Jalan Poros Tengah Pangandaran Sukabumi
Pangandaran (Lawunews.Com)
Wakil Kepala Badan Bidang Pembangunan, Badan Pembangunan Wilayah (BPW) Jawa Barat Bagian Selatan, Husin M. A1 Banjari mengatakan, bahwa pembangunan jalan Jawa Barat sudah dibahas di Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jawa Barat.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen untuk merealisasikan mega proyek jalan poros tengah yang menghubungkan Sukabumi hingga Pangandaran. Rute poros tengah tersebut melalui Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bandung, Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya hingga Kabupaten Pangandaran dengan panjang jalan lk. 420 km.
Jalan poros tengah itu hanya sebutan saja. Yang jelas, jalan tersebut akan menjadi akses al-ternatif dari Sukabumi hingga Pangandaran. Jalurnya melalui Sukabumi wilayah Padaherang, kemudian Caringin Nunggal, Waluran, Situ Hiang, Nagragsari. Lalu Jampang Kulon, Cimanggu, Kali Mender, Cidolog, Sagaranten,dan Cidadap.
Kemudian masuk ke wilayah Kabupaten Cianjur ke daerah Cijati, Tanggeng, Cibinong, dan Cikadu. Kemudian ke Kabupaten Bandung di Ciwidey, Pangalengan, dan Santosa.
Selanjutnya ke Kabupaten Garut di Pamulihan, Cikajang, Banjarwangi, dan Singajaya. Kemudian Kabupaten Tasikmalaya melalui Sodonghilir, Taraju, Karang Nunggal, Cikatomas dan Pancatengah hingga di Kabupaten Pangandaran.
Untuk merealisasikan jalan tadi, kondisi di lapangan masih banyak jalan yang rusak serta sempit sehingga perlu perbaikan dan pelebaran jalan. Dari data yang ada, kondisi jalan yang rusak di jalan poros tengah tersebut mencapai 251 km. Kendala lain terkait pelebaran jalan adalah mau tidak mau harus ada proses pembebasan lahan.
Dari kendala tersebut, Gubernur Jawa Barat, H. Ahmad Heryawan saat berkunjung ke Pangandaran, Rabu, (4/12.) menegaskan, jalan penghubung Sukabumi - Pangandaran optimistis terwujud. Apalagi kata dia, Pemprov Jabar telah mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat sebesar Rp 1 triliun. Ia berharap, dana bantuan tersebut terserap untuk mewujudkan jalan poros tengah tadi. "Untuk jalur Jabar Selatan, kita sudah mulai dilakukan perbaikan. Dan, itu bukan biaya yang kecil untuk memperbaikinya," kata Gubernur.
H. Ahmad Heryawan kembali menuturkan, anggaran yang Rp 1 triliun nantinya untuk perbaikan jalan yang rusak, seperti jalan yang berada di wilayah Kabupaten Sukabumi.
Selain jalan, ada juga di jalur poros tengah itu lima jembatan rusak, jalan amblas yang perlu penanganan dan perbaikan.
"Di Pangandaran pun masih ada jalan jelek, seperti di Padaherang yang saya lihat kemarin. Kini memang sedang dalam perbaikan. Dan, diharapkan segera selesai pengerjaannya pada bulan ini atau sesuai jadwal yang telah ditentukan," jelasnya.
Di tempat sama, Penjabat Bupati Kabupaten Pangandaran Endjang Naffandy mengatakan, kondisi jalan rusak di wilayah DOB Kabupaten Pangandaran masih cukup banyak. Seperti jalur Padaherang-Cimerak sepanjang 11, km, di Ciganjeng 5 km, Pangandaran-Cijulang tepatnya Cibenda hingga Kamplung empat kilometer. Serta Cimerak hingga perbatasan Tasikmalaya sepanjang dua kilometer.
"Semua jalan yang rusak statusnya jalan nasional. Dan saat ini sebagian sedang diperbaiki. Saya tekankan kepada pelaksana perbaikan jalan, agar selesai sesuai dengan jadwal yakni bulan Desember ini,"ujarnya. (Mamay/Dian)

No comments:
Post a Comment