Tuesday, October 7, 2014

Gelar Pasukan Pengamanan BDF di Bali

Satgaspen BDF (Lawunews.Com)
Kepala Staf Kodam (Kasdam) IX/Udayana, Brigadir Jenderal TNI Ruslian Hariadi didampingi Waka Polda Bali, memimpin apel gelar pasukan pengamanan Bali Democracy Forum (BDF) VII tahun 2014 yang diikuti seluruh anggota baik dari personel TNI AD, TNI AL dan TNI AU, Paspampres, Kepolisian serta unsur pengamanan tradisional seperti Pecalang (Satuan Pengamanan Adat) Bali yang terlibat dalam pengamanan, di lapangan Puputan Niti Mandala Renon Denpasar Bali, Senin (6/10/2014).
 
Kasdam IX/Udayana mewakili Pangdam IX/Udayana, Mayor Jenderal TNI Torry Djohar Banguntoro selaku Pangkoopspam VVIP dalam amanat tertulis menyampaikan bahwa, BDF yang dilaksanakan setiap tahun di Bali merupakan pertemuan tingkat Menteri Luar Negeri di kawasan Asia Pasifik yang membahas peluang kerjasama pembangunan politik dan demokrasi.
 
Pelaksanaan BDF VII yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari tanggal 10-11 Oktober 2014 mengangkat tema “ Evolving Regional Democratic Architecture: The Dynamic of Political Development, Socio Economic Progress and Public Participation in The Democratic Process.” Tema tersebut memberikan inspirasi bagi Bangsa Indonesia dalam proses pembangunan demokrasi.
 
Indonesia secara berturut-turut sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan BDF, hal ini merupakan kehormatan sekaligus kepercayaan yang diberikan oleh negara-negara di Asia Pasifik. Oleh karena itu kehormatan dan kepercayaan tersebut harus dijunjung tinggi dengan cara berbuat semaksimal mungkin agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dalam suasana aman dan kondusif.
 
Selanjutnya Pangdam juga menegaskan bahwa tugas pokok yang dilaksanakan adalah melaksanakan operasi pengamanan VVIP baik Presiden, Wakil Presiden dan tamu negara setingkat Kepala Negara atau Kepala Pemerintahan serta para delegasi yang menghadiri kegiatan BDF. Apel gelar pasukan ini menjadi penting untuk mengecek kesiapan pasukan pengamanan dan sejumlah peralatan baik  perorangan maupun satuan sesuai Prosedur Tetap (Protap) pengamanan VVIP sehingga dalam pelaksanaannya tidak terjadi tumpang tindih maupun salah prosedur.
 
Sistem pengamanan BDF tahun 2014 dilaksanakan secara proporsional pada tingkat pengamanan tertinggi. Selain itu, konsep pengamanan TNI dilaksanakan sesuai prosedur yaitu pengamanan yang prima dan nyaman dalam artian digelar secara profesional dan proporsional. Seluruh prosedur telah disiapkan dengan matang termasuk pengamanan wilayah bandara yang telah memiliki mekanisme pengamanannya serta pengamanan wilayah laut di sekitar Bali.  
 
Demi kelancaran selama pelaksanaan pengamanan BDF VII di Bali, Kasdam IX Udayana menghimbau kepada warga masyarakat Bali khususnya di wilayah Bandara Ngurah Rai dan sekitarnya agar tidak bermain layang-layang apapun jenisnya. Hal ini bertujuan agar tidak mengganggu lalu lintas penerbangan, baik pada saat pesawat tiba maupun meninggalkan Bandara Ngurah Rai.
 
Authentikasi : Dansatgaspen BDF, Letkol Laut (KH) Mugiyono

Peringatan HUT TNI Ke-69 Polres Klungkung Bawa Tumpeng Ke Kodim 1610 KLK

Klungkung (Lawunews.Com)
Peringatan Hari jadi Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-69, 5 oktober 2014, Polres Klungkung diwakili  Kabag Ren Kompol. Nyoman Susila SH dan Kabag Sumda Kompol Nyoman Mustika serta para Perwira Staf, membawa bingkisan berupa tumpeng ke Kodim 1610 Klungkung diterima Kasdim Mayor Infantri Eka Paskah bersama seluruh staf, Senin, 6/10.

Pada kesempatan yang berbahagia tersebut Kabag Ren, Kabag Sumda dan
seluruh perwira memberikan ucapan selamat ulang tahun bagi personil TNI yang bertugas di Kodim 1610 Klungkung dan jajarannya.

Kabag Ren pada saat penyerahan bingkisan tumpeng mengatakan, pemberian tumpeng ini  jangan dilihat dari nilainya, namun mempunyai makna bahwa jalinan
kerjasama yang telah terjalin selama ini kita pupuk terus, sehingga apa yang diharapkan masyarakat tentang keamanan Klungkung dapat kita laksanakan bersama-sama.

Pada kesempatan tersebut Kasdim 1610 Klungkung menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran Polres Klungkung, atas perhatian dan atensinya kepada jajaran Kodim 1610 Klungkung, terlebih di hari yang bahagia ini, seluruh jajaran TNI memperingati hari jadinya yang ke- 69. 
 
Selain itu juga  momen ini akan dijadikan  tonggak jalinan kerjasama yang sudah terjalin baik selama ini antara Polri dan TNI di Kabupaten Klungkung. (Red)

Monday, October 6, 2014

Panglima TNI Larang Beri Pernyataan Hasil Investigasi Kasus Batam

Puspen TNI (Lawunews.Com)
Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko memberikan pernyataan secara tegas kembali bahwa tidak ada pihak yang memberikan pernyataan terkait hasil tim investigasi kasus tertembaknya empat anggota TNI dari Batalyon Yonif 134 Tuah Sakti oleh oknum anggota Brimob Polda Kepulauan Riau (Kepri) pada tanggal 21 September 2014 di kawasan Tembesi, Batu Aji, Batam yang lalu.
 
Menurut Jenderal TNI Dr. Moeldoko bahwa perkembangan kasus bentrokan antar oknum TNI-Polri di Batam saat ini telah menjadi wewenang tim investigasi. "Dari awal saya sudah bersepakat dengan Kapolri agar tidak ada yang beri statement tentang hasil investigasi. Jika ada yang beri statement,  itu akan mengganggu objektivitas investigasi," kata Jenderal TNI Dr. Moeldoko, menanggapi pertanyaan salah satu wartawan saat jumpa pers gladi bersih Peringatan ke-69 Hari TNI di Markas Koarmatim, Dermaga Ujung, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (4/10/2014).
 
Panglima TNI mengingatkan, agar semua pihak tidak memberikan keterangan terlebih dahulu soal kasus bentrokan tersebut.  Perkembangan kasus ini telah menjadi wewenang tim investigasi. "Dari awal saya sudah bersepakat dengan Kapolri agar tidak ada yang memberikan statement tentang hasil investigasi. Jika ada yang memberikan statement itu akan mengganggu obyektivitas investigasi," kata Jenderal TNI Dr. Moeldoko.  
 
Menurut Panglima TNI, himbauan ini untuk memastikan tidak ada kesan intervensi TNI terhadap hasil penyelidikan yang tengah berlangsung.  Panglima menegaskan pasca terbentuknya Tim Investigasi Gabungan, maka segala sesuatu yang terkait hasil temuan akan diserahkan sepenuhnya kepada tim.
 
"Saya saja sebagai  Panglima TNI tidak mau komentar macam-macam. Makanya yang lain jangan macam-macam," tambah Jenderal TNI Dr. Moeldoko dengan tegas. Sikap TNI dan Polri akan obyektif menyikapi kasus yang bermula dari operasi penggerebekan tempat penimbunan BBM ilegal tersebut.
 
Selanjutnya Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Fuad Basya secara terpisah mengatakan bahwa Tim Investigasi Gabungan TNI-Polri diketuai oleh Pasuspom TNI Mayjen TNI Maliki Mift, S.I.P., M.H. dan sebagai Wakil Ketua ditunjuk Brigadir Jenderal Pol Drs Fahrizal, S.H., M. Hum. Tim inilah yang berhak untuk memberikan keterangan hasil investigasi atas kasus tersebut.
 
Panglima TNI berjanji bahwa hasil investigasi insiden di Batam akan diumumkan setelah puncak peringatan HUT TNI tanggal 7 Oktober 2014 yang akan datang.  "Kalau ada anggota nakal, kita umumkan nakal, dan akan kita beri sanksi disiplin," tegas Jenderal TNI Moeldoko.
 
Sementara itu, Kapuspen TNI menegaskan bahwa apabila ada pejabat TNI yang memberikan keterangan terkait dengan hasil Tim Investigasi terhadap kasus bentrokan anggota TNI-Polri, maka yang bersangkutan telah melawan perintah atasan atau keputusan pimpinan, hal ini sudah insubordinasi. “Bila insubordinasi tersebut dilakukan oleh anggota TNI maka hukumannya tembak kepalanya”, ujar Kapuspen TNI serius.
 
TNI tetap  mengutamakan kepentingan organisasi dengan tidak melindungi setiap anggotanya yang salah. Hal ini penting demi kebaikan organisasi dan adanya efek jera dan soliditas antar satuan ke depan. Kapuspen juga menghimbau kepada semua pihak agar bersabar. Yakinlah bahwa  Tim Investigasi telah bekerja secara obyektif untuk mencari pihak mana yang salah, harus diberi sanksi demi adanya rasa keadilan sehingga semua harus berjalan di atas koridor hukum yang benar.
 
Authentikasi : Kapuspen TNI, Mayjen TNI M. Fuad Basya

H. Abubakar : Idul Adha Jadikan Momentum Tingkatkan Kualitas SDM

Ngamprah (Lawunews.Com)
Selain sebagai pelajaran moral untuk mengunggah kesadaran dansolidaritas kemanusiaan terhadap sesama, Bupati Bandung Barat, H. Abubakar berharap momentum Hari Raya Idul Adha 1435 H/ 2014 bisa dijadikan sebagai tolak ukur meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan generasi Cerdas, Rasional, Maju, Agamis dan Sehat (CERMAT).

Guna mewujudkan hal tersebut, Pemerintah Kab. Bandung Barat telah berupaya dan akan terus mendorong  peningkatan pembangunan di bidang keagamaan dengan tetap mempertimbangkan ketersediaan anggaran melalui peningkatan sarana prasarana keagamaan.

“Saya berharap melalui momentum Idul Adha kali ini bukan saja sebagai penggugah kesadaran dan solidaritas terhadap sesame, tetapi juga harus dijadikan momentum  dalam meningkatkan kualitas SDM dan generasi yang lebih berkualitas serta berakhlakul karimah dengan meningkatkan kualitas sarana prasarana keagamaan yang dibutuhkan,” ucap Abubakar ketika memberikan sambutan pada Peringatan Hari Raya Idul Adha Tingkat Kab. Bandung Barat di Komplek Pusat Perkantoran Kab. Bandung Barat, Minggu (5/10) pagi tadi.

Karena menurutnya, segala bentuk pembangunan yang dilakukan beserta seluruh dinamika serta persoalannya merupakan tugas bersama yang harus dipikirkan, dikerjakan dan dipertanggung jawabkan bersama.

Dan dalam meningkatkan kualitas SDM dan generasi muda sebagai bentuk pembangunan mental spiritual Abubakar menegaskan bahwa pihaknya akan terus menjalin kerjasama dengan stakeholder terkait, sepertiKantor Kementerian Agama, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Ormas Islam, Lembaga Dakwah serta pondok pesantren dan tokoh masyarakat.
(Deden/Di)

Korem 061/SK Peringati Hari Kesaktian Pancasila Dilanjutkan Pelantikan Anggota Yang naik Pangkat

Korem  061/SK (Lawunews.Com)
Korem 061/Suryakancana beserta seluruh jajarannya menggelar upacara memperingati Hari Kesaktian Pancasila, bertempat di Lapangan Upacara Makorem 061/Suryakancana, Rabu (1/10).   Upacara diikuti oleh seluruh Prajurit dan PNS jajaran Korem 061/Suryakancana dengan penuh khidmat.

Dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila ini bertindak selaku Inspektur Upacara adalah Kasrem 061/Suryakancana Letnan Kolonel Inf Heldi Wira, S. Ip.   Hadir dalam upacara Kesaktian Pancasila ini, para Kasi, para Kabalak Aju Rem 061/Sk, serta seluruh Prajurit dan PNS jajaran Korem 061/Suryakancana.

Selesai Upacara Hari Kesaktian Pancasila, dilanjutkan dengan acara ramah tamah Laporan Korps Perwira dan pelantikan kenaikan pangkat Bintara, Tamtama dan PNS Korem 061/Suryakancana periode 1-10-2014, bertempat di Aula Korem 061/Suryakancana.

Danrem 061/Suryakancana Kolonel Inf Eko Margiyono dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kasrem 061/Sk Letkol Inf Heldi Wira, S.Ip, mengucapkan  selamat  kepada para Perwira, Bintara, dan Tamtama serta PNS yang pada hari ini mendapat suatu kehormatan dan kepercayaan untuk dinaikkan pangkatnya satu tingkat lebih tinggi dari pangkat semula, berdasarkan suatu penilaian, azas kepantasan dan azas kelayakan yang sudah melalui proses Komandan Satuan, administrasi Kodam, sampai proses administrasi Angkatan Darat.

Seorang Prajurit  dan PNS yang dinaikan pangkatnya pada hari ini, harus bersyukur, tentunya dengan pangkat yang baru bisa menambah semangat baru. Kemudian syukur itu ditampilkan dalam perbuatan sehari-hari, dalam arti dengan pangkat yang lebih tinggi kita dapat memperbaiki diri dan yang paling penting dengan pangkat yang lebih tinggi harus berprilaku lebih baik juga memberikan contoh tauladan kepada bawahannya.

Demikian rangkaian Upacara memperingati Hari Kesaktian Pancasila, laporan korps Perwira dan pelantikan kenaikan pangkat Bintara, Tamtama dan PNS. (Penrem 061/Sk.Pendam III/Slw/Rega) 

23 Pati TNI Naik Pangkat di Surabaya

Puspen TNI (Lawunews.Com)
Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko didampingi Kasad Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kasal Laksamana TNI Dr. Marsetio, Kasum TNI Laksdya TNI Ade Supandi menerima Pelaporan Korps Kenaikan Pangkat 23 Perwira Tinggi (Pati) TNI di Aula Candrasa, Komando Armada Timur (Koarmatim) Dermaga Ujung Surabaya, Jumat, (3/10/2014).

Kenaikan pangkat para Pati kali ini berbeda dengan biasanya, dimana penanggalan pangkat lama dan penyematan pangkat baru dilaksanakan oleh istri masing masing Pati yang naik pangkat dan disaksikan oleh Panglima TNI beserta Ibu Koes Moeldoko. “Kadang-kadang kita sedikit lupa bahwa seolah-olah kenaikan pangkat tersebut hanya upaya kita sendiri. Tidak, bahwa kita bisa naik pangkat adalah sebuah upaya bersama istri” ungkap Jenderal Moeldoko.

Dalam sambutannya Panglima TNI menyatakan bahwa dalam menghadapi HUT TNI ini semuanya berfikir keras tidak ada yang diam, basa bodoh, kalau ada kekuarangan cepat dilaporkan. Karena kalau semua memiliki tanggung jawab yang baik terpanggil untuk membesarkan TNI maka semuanya tidak rela pada HUT ini akan ada kendala sekecil apapun.

“Kenaikan pangkat jangan tidak mempunyai arti, harus memiliki arti kepada lingkungan, kepada anak buah dan organisasi khususnya, berikan yang lebih lagi kepada prajurit” kata Jenderal Moeldoko. 

Kenaikan pangkat ini berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 672/TNI/Tahun 2014 tanggal 16 September 2014 dan Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin 2493/X /2014 tanggal 03 Oktober 2014. Adapun ke 23 Pati TNI adalah sebagai berikut:  TNI Angkatan Darat 19 orang yaitu : Letjen TNI Mulyono (Pangkostrad);Mayjen TNI Witjaksono, M.Sc., (Staf Ahli Menhan Bid. Keamanan);Mayjen TNI Johny L. Tobing (Asops Kasad); Mayjen TNI Sumedy, S.E., M.M.,(Pa Sahli TK.III Bid. Komsos Panglima TNI); Mayjen TNI Asma’i (Koorsahli Kasad); Mayjen TNI Edy Rahmayadi (Pangdivif-1 Kostrad); Mayjen TNI Suratmo, M.Si (Han) (Aslog Kasad); Brigjen TNI Amrin Arupalaka (Pa Sahli Tk. II Bid. Intekmil Panglima TNI); Brigjen TNI Bernhard Simandjuntak (PA Sahli Tk.II Bid Intekmil Panglima TNI); Brigjen TNI Dr. Djodi Suranto, S.H.,M.H.,( Anggota Pokkimiltama Mahkamah Agung); Brigjen TNI A.Y. Purwoko Bhakti (Direktur Operasi dan Latihan SAR Basarnas); Brigjen TNI Ganip Warsito (Dirlat Kodiklat TNI AD); Brigjen TNI Sudirman (Wagub Akmil); Brigjen TNI Afini Boer (Direktur Monitoring Deputi Bid. Intelijen Teknologi BIN); Brigjen TNI Gatot Eko Puruhito, S.E., M.M., (Kabinda Kalimantan Timur BIN); dan Brigjen TNI Chandra W. Sukotjo, M.Sc., ( Direktur Amerika dan Eropa Deputi Bid.Intelijen Luar Negeri BIN).

Sedangkan dari TNI Angkatan Laut 4 orang yaitu : Laksda TNI Adam Suwardi Pangerang, S.E., (PA Sahli Tk.III Bid. Wassus dan LH Panglima TNI); Laksda TNI Ir. Djoko Sulistyanto, M.M., ( Pa Sahli Tk.III Bid Intelmil Panglima TNI);  Laksma TNI Ir. Rusmali Anggawiria (Pati Sahli Kasal Bid Soskumdang); dan Laksma TNI Anwar Saadi, S.H.,(Dir G Bais TNI).

Autentikasi :
Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bernardus Robert

H. Abubakar Kritisi Cara Berpakaian PNS KBB

Ngamprah (Lawunews.Com)
Pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila tingkat Kab. Bandung Barat, Selasa (1/10) lalu, Bupati Bandung Barat, H. Abubakar mengkritisi cara berpakaian para Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dinilainya tidak memiliki keseragaman terutama para perempuan yang menggunakan kerudung yang berbeda-beda warnanya.

Abubakar mengatakan bahwa tingkat kedisiplinan para PNS dilingkup Pemda Kab. Bandung Barat sedikit demi sedikit terus mengalami peningkatan, hanya saja cara berpakaiannya tidak memiliki keseragaman.

"Saya rasa akan jauh lebih pantas jika ada keseragaman cara berpakaian para
PNS baik dalam penggunaan kerudung bagi para perempuan dan peci bagi para laki-laki. Sebab, kerapihan dan keseragaman dalam berpakaian bisa dijadikan sebuah cerminan kesiapan dan keseriusan aparat pemerintah dalam memberikan pelayanan yang lebih prima kepada masyarakat," ujar Abubakar.
Dan mengenai penggunaan peci bagi laki-laki, Ia menjelaskan bahwa penggunaannya tidak selalu identik dengan identitas seorang muslim saja, tetapi juga sebagai simbol dan identitas ke-Indonesia-an tu sebagai ciri khas masyarakat Indonesia yang sopan dan rapih dlam berpakian.

Jadi, dengan melihat cara berpakaian yang seragam dan rapih, dapat dipastikan tingkat kepercayaan masyarakat kepada aparat pemerintah akan terus meningkat, terlebih jika diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan serta merubah paradigma aparat sebagai pelayan masyarakat, bukan dilayani masyarakat seperti yang telah tertanam dimasa lalu.

"Saya meminta Badan Kepegawaian dan Asisten Administrasi Umum untuk mulai mensosialisasikan keseragaman dalam berpakaian bagi para PNS mulai dari ujung kaki hingga ujung kepala, sehingga tidak ada perbedaan dalam berpenampilan. Baik itu PNS laki-laki maupun perempuan," ucapnya seraya memberikan penegasan dan penekanan untuk segera ditindaklanjuti.

Untuk lebih memicu tingkat kedisiplinan dilingkup Pemda KBB, Abubakar memerintahkan agar diadakan lomba kedisiplinan bagi para pegawai pada peringatan HUT KBB ke-8 tahun 2015 nanti sebagai bentuk keseriusan dalam menegakkan kedisiplinan disamping memberikan reward dan punishment bagi pegawai.
(Deden/Di)

Koprasi Warga Cimahi Mandiri Menggelar RAT Tepat Waktu

Cimahi (LawuPost)  Koperasi yang sehat dan baik adalah Koperasi yang mampu melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tepat waktu, dan Rap...