Bandung (Lawunews.Com)
Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Dedi Kusnadi Thamim mengatakan bahwa kondisi perkembangan situasi tugas saat ini sangat dinamis, maka seluruh prajurit harus memiliki kualitas profesionalisme dan kesiapsiagaan yang tinggi. Dengan demikian, satuan akan berada pada kondisi siap gerak, apabila sewaktu-waktu diperlukan.

Dengan telah diikutinya Latihan Pemantapan Raider selama 8 hari terhitung mulai dari tanggal 11 November 2014 lalu, Batalyon Infanteri 300/RBK siap menghadapi segala kemungkinan yang mengancam tegaknya NKRI.
“Setelah mengikuti latihan ini para peserta diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang di dapat dengan baik, sehingga masyarakat akan menilai bahwa kita memiliki komitmen yang tinggi dalam menghadapi ancaman, khususnya dalam rangka men-jaga tetap tegaknya negara kesatuan republik indonesia (nkri)” kata Pangdam III/Siliwangi saat pimpin upacara penutupan Latihan Pemantapan Raider Yonif 300/RBK, di Lapangan Gasibu jalan Diponegoro Bandung, Rabu (19/11/2014).
Pelatihan yang diikuti sebanyak 513 prajurit tersebut telah menyelesaikan beberapa macam materi latihan diantaranya seperti Drill Kontak, Infiltrasi, Exfiltrasi, Ralasuntai dan Penanggulangan teroris di pesawat. Pangdam berharap dari latihan pemantapan raider ini sekaligus juga menjadi salah satu tolok ukur sejauh mana tingkat kesiapan satuan dalam menghadapi tantangan tugas yang sewaktu-waktu dibebankan oleh komando atas.
Diakhir amanatnya Pangdam III/siliwangi mengucapkan terimakasih pada semua pihak yang telah ikut mendukung terlaksananya latihan pemantapan raider yonif 300/rbk tahun 2014.


No comments:
Post a Comment