Ciamis (Lawunews.Com)
Desa Janggala Kecamatan Cidolog hingga saat ini masih termasuk Desa tertinggal dalam segi pembangunannya, namun demikian desa yang terletak di wilayah Ciamis selatan ini mendapat kepercayaan untuk menjadi wakil dari Kabupaten Ciamis dalam ajang lomba program terpadu Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) Tingkat Provinsi Jawa Barat. Menurut Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Provinsi Jawa Barat, Nenny Kencana wati, ada tiga kelompok pedesaan yang dinilai pada program peningkatan peranan wanita ini. Tiga kelompok pedesaan tersebut adalah desa yang berada di wilayah pegunungan, perkotaan dan wilayah pantai. “Desa Janggala Kecamatan Cidolog termasuk desa yang berada di wilayah pegunungan. Desa ini akan bersaing dengan desa-desa lainnya yang berada di wilayah pegunungan lainnya di Jawa Barat,” ujar Nenny dalam acara verifikasi yang dilakukan tim evaluasi tingkat Jabar di Desa Janggala Kecamatan Cidolog, Selasa (14/10).Menurut Nenny, Program P2WKSS merupakan suatu program yang dilaksanakan dalam upaya menciptakan, meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan keluarga dan lingkungan sosial yang melibatkan seluruh masyarakat baik itu laki-laki, terlebih lagi perempuan. Hal yang paling diharapkan dari berjalannya program ini, kata Nenny, diantaranya meningkatkan kualitas sikap dan perilaku perempuan dalam mengembangkan potensinya untuk membina dan menumbuhkembangkan anak dan remaja.
Selain itu, tambahnya, harapan lainnya menurunkan anak kematian ibu hamil (AKI), angka kematian bayi, berat badan lahir rendah dan menurunkan kelahiran serta meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan keluarga hal ini dilakukan antara lain dalam upaya kesetaraan dan keadilan gender.Kepala Badan KBPMPD Kabupaten Ciamis Drs. H. Dondon Rudiana, M.Si menyambut baik atas kepercayaan yang diberikan kepada Desa Janggala Kecamatan Cidolog untuk mengikuti perlombaan program P2WKSS Tingkat Jawa Barat ini, hal ini tidak terlepas dari keinginan masyarakat desa Janggala terutama kaum perempuannya yang mempunyai keinginan kuat untuk mengejar ketinggalannya. Sebagaimana dimaklumi, kata H Dondon, Desa Janggala termasuk salah satu Desa yang masih tertinggal pembangunannya saat ini, baik pembangunan, ekonomi, pendidikan, kesehatan, maupun infrastruktur. Namun demikian Desa Janggala cukup potensial bila peran serta seluruh masyarakatnya terberdayakan dengan baik.
Bupati Ciamis H Iing Syam Arifin dalam sambutannya pada acara pelaksanaan evaluasi program terpadu P2WKSS Propinsi Jawa Barat mengatakan bahwa berbagai program dan kegiatan terus dilakukan pemerintah bersama masyarakat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyaakat dan penanggulangan kemiskinan, salah satunya melalui pelaksanaan program terpadu P2WKSS. Progam P2WKSS ini bertujuan untuk mewujudkan dan mengembangkan keluarga sehat, sejahtera dan bahagia termasuk perlindungan perempuan dan anak dengan meningkatkan kedudukan, peran kemampuan, kemandirian serta ketahanan mental dan spiritual kaum perempuan dalam rangka pembangunan masyarakat perdesaan dan perkotaan dengan perempuan sebagai penggeraknya.“Sejak mulai dicanangkan pada tahun 1979 program ini tercantum dalam program kerja di berbagai lembaga/kementerian yang menangani program peningkatan peranan wanita dalam pembangunan sesuai dengan bidang tugas dan fungsinya masing-masing serta peran aktif dari gerakan PKK dengan partisipasi berbagai potensi swadaya dan alasan lainnya. Di Kabupaten Ciamis Program P2WKSS dilaksanakan secara terpadu / terkoordinir dengan melibatkan seluruh SKPD / Organisasi yang ada mulai dari di tingkat Kabupaten Kecamatan sampai Desa, kata H. Iing.
Adapun kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan dalam mendukung pelaksanaan program terpadu P2WKSS tahun 2014, tandas H. Iing, di Desa Janggala Kecamatan Cidolog antara lain bidang umum, yang telah melakukan perbaikan sarana dan prasarana jalan baik jalan Kabupaten maupun jalan lingkungan.. Bidang pendidikan melalui program P2WKSS dikembangkan program Anak Usia Dini (PAUD), sosialisasi tentang KD ART Tracficking serta Undang-undang perkawinan. Bidang ekonomi dengan telah dilaksanakannya pembinaan dan pelatihan keterampilan berupa proses pengemasan industri makanan kecil seperti keripik pisang dan manisan pepaya disertai pemberian bantuan permodalan untuk kelompok perempuan kepala keluarga (Pekka). Dalam bidang kesehatan dengan dikembangkannya pelayanan kesehatan dasar melalui kegiatan Posyandu, BKB dan PHBS temasuk kesehatan lingkungan.
“Dalam pelaksanaan kegiatan terpadu P2WKSS ini telah dialokasikan rehabilitasi rumah untuk KK binaan sebanyak 1 rumah dari Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Ciamis, pemasangan listrik sebanyak 55 unit dari Propinsi Jawa Barat melalui program Jabar Caang, usulan perbaikan rumah bagi 20 KK binaan yang berasal dari BPMPD Propinsi dan Disdes sebanyak 24 unit dari Ciptakarya dan lainnya,” papar H. Iing. Menurutnya, meskipun perbaikan yang dilakukan masih sangat kecil jumlahnya mengingat terbatasnya anggaran di masing-masing SKPD diharapkan rehabilitasi rumah bagi rumah KK binaan yang belum terlaksana dapat terus berlanjut walaupun program terpadu P2WKSS telah berakhir. “Kami berharap semua yang telah dilakukan oleh masyarakat desa Janggala khususnya di Dusun Gandapura dan Cinangsi melalui program terpadu P2WKSS dapat terus dilanjutkan sebagai wujud kepedulian dan kesetiakawanan sosial masyarakat terhadap warga yang kurang mampu,” pungkas H. Iing. (Mamay)

No comments:
Post a Comment