PDAM Tirta Raharja mengakui banyak wilayah termasuk di Kota Cimahi mengalami penurunan pasokan air bersih. Pasalnya, akibat musim kemarau, curah hujan minim yang menyebabkan debit air di sumber air menurun drastis.
"Layanan memang sekarang ini sedang terganggu, karena menurunnya air baku akibat kekeringan, " terang Dadang Supriadi Kabag Humas dan Hukum PDAM Tirta Raharja saat ditemui dikantornya, Jalan Kolonel Masturinya.
Dijelaskannya, sekarang jumlah pelanggan PDAM Tirta Raharja di wilayah Kota Cimahi mencapai 15.800 sambungan. Daerah yang terganggu alirannya meliputi Kelurahan Utama, Leuwigajah, Cibeber, dan sebagian Baros.
Ketiga wilayah itu menggunakan sumber air dari Situ Lembang,Sungai Cijanggel, Kabupaten Bandung Barat. Karena kemarau berkepanjangan, mengakibatkan debit air hanya tersisa 80 liter/detik atau turun hingga 50 persennya.
"Karena debit air kecil, akibatnya penyuplaian air kepada pelanggan agak terganggu," Ujarnya.
Sementara untuk layanan di wilayah barat Kota Cimahi, air mengalir hanya pada jam tertentu, mulai dari pukul 17.00-05.00 WIB saja. "sedangkan daerah lain masih bisa dapat air walaupun kadang hilang kadang ada," ujarnya. (A.dimulya )

No comments:
Post a Comment