengawasan melekat seorang Komandan, disinilah peran dan tanggungjawab seorang Komandan Batalyon untuk lebih meningkatkan disiplin bagi satuan dan para prajuritnya.      

Oleh Karena itu, saya berharap kepada  seluruh Prajurit Yonif 301/Prabu Kiansantang untuk meningkatkan citra dan menekan tingkat pelanggaran prajurit, karena sampai saat ini masih terjadi kesalahpahaman antara sesama aparat baik anggota TNI AD dengan anggota Polri peristiwa terkini, konflik antara anggota Yonif 134/Tuah Sakti dengan anggota Korps Brimob Polda Kepri di Batam, yang terjadi pada tanggal 21 September 2014 lalu, berkaitan dengan kejadian tersebut, tentunya sangat memprihatinkan kita semua karena mencoreng nama baik institusi TNI AD konflik antara sesama aparat ini terjadi, karena kurangnya pembinaan satuan dan tidak terjalinnya hubungan yang baik antara sesama aparat guna mengantisipasi terulangnya kembali kejadian serupa, agar Komandan satuan mengintensifkan interaksi dan komunikasi antara pimpinan dengan segenap prajurit sehingga dapat diketahui secara jelas permasalahan yang dihadapi anggota untuk menekan pelanggaran sehingga dengan pembinaan yang intensif, maka kualitas disiplin prajurit dapat semakin baik.

Turut hadir dalam kegiatan sertijab Danyonif 301/Pks kali ini, Bupati Sumedang, Muspida dan Muspika para Kasi Korem 062/Tn, para Dandim Jajaran Korem 062/Tn, para Dan/Kasatbalak Jajaran Korem 062/Tn, Kapolres Sumedang, para Ulama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan Tokoh Agama. (Pendam III/Slw/Rega)

Polwan Polda Jabar Gelar Bhakti Sosial Operasi Katarak

Bandung (Lawunews.Com)
Dalam rangka memperingati Hari Jadi Polwan ke-66 tahun 2014, Polwan Polda Jabar mengadakan bhakti sosial operasi katarak. Operasi katarak dilaksanakan di RS. Bhayangkara Losarang Indramayu bekerjasama dengan PT. Sidomuncul, Tbk. Jumlah pasien yang melaksanakan operasi katarak sebanyak 320 orang yang berasal dari keluarga besar anggota Polda Jabar dan jajaran Polres/Polrestabes. Hadir dalam kesempatan tersebut Kapolda Jabar Irjen Pol Dr Mochamad Iriawan, SH.,MM.,MH., Ibu Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Barat Ny. Novita Ariyanti Iriawan yang juga sebagai Ibu Asuh Polwan Polda Jabar serta para senior Polwan Polda Jabar.

Kapolda Jabar Irjen Pol Dr Mochamad Iriawan, SH.,MM.,MH., dalam sambutannya saat membuka bhakti sosial tersebut mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian kepolisian daerah jawa barat dalam mengimplementasikan kebijakan Kapolri sebagai sosok Polri yang dapat menjadi pelindung, pengayom, pelayan dan penolong masyarakat. Kegiatan ini diharapkan  akan membantu/meringankan beban ekonomi keluarga besar polda jabar pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.

Lebih lanjut Kapolda Jabar menyampaikan, katarak adalah penyakit kekeruhan pada lensa mata, yang dapat menyebabkan gangguan penglihatan. Sebagian besar katarak terjadi karena proses degeneratif atau bertambahnya usia seseorang, sehingga katarak kebanyakan muncul pada usia lanjut. Walaupun sebenarnya dapat diobati, katarak merupakan penyebab utama kebutaan di dunia. Sayangnya, seorang penderita katarak mungkin tidak menyadari telah mengalami gangguan katarak. Katarak terjadi secara perlahan-perlahan, sehingga penglihatan penderita terganggu secara berangsur. Umumnya katarak tumbuh sangat lambat dan tidak mempengaruhi daya penglihatan sejak awal, sehingga daya penglihatan baru terpengaruh setelah katarak berkembang sekitar 3-5 tahun. Karena itu, pasien katarak biasanya menyadari penyakitnya setelah memasuki stadium kritis.

Dalam kaitan ini, tentunya sebelum katarak tersebut terus berkembang dan menjadi kebutaan, maka solusi untuk menyembuhkan penyakit katarak secara medis umumnya dengan jalan operasi. Namun demikian, tentunya untuk melakukan operasi katarak ini, membutuhkan biaya yang tidak sedikit, sehingga untuk sebagian masyarakat enggan melakukan operasi katarak, karena faktor biaya.(Rusli/David)

Waka Polres Klungkung Kompol I Gusti Agung Dhana Aryawan, Intruksikan Jajarannya Tangkal ISIS

Klungkung (Lawunews.Com)
Menangkal masuknya paham ISIS ke Kabupaten Klungkung, jajaran Polres Klungkung harus mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat, untuk mencegah terjadinya paham radikal seperti Isis masuk ke Kabupaten Klungkung yang dapat merugikan keamanan masyarakat Klungkung. 

Hal tersebut diungkapkan Waka Polres Klungkung Kompol I Gusti Agung Dhana Aryawan pada saat mengambil apel pagi di Mapolres Klungkung, Senin, 29/9.

Dikatakan juga Petugas kepolisian harus selalu hadir di objek-objek keramaian masyarakat seperti pasar untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, juga dilakukan penebalan pengamanan untuk mengantisipasi terjadinya ancaman.

Waka Polres Klungkung Kompol I Gusti Agung Dhana Aryawan mengungkapkan,  untuk menangkal paham ISIS sangat perlu dilakukan agar tidak mempengaruhi masyarakat. Menurutnya, paham radikal tersebut dapat memecah belah kesatuan sehinga banyak ditentang dari berbagai Negara.

Waka Polres juga mengatakan pemberian pemahaman kepada masyarakat sangat perlu dilakukan agar paham ISIS tidak sampai menjadi pergerakan di Kabupaten Klungkung yang dapat merugikan keamanan masyarakat Klungkung.(Red)

Koprasi Warga Cimahi Mandiri Menggelar RAT Tepat Waktu

Cimahi (LawuPost)  Koperasi yang sehat dan baik adalah Koperasi yang mampu melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tepat waktu, dan Rap...