Simalungun (Lawunews.Com)
Usai meninjau kegiatan bedah rumah, pelaksanaan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, selanjutnya KASAD Jenderal TNI Gatot Nurmantyo meresmikan relokasi tiga gedung Markas Komando Distrik Militer (Makodim) yaitu Makodim 0207/Simalungun, Makodim 0303/Bengkalis dan pembentukan Makodim 0320/Dumai di halaman Makodim 0207/Simalungun di Pamatang Raya.
Dalam kesempatan itu KASAD menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Simalungun. Meskipun terdiri dari berbagai suku, agam maupun golongan namun tidak pernah ada gesekan. Diharapkan kerukunan sufat kebersamaan dan gotong royong dapat tertular oleh parajurit yang ada di Kabupaten Simalungun.
Peresmian relokasi Makodim 0207/Simalungun, Makodim 0303/Bengkalis dan pembentukan Makodim 0320/Dumai, KASAD menyampaikan bahwa semuanya itu dilakukan TNI karena merespon aspirasi pemerintah daerah yang merupakan cerminan dari masyarakat yang menginginkan adanya relokasi dan pembentukan Kodim. Pemilihan pemusatan kegiatan berada di wilayah Kabupaten Simalungun, menurut KASAD karena daerah ini menghasilkan prajurit-prajurit TNI, seperti TB Silalahi, Sudi Silalahi, Luhut Panjaitan.
Dikesempatan ini tokoh masyarakat Jasarlim Purba, dalam sambutannyanya antara lain menyampaikan bahwa masyarakat siap mendukung dan bekerjasama dengan pemerintah pelaksanaan program pembangunan untuk kemajuan Kabupaten Simalungun.
Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM mengatakan bahwa melalui kegiatan karya bhakti TNI bekerjasama dengan pemerintah dan masyarakat telah melaksanakan kegiatan bedah rumah tidak layak huni sebanyak 200 unit dan 50% sudah dapat di huni oleh masyarakat, melakukan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yakni operasi bibir sumbing, operasi katarak dan peleyanan pengobatan lainnya.
Disamping itu, kata Bupati, melalui kerjasama TNI, pemerintah dan masyarakat telah membuka jalan menuju Medan yang sedang dikerjakan. Hal ini untuk mempersingkat jarak antara Kota Pamatang Raya dengan Kota Medan. Oleh karenanya diiharapkan kepada pemerintah provinsi untuk memberikan batuan peningkatan jalan tersebut.
Menyinggung dengan Makodim 0207 Simalungun yang dulunya berada di Kota Pematangsiantar, Bupati Simalungun mengatakan bahwa keberadaan Kodim di Kota Pamatang Raya adalah untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. “Dengan diresmikannya Makodim ini kami berharap akan memotivasi kecintaan masyarakat terhadap TNI, dan kelak gabung di kesatuan dan menjadi prajurit yang profesional," kata Bupati.
Pada saat peresmian relokasi dua Makodim dan Pembentukan satu Makodim, KASAD memberikan piagam penghargaan kepada Bupati Simalungun yang telah mendukung kegiatan TNI di Kabupaten Simalungun termasuk dalam peningkatan profesional anggota TNI AD dalam melaksanakan tugas bagi bangsa dan negara.
Peresmian tersebut dirangkai dengan kegiatan tarian adat, demonstrasi, pemberian penghargaan dan pelaksanaan bhakti sosial seperti khitan, operasi bibir sumbing, katarak, pengobatan gratis. Tampak dari dalam kesempatan itu, para petinggi TNI, Polri, pimpinan SKPD dari berbagai daerah di Sumut, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan ribuan masyarakat.(Parulian Dolok Saribu)
Dalam kesempatan itu KASAD menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Simalungun. Meskipun terdiri dari berbagai suku, agam maupun golongan namun tidak pernah ada gesekan. Diharapkan kerukunan sufat kebersamaan dan gotong royong dapat tertular oleh parajurit yang ada di Kabupaten Simalungun.
Peresmian relokasi Makodim 0207/Simalungun, Makodim 0303/Bengkalis dan pembentukan Makodim 0320/Dumai, KASAD menyampaikan bahwa semuanya itu dilakukan TNI karena merespon aspirasi pemerintah daerah yang merupakan cerminan dari masyarakat yang menginginkan adanya relokasi dan pembentukan Kodim. Pemilihan pemusatan kegiatan berada di wilayah Kabupaten Simalungun, menurut KASAD karena daerah ini menghasilkan prajurit-prajurit TNI, seperti TB Silalahi, Sudi Silalahi, Luhut Panjaitan.
Dikesempatan ini tokoh masyarakat Jasarlim Purba, dalam sambutannyanya antara lain menyampaikan bahwa masyarakat siap mendukung dan bekerjasama dengan pemerintah pelaksanaan program pembangunan untuk kemajuan Kabupaten Simalungun.
Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM mengatakan bahwa melalui kegiatan karya bhakti TNI bekerjasama dengan pemerintah dan masyarakat telah melaksanakan kegiatan bedah rumah tidak layak huni sebanyak 200 unit dan 50% sudah dapat di huni oleh masyarakat, melakukan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yakni operasi bibir sumbing, operasi katarak dan peleyanan pengobatan lainnya.
Disamping itu, kata Bupati, melalui kerjasama TNI, pemerintah dan masyarakat telah membuka jalan menuju Medan yang sedang dikerjakan. Hal ini untuk mempersingkat jarak antara Kota Pamatang Raya dengan Kota Medan. Oleh karenanya diiharapkan kepada pemerintah provinsi untuk memberikan batuan peningkatan jalan tersebut.
Menyinggung dengan Makodim 0207 Simalungun yang dulunya berada di Kota Pematangsiantar, Bupati Simalungun mengatakan bahwa keberadaan Kodim di Kota Pamatang Raya adalah untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. “Dengan diresmikannya Makodim ini kami berharap akan memotivasi kecintaan masyarakat terhadap TNI, dan kelak gabung di kesatuan dan menjadi prajurit yang profesional," kata Bupati.
Pada saat peresmian relokasi dua Makodim dan Pembentukan satu Makodim, KASAD memberikan piagam penghargaan kepada Bupati Simalungun yang telah mendukung kegiatan TNI di Kabupaten Simalungun termasuk dalam peningkatan profesional anggota TNI AD dalam melaksanakan tugas bagi bangsa dan negara.
Peresmian tersebut dirangkai dengan kegiatan tarian adat, demonstrasi, pemberian penghargaan dan pelaksanaan bhakti sosial seperti khitan, operasi bibir sumbing, katarak, pengobatan gratis. Tampak dari dalam kesempatan itu, para petinggi TNI, Polri, pimpinan SKPD dari berbagai daerah di Sumut, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan ribuan masyarakat.(Parulian Dolok Saribu)

No comments:
Post a Comment