Kuningan (Lawunews.Com)
Pagi itu, hari Sabtu, sekolah tampak lengang, sunyi senyap. Namun, ada yang beda dari sekolah pada umumnya. Karena sekolah tersebut membiasakan diri untuk menerapkan budaya baca di sekolah.

“Perubahan ini penting agar sekolah bisa merasakan perbedaan pola – pola cara untuk meningkatkan kecerdasan siswa, semua terlibat aktif, baik guru maupun siswanya, bahkan karyawannya,” ujar Tata Pujiati, Kepala Sekolah MI Cokroaminoto. Ia juga menyampaikan, “Kita sangat apresiasi perubahan ini, khususnya budaya membaca di MI Cokroaminoto sebagai wujud mengimplementasikan Kurikulum 2013 dalam rangka memperkuat pendidikan dasar.
Oleh sebab itu, kehadiran program USAID PRIORITAS sangat tepat waktu dan tepat sasaran, membantu kami memperkuat pendidikan dasar, khususnya dalam hal budaya baca di sekolah.” Ujar Tata.
Budaya membaca di MI Cokroaminoto diterapkan sebagai bentuk implementasi program USAID PRIORITAS. ”kami sangat senang didorong untuk maju, setelah kami study banding, kami menerapkan budaya baca di sekolah kami yang diselenggarakan setiap hari sabtu," Ujarnya.
“Setelah berjalan kurang lebih 2 bulan program budaya membaca, Siswa – siswi MI Cokroaminoto banyak yang ketagihan membaca, sehingga kami membuat sudut baca di setiap kelas,” tambahnya .
Nunung Pujawati, guru MI Cokroaminoto juga menambahkan bahwa pihaknya mendukung penuh arahan Ibu Kepala Madrasah . “kami mendukung penuh arahan Ibu Kepala Madrasah sebagi wujud budaya baca untuk mencerdaskan anak bangsa, khususnya di Kabupaten Kuningan,” ungkap Nunung.
Sekolah yang terletak di Jalan Djuanda Kuningan ini menjadi mitra Program USAID PRIORITAS, salah satunya memang menerapkan program budaya membaca, karena dengan membaca, selain memberikan pengetahuan bagi siswa, juga bermanfaat bagi siswa untuk mengasah keterampilan menulis.
Sekolah yang terletak di Jalan Djuanda Kuningan ini menjadi mitra Program USAID PRIORITAS, salah satunya memang menerapkan program budaya membaca, karena dengan membaca, selain memberikan pengetahuan bagi siswa, juga bermanfaat bagi siswa untuk mengasah keterampilan menulis.
Sementara itu koordinator USAID PRIORITAS Kab. Kuningan Ahmad Syaiful Bahri mengatakan, kegiatan membaca ini mendorong siswa untuk aktif menulis, membaca dan menulis itu satu kesatuan, semakin banyak kita membaca, semakin banyak tabungan yang bisa kita tulis.
“kami apresiasi sekolah MI Cokroaminoto bisa menerapkan budaya membaca di sekolah secara serentak dan sudah ada pojok baca di setiap kelas.” Ujarnya (Red)

No comments:
Post a Comment