Bandung (Lawunews.Com)
Kapolda Jabar Irjen Pol Dr Mochamad Iriawan, SH.,MM.,MH., yang diwakili oleh Irwasda Polda Jabar Kombes Pol Drs Hadi Sutoyo, SH., Selasa (18/11/2014) meresmikan lapangan tembak yang berada di Komplek Detasemen B Sat Brimob Polda Jabar Cikole Lembang Kab. Bandung Barat. Lapangan tembak tersebut diberi nama Lapangan Tembak R. Dedi Muhadin. Hadir dalam kesempatan peresmian tersebut Kasat Brimob Polda Jabar Kombes Pol Drs Waris Agono, M.Si beserta para pejabat utama Polda Jabar lainnya.
Kapolda Jabar dalam sambutannya yang disampaikan Irwasda Polda Jabar Kombes Pol Drs Hadi Sutoyo, SH., mengatakan, Polri khususnya Sat Brimob, saat ini dan di masa mendatang menghadapi tantangan tugas yang semakin berat, terutama dalam membantu satuan Polri menghadapi para pelaku kejahatan yang semakin brutal dengan menggunakan senjata api dan tidak segan-segan untuk melukai/membunuh korbannya. Sebagai fungsi penindak, Sat Brimob Polda Jabar akan selalu siap siaga dalam mengantisipasi kejadian-kejadian yang diharuskan kehadiran anggota Brimob, dimana akhir-akhir inipun dirasakan akan semakin intens terjadinya berbagai aksi terorisme dan anarkisme terhadap instansi pemerintah dan instalasi publik lainnya.
Untuk menghadapi tantangan tugas tersebut jelas Kapolda, bukanlah pekerjaan yang mudah, karena selain terkait dengan peningkatan kualitas sumberdaya manusia Polri secara simultan, juga dalam pelaksanaannya dihadapkan pada keadaan sumberdaya organisasi lainnya yang senantiasa terbatas dari waktu ke waktu. Walaupun Polri bertugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dan dalam pelaksanaan tugas operasionalnya dibekali dengan senjata api, namun dalam penggunaan senjata untuk melumpuhkan pelaku kejahatan adalah merupakan alternatif terakhir, apabila para pelaku kejahatan dikhawatirkan akan melukai petugas atau korban lainnya serta dikhawatirkan akan melarikan diri.
Kapolda Jabar berharap, dengan peresmian lapangan tembak R. Dedi Muhadin Detasemen B Pelopor Sat Brimob Polda Jabar ini, kiranya dapat menumbuhkan semangat dan meningkatkan profesionalisme menembak anggota Polri khususnya Sat Brimob, sehingga tidak terjadi lagi kesalahan sasaran ataupun kesalahan prosedur dalam penggunaan senjata yang diinventariskan kepada anggota di lapangan. Selain dimanfaatkan untuk meningkatkan profesionalisme menembak anggota Polri khususnya Sat Brimob, lapangan tembak ini juga dapat dimanfaatkan oleh para pengemban fungsi kepolisian lainnya, seperti Polisi Pamong Praja, Polisi Hutan, Polisi Khusus Kereta Api yang ada di Jawa Barat ini. (Red)
Kapolda Jabar dalam sambutannya yang disampaikan Irwasda Polda Jabar Kombes Pol Drs Hadi Sutoyo, SH., mengatakan, Polri khususnya Sat Brimob, saat ini dan di masa mendatang menghadapi tantangan tugas yang semakin berat, terutama dalam membantu satuan Polri menghadapi para pelaku kejahatan yang semakin brutal dengan menggunakan senjata api dan tidak segan-segan untuk melukai/membunuh korbannya. Sebagai fungsi penindak, Sat Brimob Polda Jabar akan selalu siap siaga dalam mengantisipasi kejadian-kejadian yang diharuskan kehadiran anggota Brimob, dimana akhir-akhir inipun dirasakan akan semakin intens terjadinya berbagai aksi terorisme dan anarkisme terhadap instansi pemerintah dan instalasi publik lainnya.
Untuk menghadapi tantangan tugas tersebut jelas Kapolda, bukanlah pekerjaan yang mudah, karena selain terkait dengan peningkatan kualitas sumberdaya manusia Polri secara simultan, juga dalam pelaksanaannya dihadapkan pada keadaan sumberdaya organisasi lainnya yang senantiasa terbatas dari waktu ke waktu. Walaupun Polri bertugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dan dalam pelaksanaan tugas operasionalnya dibekali dengan senjata api, namun dalam penggunaan senjata untuk melumpuhkan pelaku kejahatan adalah merupakan alternatif terakhir, apabila para pelaku kejahatan dikhawatirkan akan melukai petugas atau korban lainnya serta dikhawatirkan akan melarikan diri.
Kapolda Jabar berharap, dengan peresmian lapangan tembak R. Dedi Muhadin Detasemen B Pelopor Sat Brimob Polda Jabar ini, kiranya dapat menumbuhkan semangat dan meningkatkan profesionalisme menembak anggota Polri khususnya Sat Brimob, sehingga tidak terjadi lagi kesalahan sasaran ataupun kesalahan prosedur dalam penggunaan senjata yang diinventariskan kepada anggota di lapangan. Selain dimanfaatkan untuk meningkatkan profesionalisme menembak anggota Polri khususnya Sat Brimob, lapangan tembak ini juga dapat dimanfaatkan oleh para pengemban fungsi kepolisian lainnya, seperti Polisi Pamong Praja, Polisi Hutan, Polisi Khusus Kereta Api yang ada di Jawa Barat ini. (Red)

No comments:
Post a Comment