Thursday, November 14, 2013

PSGC Semakin Perkasa

CIAMIS (Lawunews.Com)
     Kesebelasan Persatuan Sepak Bola Galuh Ciamis (PSGC) mengalahkan Kamerun Selection Plus dengan skor tipis 1-0 (1-0) pada laga uji coba di Stadion Galuh, Kabupaten Ciamis, Senin (4/1) sore. Gol semata wayang "Laskar Galuh" dicetak Arif Budiman menit ke-37. Hasil ini disambut gembira kubu tuan rumah. Pelatih Kepala PSGC Heri Rafni Kotari didampingi Asisten Pelatih Edy Rosady mengatakan kemenangan tersebut menyempurnakan kemenangan serangkaian uji coba dengan tim-tim tangguh jelang Putaran III Divisi I Liga Indonesia 2013 serta kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2014. "Ini sekaligus memenuhi target PSGC mengalahkan tim yang diperkuat para pesepak bola profesional di Liga Super Indonesia," kata Heri, seusai laga. Sementara itu Pelatih Kepala Kamerun Selection Plus Na Francis Yonga didampingi Asisten Pelatih Darisman, mengaku kekalahan timnya merupakan pukulan karena tak menyangka bisa dikalahkan tim promosi Divisi Utama. "PSGC merupakan tim solid yang akan mampu bersaing di Divisi Utama, buktinya bisa mengalahkan kami. Gol PSGC tercipta berawal dari lini belakang kami yang melakukan kesalahan," ujar Yonga. Disinggung bila ada pemain timnya yang terpilih untuk direkrut PSGC, Yonga mengatakan dengan bangga akan mendukungnya. "Tentu hal ini menjadi kebanggaan tersendiri karena tujuan kami bermain sepak bola dengan tim-tim berkualitas seperti PSGC ini," tutur Yonga. Darisman menambahkan, PSGC merupakan tim solid dan fokus selama pertandingan. "Kalau dilihat lebih jeli PSGC tak mengendurkan permaian. Mereka terus menyerang, tak pernah bertahan meski telah me - nang," ungkap Darisman. 
      Diguyur hujan deras, tempo permainan cepat berlangsung sejak awal. Meski hujan, rumput lapangan tak tergenang air. Gol pertama PSGC yang dicetak Arif membuat Kamerun Selection Plus tersengat hingga bermain keras. Wasit mengeluarkan kartu merah bagi Eric Mabenda pada menit ke4a. Skuat tim tamu yang motori Herman Djumafo, Nyek Nyobe Clemens, Nana Onana, Naser Al Sebai kian agresif. Namun hingga babak pertama skor 1-0 untuk PSGC. Usai turun minum, PSGC yang bermain dihadapan sekitar 700 ribu pendukungnya kian meningkatkan intensitas serangan dimotori Yaris Riyadi, Budiawan, Didin Jahidin, dan Arif. Sedikitnya tiga peluang gol PSGC nyaris tercipta oleh Didin dan sayap kiri Yana Mulyana. Sebaliknya skuat Kamerun Selection hanya beberapa kali melakukan serangan balik yang nyaris berbuah gol. Hal itu karena rapatnya benteng pertahanan PSGC yang dikawal M. Basit, Dedeyan, dan Evan Varian. Hingga akhir laga skor 1-0. Sebelumnya juga Skuat Persatuan Sepak Bola Galuh Ciamis (PSGC) berhasil mempecundangi tim Bandung All Star dengan skor 2-1 (1-1) dalam pertandingan persahabatan yang digelar di stadion Galuh, Kabupaten Ciamis, Jumat (1/11) sore. Kemenangan tersebut disambut gembira pelatih dan ofisial PSGC. "Kami merasa puas dengan hasil pertandingan sore ini, namun demikian masih harus ada yang dibenahi," ujar Manajer PSGC H. Herdiat didampingi Asisten Manajer Aef Saefuloh, seusai pertandingan. Laga tersebut sekaligus menjadi ajang bagi pelatih dan manajemen PSGC untuk merekrut pemain baru. Setidaknya ada dua pemain Bandung All Star yang diincar. 
    Namun Herdiat menolak menyebutkan nama mereka. "Ada dua pemam dari tim lawan yang membuat jajaran pelatih dan manajemen PSGC tertarik, meski kami selektif untuk merekrut pemain baru," ujar Herdiat. Selain itu, hasil uji tanding ini memberikan gambaran kekuatan dan kelemahan bagi PSGC sehingga menjadi bahan evaluasi menghadapi Putaran III Divisi I Liga Indonesia 2013 Grup 17. Even untuk menentukan peringkat itu bakal digelar di stadion tersebut, 9-14 November mendatang. Selain PSGC, grup ini diikuti Villa 2000 Jakarta, Bintang Jaya Asahan, dan Kwarta Deli Serdang. Juara grup ini langsung beradu dalam partai final dengan juara Grup 18 yang juga diikuti empat klub, untuk menentukan posisi juara Divisi I. "Setelah Divisi I selesai, kami bersiap berlaga di Kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2014," ujar Herdiat. Sementara itu Manajer Bandung All Star, Rio FW, mengatakan kekalahan timnya murni merupakan keberhasilan PSGC karena PSGC menampilkan permainan bagus dan berkarakter. "Kami akui PSGC merupakan tim tangguh hingga mampu mengalahkan kami. Kami yakin PSGC akan mampu berbicara di Divisi Utama," ucap Rio. 
     Dari jalannya pertandingan, sejak paruh babak pertama kedua tim tampil agresif saling serang, terlebih intensitas serangan dari tim tamu yang sebagian besar dihuni pemain bintang yang berlaga di Liga Super Indonesia. Namun rapatnya pertahanan skuat PSGC membuat serangan Bandung All Star yang dimotori Eka Ramdani, Airlangga Sucipto, hingga Jajang Mulyana, mampu dipatahkan barisan pertahanan "Laskar Galuh" yakni Basid, Dedeyan, dan Diky Jong. Sebaliknya berawal dari serangan balik PSGC yang dibangun Didin Jahidin, Budiawan berhasil mencetak gol pada menit ke-25. Skor di 1-0 untuk PSGC. Tertinggal skor, Bandung All Star mencoba bangkit melancarkan serangan sehingga gol balasan tercipta lewat Airlangga setelah memberi umpan dari Eka. Skor 1-1 bertahan hingga turun minun. Paruh babak kedua PSGC kembali menguasai pertandingan. Pada menit ke-63 Alesandro Altobeli berhasil mencetak gol setelah mendapat umpan dari Yaris Riyadi. Skor 2-1 berlangsung hingga pertandingan usai. (Mamay/Dian/Persib).

No comments:

Koprasi Warga Cimahi Mandiri Menggelar RAT Tepat Waktu

Cimahi (LawuPost)  Koperasi yang sehat dan baik adalah Koperasi yang mampu melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tepat waktu, dan Rap...