Merauke (Lawunews.Com)
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Marsetio diangkat menjadi Dosen Tetap oleh Rektor Universitas Musamus Philipus Betaubun, S.T., M.T., disaksikan segenap Dosen dan seluruh mahasiswa Universitas Musamus, di gedung PKM Universitas Musamus, Jl Kamizaun Mopah Lama,
Merauke, Kamis (6/11/2014). Pengangkatan tersebut dilakukan sesaat setelah Kasal memberikan kuliah umum terhadap para mahasiswa Universitas Musamus, ditandai dengan pembacaan surat keputusan dan pemberian sertifikat oleh Rektor Universitas Musamus, yang tentu saja mendapat sambutan hangat dengan tepuk tangan meriah dari
seluruh dosen dan mahasiswa Universitas Musamus.
Pada kesempatan tersebut, di tempat yang sama dilakukan penandatanganan Piagam Kesepakatan Bersama (PKB) dan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara TNI Angkatan laut dengan Universitas Musamus. Penandatanganan PKB
tentang pemanfaatan sumber daya di bidang pendidikan, pelatihan, penelitian, pengkajian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat itu, dari TNI Angkatan Laut dilakukan langsung oleh Kasal, sedangkan dari pihak Universitas Musamus ditandatangani oleh Rektor Universitas Musamus Philipus Betaubun, S.T., M.T.
Sementara untuk penandatanganan PKS tentang pendidikan peningkatan kualitas sumber daya manusia itu, dari TNI Angkatan Laut dilakukan oleh Sekdisdikal Sekdisdikal Kolonel Laut (P) Prasetyo, S.Pi., M.Tr (Han), sedangkan dari Universitas Musamus ditandatangani oleh Wakil Rektor lll Universitas Musamus Dr. Maria V.I. Herdjiono, S.E., M.Si. Pada materi kuliahnya, Kasal mengajak kepada seluruh komponen bangsa untuk ikut terlibat dan bertanggungjawab terhadap upaya pelestarian sumber daya kelautan dan kedaulatan negara.
Menurut Kasal, meskipun dari total jumlah penduduk Indonesia, hanya 60% yang tinggal di wilayah pesisir, namun pada dasarnya seluruh masyarakat Indonesia merasakan, memanfaatkan dan menjadi pengguna kebutuhan-kebutuhan yang diperoleh dari sumber-sumber daya kelautan. Dengan demikian tanggung jawab bersama (Shared Responsibility) berlaku terhadap seluruh komponen bangsa dan lapisan masyarakat, baik yang tinggal di pesisir ataupun tidak.
Adapun komponen-komponen bangsa yang turut bertanggung jawab terhadap upaya pelestarian sumber daya kelautan, lanjut Kasal, meliputi beberapa elemen, antara lain: kalangan penyelenggara negara yang menjalankan fungsi eksekutif, legislatif, maupun yudikatif, kemudian dari kalangan Intelektual, kalangan profesional, serta dari kalangan penegak hukum.
Keterlibatan seluruh elemen masyarakat tersebut dalam upaya pelestarian sumber daya kelautan merupakan indikasi kemandirian bangsa. Dengan tanpa mengandalkan kekuatan ataupun pengaruh eksternal, maka teori dan persepsi kemandirian bangsa akan menjadi suatu kebenaran yang dapat diwujudkan. Namun bentuk keterlibatan masyarakat dalam upaya pelestarian sumber daya kelautan juga perlu diformulasikan agar mendapatkan arah dan pencapaian semaksimal mungkin, ujar Kasal.
Adapun bentuk peran masyarakat tersebut, kata Kasal, antara lain: peran aplikatif, peran kooperatif, peran koordinatif. peran edukatif, peran konsultatif, peran suportif, dan peran diseminatif. Tentunya ada lebih banyak lagi peran-peran yang dapat dilaksanakan oleh setiap elemen kemasyarakatan dalam mendukung upaya pelestarian sumber daya kelautan. Semua itu tergantung dari kreativitas secara individu maupun kelompok dalam berinisiatif dan menciptakan peran-perannya sendiri dalam kehidupan bermasyarakat, tambah Kasal. Seluruh rangkaian acara tersebut diakhiri dengan tukar menukar cindera mata antara Kasal Laksamana TNI Dr. Marsetio dengan Rektor Universitas Musamus Philipus Betaubun, S.T., M.T.
Turut hadir pada kesempatan tersebut antara lain: Aspers Kasal Laksda TNI Djoko Teguh Wahojo, S.H., M.M., Pangarmatim Laksda TNI S.M. Dorojatim, Waaspam Kasal Laksma TNI Teguh Prihantono, Kadisfaslanal Laksma TNI Lefrand Alanus Tuelah, Dan Lantamal Xl Brigjen TNI (Mar) Buyung Lalana, Sekdisdikal Kolonel Laut (P) Prasetyo, S.Pi., M.Tr (Han), Paban l Renstra Srenal Kolonel Laut (P) Nurhidayat, S.H., Paban lV Progar Srenal Kolonel Laut (S) Djoko Erwan P., M.Tr (Han), Koorsmin Kasal Kolonel Laut (P) Erwin S. Aldedharma, Bungkol Kasal Mayor Mar Oktabaran, serta para pejabat terkait lainnya.(Dispenal/Red)
Merauke, Kamis (6/11/2014). Pengangkatan tersebut dilakukan sesaat setelah Kasal memberikan kuliah umum terhadap para mahasiswa Universitas Musamus, ditandai dengan pembacaan surat keputusan dan pemberian sertifikat oleh Rektor Universitas Musamus, yang tentu saja mendapat sambutan hangat dengan tepuk tangan meriah dari
seluruh dosen dan mahasiswa Universitas Musamus.Pada kesempatan tersebut, di tempat yang sama dilakukan penandatanganan Piagam Kesepakatan Bersama (PKB) dan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara TNI Angkatan laut dengan Universitas Musamus. Penandatanganan PKB
tentang pemanfaatan sumber daya di bidang pendidikan, pelatihan, penelitian, pengkajian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat itu, dari TNI Angkatan Laut dilakukan langsung oleh Kasal, sedangkan dari pihak Universitas Musamus ditandatangani oleh Rektor Universitas Musamus Philipus Betaubun, S.T., M.T.
Sementara untuk penandatanganan PKS tentang pendidikan peningkatan kualitas sumber daya manusia itu, dari TNI Angkatan Laut dilakukan oleh Sekdisdikal Sekdisdikal Kolonel Laut (P) Prasetyo, S.Pi., M.Tr (Han), sedangkan dari Universitas Musamus ditandatangani oleh Wakil Rektor lll Universitas Musamus Dr. Maria V.I. Herdjiono, S.E., M.Si. Pada materi kuliahnya, Kasal mengajak kepada seluruh komponen bangsa untuk ikut terlibat dan bertanggungjawab terhadap upaya pelestarian sumber daya kelautan dan kedaulatan negara.Menurut Kasal, meskipun dari total jumlah penduduk Indonesia, hanya 60% yang tinggal di wilayah pesisir, namun pada dasarnya seluruh masyarakat Indonesia merasakan, memanfaatkan dan menjadi pengguna kebutuhan-kebutuhan yang diperoleh dari sumber-sumber daya kelautan. Dengan demikian tanggung jawab bersama (Shared Responsibility) berlaku terhadap seluruh komponen bangsa dan lapisan masyarakat, baik yang tinggal di pesisir ataupun tidak.
Adapun komponen-komponen bangsa yang turut bertanggung jawab terhadap upaya pelestarian sumber daya kelautan, lanjut Kasal, meliputi beberapa elemen, antara lain: kalangan penyelenggara negara yang menjalankan fungsi eksekutif, legislatif, maupun yudikatif, kemudian dari kalangan Intelektual, kalangan profesional, serta dari kalangan penegak hukum.
Keterlibatan seluruh elemen masyarakat tersebut dalam upaya pelestarian sumber daya kelautan merupakan indikasi kemandirian bangsa. Dengan tanpa mengandalkan kekuatan ataupun pengaruh eksternal, maka teori dan persepsi kemandirian bangsa akan menjadi suatu kebenaran yang dapat diwujudkan. Namun bentuk keterlibatan masyarakat dalam upaya pelestarian sumber daya kelautan juga perlu diformulasikan agar mendapatkan arah dan pencapaian semaksimal mungkin, ujar Kasal.
Adapun bentuk peran masyarakat tersebut, kata Kasal, antara lain: peran aplikatif, peran kooperatif, peran koordinatif. peran edukatif, peran konsultatif, peran suportif, dan peran diseminatif. Tentunya ada lebih banyak lagi peran-peran yang dapat dilaksanakan oleh setiap elemen kemasyarakatan dalam mendukung upaya pelestarian sumber daya kelautan. Semua itu tergantung dari kreativitas secara individu maupun kelompok dalam berinisiatif dan menciptakan peran-perannya sendiri dalam kehidupan bermasyarakat, tambah Kasal. Seluruh rangkaian acara tersebut diakhiri dengan tukar menukar cindera mata antara Kasal Laksamana TNI Dr. Marsetio dengan Rektor Universitas Musamus Philipus Betaubun, S.T., M.T.
Turut hadir pada kesempatan tersebut antara lain: Aspers Kasal Laksda TNI Djoko Teguh Wahojo, S.H., M.M., Pangarmatim Laksda TNI S.M. Dorojatim, Waaspam Kasal Laksma TNI Teguh Prihantono, Kadisfaslanal Laksma TNI Lefrand Alanus Tuelah, Dan Lantamal Xl Brigjen TNI (Mar) Buyung Lalana, Sekdisdikal Kolonel Laut (P) Prasetyo, S.Pi., M.Tr (Han), Paban l Renstra Srenal Kolonel Laut (P) Nurhidayat, S.H., Paban lV Progar Srenal Kolonel Laut (S) Djoko Erwan P., M.Tr (Han), Koorsmin Kasal Kolonel Laut (P) Erwin S. Aldedharma, Bungkol Kasal Mayor Mar Oktabaran, serta para pejabat terkait lainnya.(Dispenal/Red)

No comments:
Post a Comment