Puspen TNI (Lawunews.Com)
Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko dalam rangka kunjungan kerjanya ke Brunei Darussalam untuk
mengikuti Konferensi
Panglima Angkatan Bersenjata (Chief of
Defense (CHOD) Conference,
secara berturut-turut melakukan pertemuan bersama
beberapa Panglima Angkatan Bersenjata (Pangab) Asia-Pasifik dan Pejabat Militer
di Indera Samudra
Grand Hall 1, Brunei Darussalam, Selasa (4/11/2014).
Pada kesempatan
pertama, Panglima TNI bertemu dengan Panglima Komando
Pasifik AS Laksamana Samuel Locklear, membicarakan mengenai tema Konferensi CHOD yakni Multilaterism :
“Pratical Cooperation Towards Shared
Responsibility”. CHOD merupakan forum yang strategis bagi evaluasi
perkembangan
keamanan di kawasan Asia-Pasifik.
Kedua
pejabat tinggi militer tersebut sepakat bahwa penyelesaian
isu-isu keamanan tidak dapat diselesaikan dengan pertikaian (bilateral) namun
perlu diselesaikan secara multilateral bekerjasama dengan beberapa negara.
Kemudian Panglima TNI melakukan pertemuan dengan
Panglima Armada Laut Hindia Perancis Laksda Antoine
Mario De Lisle dan menyampaikan apresiasi atas bantuan kemanusiaan dan penanggulangan
bencana tsunami di Aceh, dimana bantuan Perancis sangat besar dalam mengurangi beban penderitaan
korban tersebut.
Dalam kesempatan
berikutnya, Panglima TNI bertemu
dengan Wakil Kepala Staf Australia Letjen Vice Admiral Roy Griggs. Panglima TNI
mengucapkan terima kasih atas kedatangan Letjen Vice di Surabaya dalam rangka HUT TNI ke-69, yang akan mempererat hubungan kedua negara terutama di bidang
pertahanan.
Kemudian Panglima TNI bertemu
dengan Wakil Pangab Inggris Sir Stuart Peach. Panglima TNI mengucapkan terima kasih kepada Inggris yang telah banyak membantu alutsista yang dibutuhkan TNI, seperti Tank Scorpio, Pesawat Tempur Hawk dan Kapal Perang Fregat ringan serta
berkesempatan sekolah bagi sejumlah perwira TNI di Inggris.
Selanjutnya Panglima TNI bertemu
dengan Pangab Korea Selatan Kim You
Geun. Panglima
TNI mengatakan, hubungan kerjasama kedua negara ini sangat
berarti dengan bantuan pemerintah Korsel
dalam pengadaan sejumlah alutsista yang dibutuhkan TNI, antara lain pengadaan Pesawat Tempur T50i, Kapal
LPD hibah sejumlah Tank Amfibi, Pesawat Terbang Latih Dasar KT-1B Wongbee yang telah dijadikan tim Aerobatik Jupiter
oleh TNI AU serta perawatan mesin pesawat tempur F-16, senjata api ringan
prajurit infantri, seperti K-3 dan K-7 serta Alkom PRC 999 KEC.
Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko juga melakukan pertemuan dengan Mayjen Dato Paduka Seri Mohamad Tawih Bin
Abdulah Pemerintah Angkatan Bersenjata Diraja Brunei, dan mengucapkan terima kasih atas undangan untuk menghadiri Konferensi CHOD ke-16 tahun 2014 di Brunei.
Selanjutnya Panglima
TNI bersama para delegasi CHOD yang ke-16 tahun 2014 di Brunei Darussalam melaksanakan
audiensi
kepada Putra Mahkota Pangeran Brunei Darussalam Al-Muhtadee Billah di Istana Kerajaan Brunei.
Konferensi Panglima AB Asia
Pasifik merupakan pertemuan tahunan yang berlangsung dari tanggal 3 s.d. 6 November 2014, yang bertujuan untuk mendiskusikan permasalahan
aktual keamanan kawasan dan mencari penyelesaian terhadap beberapa issu global.
Disamping itu, CHOD Conference
sebagai bagian dari kerjasama pada tingkat pimpinan senior untuk meningkatkan
saling pengertian dalam hubungan military
to military di kawasan Asia-Pasifik guna mendapatkan kesamaan persepsi
dalam menciptakan stabilitas keamanan di kawasan tersebut.
Konferensi tahun ini diikuti
oleh 26 Panglima Angkatan Bersenjata diantaranya Australia, Amerika Serikat,
Brunei Darussalam, Inggris, Indonesia, Jepang, Malaysia, Perancis, dan Tiongkok. Tema CHOD tahun ini yaitu: “Multilaterism: Practical Coorporation
Towards Shared Responsibilities”. Konferensi yang berlangsung
sampai tanggal 6 mengikut sertakan beberapa pakar internasional sebagai
pembicara, yaitu Prof. Yoshihide Soeya, Prof. Jia Qingguo, Dr. Edward
Luttwak dan Prof. Andrew O’Neil.
Authentikasi :
Kapuspen
TNI, Mayjen TNI M. Fuad Basya
No comments:
Post a Comment