Bandung (Lawunews.Com)
Kapolda Jabar Irjen Pol Dr Mochamad Iriawan, SH.,MM.,MH., Jum’at (14/11/2014) memimpin upacara Hari Ulang Tahun Korp Brimob Polri ke-69 tahun 2014 di Mako Sat Brimob Polda Jabar Cikeruh Kab. Sumedang. Hadir dalam kesempatan tersebut unsur dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Provinsi Jawa Barat, Wakapolda Jabar Brigjen Pol Drs Mochamad Taufik, MH., para pejabat utama Polda Jabar, dan undangan lainnya.Kapolri Jenderal Polisi Drs Sutarman dalam amanatnya yang disampaikan Kapolda Jabar Irjen Pol Dr Mochamad Iriawan, SH.,MM.,MH., menyampaikan, dalam kurun waktu pengabdian selama 69 tahun Korps Brimob Polri telah mengalami transformasi ke arah kemajuan yang demikian pesat. Berbagai modernisasi peralatan disertai peningkatan kecanggihan teknologi telah membawa pengaruh signifikan bagi keberhasilan pelaksanaan tugas Brimob. Kapolri menilai, Korps Brimob Polri telah mampu menunjukkan performa terbaik dalam menangani berbagai bentuk gangguan keamanan, di antaranya terorisme, kejahatan transnasional, ancaman bom dan bahan peledak, unjuk rasa anarkis, pengamanan daerah konflik serta kesuksesan tugasnya dalam pemeliharaan perdamaian dunia di bawah misi Perserikatan Bangsa - Bangsa.
Demikian pula capaian keberhasilan dalam penyelenggaraan Pemilu 2014 yang baru saja dilaksanakan, juga tidak terlepas dari peran seluruh personel Korps Brimob. Dengan segenap pengorbanan jiwa dan raga serta kerja keras, bersama fungsi kepolisian lainnya didukung stakeholders terkait, Korps Brimob Polri telah mampu mengamankan seluruh tahapan Pemilu 2014 sehingga berlangsung aman, tertib, berkualitas dan demokratis. Ke depan, tantangan tugas yang akan dihadapi tidaklah ringan. Berbagai jenis kejahatan muncul dengan beragam modus operandi yang semakin canggih, sebagai akibat dari pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, informasi dan komunikasi, serta tidak terbendungnya arus globalisasi yang mengalir masuk ke dalam seluruh aspek kehidupan sosial, baik pada tataran dunia internasional, regional, maupun nasional. Di sisi lain, masyarakat yang semakin cerdas dan kritis saat ini, menaruh harapan yang tinggi agar Polri bekerja secara lebih profesional, tidak hanya sekedar melakukan penegakan hukum, namun menuntut Polri untuk lebih mengedepankan berbagai upaya pencegahan. Kondisi tersebut saya harapkan benar - benar kita pahami bersama, agar tercipta kesatuan langkah dan satu tujuan, guna melakukan upaya-upaya kepolisian terpadu dalam rangka mewujudkan rasa aman masyarakat, terutama dalam menjalankan aktivitas kehidupannya sehari-hari. Keamanan dalam negeri yang mantap mutlak diperlukan, terlebih dalam upaya mendukung secara penuh pemerintahan baru dengan berbagai kebijakan dan programnya, agar keberlanjutan arah dan gerak roda pembangunan nasional dapat berjalan optimal demi terwujudnya masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera sebagaimana yang kita cita-citakan.
Kapolri Jenderal Polisi Drs Sutarman menekankan kepada Korps Brimob Polri, untuk memahami tugas dan peran tersebut secara mendalam, dengan fokus melaksanakan tugas pokoknya secara lebih baik, yang diarahkan pada penanggulangan gangguan Kamtibmas berintensitas tinggi. Tingkatkan secara terus menerus 7 (tujuh) kemampuan Brimob Polri, yaitu Penanggulangan Huru Hara (PHH), Penjinakan Bom (Jibom), Perlawanan terhadap teror (Wanteror), Search and Rescue (SAR) Brimob, Resintelmob, Kimia, Biologi dan Radioaktif (KBR) serta Ketangkasan Lapangan Brigade Mobil (KLBM), sehingga secara simultan dapat mendukung pelaksanaan fungsi kepolisian lainnya dalam menjaga kondusivitas Kamtibmas. Peningkatan kemampuan Brimob Polri ini, memerlukan sumber daya manusia berkualitas, yang memiliki keterampilan memadai. Untuk itu, laksanakan latihan secara intensif, agar kemampuan satuan tetap terpelihara, bangun keahlian perorangan serta kuasai peralatan khusus yang dimiliki dan manfaatkan penggunaan sarana prasarana yang ada secara maksimal, sehingga Korps Brimob Polri akan semakin mampu menjadi kekuatan pemukul yang tangguh dan dapat diandalkan.
Demikian pula capaian keberhasilan dalam penyelenggaraan Pemilu 2014 yang baru saja dilaksanakan, juga tidak terlepas dari peran seluruh personel Korps Brimob. Dengan segenap pengorbanan jiwa dan raga serta kerja keras, bersama fungsi kepolisian lainnya didukung stakeholders terkait, Korps Brimob Polri telah mampu mengamankan seluruh tahapan Pemilu 2014 sehingga berlangsung aman, tertib, berkualitas dan demokratis. Ke depan, tantangan tugas yang akan dihadapi tidaklah ringan. Berbagai jenis kejahatan muncul dengan beragam modus operandi yang semakin canggih, sebagai akibat dari pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, informasi dan komunikasi, serta tidak terbendungnya arus globalisasi yang mengalir masuk ke dalam seluruh aspek kehidupan sosial, baik pada tataran dunia internasional, regional, maupun nasional. Di sisi lain, masyarakat yang semakin cerdas dan kritis saat ini, menaruh harapan yang tinggi agar Polri bekerja secara lebih profesional, tidak hanya sekedar melakukan penegakan hukum, namun menuntut Polri untuk lebih mengedepankan berbagai upaya pencegahan. Kondisi tersebut saya harapkan benar - benar kita pahami bersama, agar tercipta kesatuan langkah dan satu tujuan, guna melakukan upaya-upaya kepolisian terpadu dalam rangka mewujudkan rasa aman masyarakat, terutama dalam menjalankan aktivitas kehidupannya sehari-hari. Keamanan dalam negeri yang mantap mutlak diperlukan, terlebih dalam upaya mendukung secara penuh pemerintahan baru dengan berbagai kebijakan dan programnya, agar keberlanjutan arah dan gerak roda pembangunan nasional dapat berjalan optimal demi terwujudnya masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera sebagaimana yang kita cita-citakan.
Kapolri Jenderal Polisi Drs Sutarman menekankan kepada Korps Brimob Polri, untuk memahami tugas dan peran tersebut secara mendalam, dengan fokus melaksanakan tugas pokoknya secara lebih baik, yang diarahkan pada penanggulangan gangguan Kamtibmas berintensitas tinggi. Tingkatkan secara terus menerus 7 (tujuh) kemampuan Brimob Polri, yaitu Penanggulangan Huru Hara (PHH), Penjinakan Bom (Jibom), Perlawanan terhadap teror (Wanteror), Search and Rescue (SAR) Brimob, Resintelmob, Kimia, Biologi dan Radioaktif (KBR) serta Ketangkasan Lapangan Brigade Mobil (KLBM), sehingga secara simultan dapat mendukung pelaksanaan fungsi kepolisian lainnya dalam menjaga kondusivitas Kamtibmas. Peningkatan kemampuan Brimob Polri ini, memerlukan sumber daya manusia berkualitas, yang memiliki keterampilan memadai. Untuk itu, laksanakan latihan secara intensif, agar kemampuan satuan tetap terpelihara, bangun keahlian perorangan serta kuasai peralatan khusus yang dimiliki dan manfaatkan penggunaan sarana prasarana yang ada secara maksimal, sehingga Korps Brimob Polri akan semakin mampu menjadi kekuatan pemukul yang tangguh dan dapat diandalkan.
Dalam pelaksanaannya, para pemimpin pada semua strata diharapkan dapat menjalankan perannya secara efektif, melalui penerapan seluruh sistem manajerial, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan, baik pada bidang operasional maupun pembinaan. Selain itu, para pemimpin juga diharapkan dapat memberikan keteladanan, serta mampu menggelorakan moril dan semangat seluruh anggotanya, untuk selalu siap diterjunkan pada berbagai penugasan. Berikan arahan dan petunjuk yang jelas dan mudah dipahami, agar setiap tugas yang diemban dapat berjalan baik serta mencapai hasil sesuai yang diharapkan. Namun demikian, sepenuhnya disadari, bahwa Korps Brimob Polri tidak dapat bekerja sendiri. Diperlukan berbagai dukungan dan kerja sama dari pengemban fungsi kepolisian lainnya, stakeholders dan seluruh elemen masyarakat, untuk secara bersama – sama mengerahkan seluruh potensi yang dimiliki, sehingga kamdagri yang kondusif dapat senantiasa terpelihara. Kapolri menilai tema yang diangkat pada peringatan Hari Ulang Tahun Korps Brimob Polri tahun ini sangatlah tepat, yaitu “Korbrimob Polri Siap Melaksanakan Sinergitas Polisional Proaktif Dalam Rangka Menanggulangi Gangguan Kamtibmas Berkadar Tinggi Guna Terpeliharanya Kamdagri Yang Kondusif”. Tema tersebut, jelas Kapolri merupakan visualisasi semangat, disertai jiwa pengabdian yang mendalam dengan penuh keikhlasan dalam pelaksanaan tugas Korps Brimob Polri, untuk secara bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat, menghadapi setiap dimensi tantangan tugas saat ini maupun di masa akan datang.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga menyampaikan, bahwa berdasarkan Keputusan Kapolri Nomor : Kep/781/IX/2014 tanggal 30 September 2014, penggunaan Pakaian Dinas Lapangan (PDL) bermotif loreng yang baru, secara resmi diberlakukan. Hal ini dilaksanakan dalam rangka mempertahankan nilai – nilai historis dan kesakralan PDL loreng Brimob, termasuk pemanfaatannya yang dinilaiefektif mendorong pelaksanaan tugas pada situasi tertentu, khususnya menghadapi gangguan kamtibmas berkadar tinggi yang secara spesifik dapat terjadi di wilayah hutan dan pegunungan. Kebijakan penggunaan PDL loreng Brimob ini diharapkan dapat semakin meningkatkan soliditas Korps Brimob Polri sebagai bagian integral dari Kepolisian Negara Republik Indonesia.(Red)
Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga menyampaikan, bahwa berdasarkan Keputusan Kapolri Nomor : Kep/781/IX/2014 tanggal 30 September 2014, penggunaan Pakaian Dinas Lapangan (PDL) bermotif loreng yang baru, secara resmi diberlakukan. Hal ini dilaksanakan dalam rangka mempertahankan nilai – nilai historis dan kesakralan PDL loreng Brimob, termasuk pemanfaatannya yang dinilaiefektif mendorong pelaksanaan tugas pada situasi tertentu, khususnya menghadapi gangguan kamtibmas berkadar tinggi yang secara spesifik dapat terjadi di wilayah hutan dan pegunungan. Kebijakan penggunaan PDL loreng Brimob ini diharapkan dapat semakin meningkatkan soliditas Korps Brimob Polri sebagai bagian integral dari Kepolisian Negara Republik Indonesia.(Red)

No comments:
Post a Comment