Tuesday, March 31, 2015

Bupati Simalungun Tinjau Rest Area di Desa Parbalokan Kecamatan Purba

Simalungun (LawuNews) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun membangun Rest Area di Desa Parbalokan Kecamatan Purba yang akan di jadikan lokasi peristirahatan sejenak bagi wisatawan yang berkunjung di daerah itu dan juga akan dijadikan lokasi wisata kuliner andalan di Simalungun dengan menawarkan seluruh hasil kerajinan Simalungun di antaranya ulos, ukiran, batik maupun hasil olahan petani seperti kerupuk dan kopi dipajang. di lokasi tersebut.

Rest Area tersebut sengaja dirancang oleh Pemkab Simalungun sebagai upaya untuk mendukung pariwisata dan meningkatkan arus kunjungan di daerah yang berfalsapah Habonaron Do Bona itu.
Tidak hanya itu, di areal tersebut juga akan ditampilkan sejarah budaya Simalungun, sehingga diharapkan setiap wistawan berada di Rest Area mengetahui sejarah budaya Simalungun.

Untuk mewujudkan hal tersebut, seluruh fasilitas pengrajin ataupun penenun disediakan Pemkab dengan tujuan supaya pengrajin bisa menghasilkan hasil kerajinan dengan baik. Hal tersebut dikatakan Bupati DR JR Saragih SH MM saat meninjau lokasi Rest Area itu bersama dengan instansi terkait, Senin 30/03/2015
 “Bahkan setiap pengrajin itu kita gaji setiap bulannya agar hasil kerjanya efektif dan juga difasilitasi BPJS. Hasil kerajinan nantinya Pemkab yang beli, selain dibeli wisatawan dan disini juga akan kita tampilkan makanan khas simalungun,” kata Bupati.

 Untuk menarik wisatawan, pihak Pemkab akan menggandeng travel maupun menjalin kerjasama dengan pihak pengelola Hotel, dengan melibatkan 4 dinas terkait yaitu Dinas Pariwisata, Disperindag, Disdik dan Dinas Koperasi.

“Jadi setiap wisatawan yang berkunjung ke Simalungun akan kita wajibkan singgah ke Rest Area disambut penari-penari Simalungun. Kita pandu, kita siapkan paket-paket perjalanan. Disini (Rest Area) para siswa dapat belajar tentang seni dan budaya Simalungun,” ujar Bupati.

Disamping itu Bupati berharap kepada seluruh elemen masyarakat agar mendukung program tersebut agar pariwisata Simalungun berkembang, sehingga diminati wisatawan local maupun manca negara. “Kita akan tata dengan baik Rest Area ini termasuk fasilitas pendukungnya, sehingga daerah ini diminati oleh wisatawan,”ujarnya.

Bupati juga menyampaikan bahwa, rest area tersebut akan segera di buka dan direnakan pada bulan April 2015 mendatang. Oleh karena kerena itu,Bupati berharap kepada pihak konsultan agar segera melengkapi berbagai sarana pendukung di lokasi itu termasuk arus listrik dan penambahan beberapa bangunan. 

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Simalugun didampingi antara lain Kadis Perinda, Kadis Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Kadis Tamben, Kadis Koperasi dan UKM,  Kadis Kominfo, Kasatpol PP, Kabag Umum, Kabag Humasy, Camat Purba, Konsultan pembangunan rest area serta masyarakat.(M.Parulian Doloksaruibu/Hotbi Sianturi).

Panglima TNI Gelar Pertemuan Dengan Ahli Pangan

Puspen TNI (LawuNews) Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko membuka pertemuan dengan 100 Ahli Pangan atau 100 Experts Meeting dengan tema “Memastikan Terwujudnya Kedaulatan Pangan” di Aula Gatoto Subroto Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (30/3/2015). Penyelenggaraan 100 Experts Meeting ini bertujuan untuk mewujudkan dan mensosialisasikan arah kebijakan, menyamakan persepsi dan langkah tindakan serta meningkatkan dukungan para pihak (stakeholders) yang terkait dengan program kedaulatan pangan, dengan tujuan memperoleh saran/masukan untuk mempercepat kepastian terwujudnya kedaulatan pangan melalui peningkatan sinkronisasi dengan lintas Kementerian terkait.
 
“Kedaulatan pangan ini penting karena menyangkut hidup orang banyak, menyangkut hidup rakyat Indonesia yang digali dari kearifan lokal dan sumber daya alam Indonesia yang berlimpah. Pada perspektif keamanan negara dan stabilitas nasional kedaulatan dan pangan itu menjadi item strategis”, ujar Panglima TNI.
 
Sementara itu, dalam konteks kedaulatan kebutuhan pangan menjadi isu negara-negara dunia dalam pencarian lahan pangan untuk memenuhi kebutuhan pangannya yang dapat menjadikan Indonesia sebagai sasaran penguasaan ditengah kecenderungan pergeseran Geo Politik dan Geo Ekonomi yang saat ini telah ada pergeseran dari Timur Tengah, ke Asia dan Asia Pasifik.
 
Pangan menjadi kekuatan strategis dalam pembangunan nasional terlebih bila dihadapkan kepada upaya membangun sistem pertahanan keamanan rakyat semesta, sebagaimana yang diamanatkan dalam UU nomor 18 tahun 2012 tentang pangan bahwa kedaulatan pangan dan kemandirian pangan merupakan basis dari ketahanan nasional sebagai modal dasar terciptanya stabilitas nasional”, kata Jenderal TNI Moeldoko.
 
Lebih lanjut dikatakan bahwa TNI senantiasa selalu mendukung kepastian kedaulatan pangan yang telah ditetapkan oleh pemerintah khususnya dalam membantu peningkatan pangan masyarakat di perbatasan, daerah terpencil, dan pulau-pulau terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia.  “Pemikiran diperlukan tetapi tindak lanjut adalah sebuah keharusan, bagi TNI tidak terlalu banyak berdiskusi, tidak terlalu banyak seminar, tetapi begitu memahami atas persoalan ketahanan pangan dan swasembada pangan, TNI tidak pernah mengkalkulasi berapa tenaga yang diberikan, kapanpun TNI diminta akan siap”, tegas Jenderal TNI Moeldoko.
 
Panglima TNI juga menyampaikan bahwa di lingkungan Tentara ada istilah Soldier Never Die dan ini juga memberikan sebuah inspirasi sehingga mendirikan sebuah organisasi yang bernama FORPESI (Forum Purnabakti Eselon Satu Indonesia),  yaitu sekumpulan orang-orang Experts dibidangnya masing-masing karena panggilan negara sehingga berkumpul bersatu padu untuk memikirkan hal-hal startegis yang dihadapi oleh bangsa Indonesia.
 
Jumlah peserta dalam kegiatan 100 Experts Meeting Memastikan Terwujudnya Kedaulatan Pangan sebanyak 169 orang terdiri dari  109 orang Peserta, 4 orang Nara Sumber,   2 orang Keynote Speaker,  42 orang Penyelenggara dan 12 orang Undangan.
 
Adapun sebagai nara sumber dalam acara tersebut adalah Kasad Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., Kasau Marsekal TNI Agus Supriyatna dan Akademisi DR. Ir. Suryo Wiyono, MSc. Agr.  Acara diakhiri dengan tukar menukar cinderamata antara Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko dengan Ketua Umum FORPESI DR. Ir. Iskandar Andi Nuhung, MS.
 
Authentikasi :
Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bernardus Robert

Sunday, March 29, 2015

Rangkaian HUT KE-63 Korps Baret Merah

Cijantung (LawuNews) Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke 63 Korps Baret Merah 2015,digelar berbagai macam kegiatan mulai dari silaturahmi kepada mantan Korps Baret Merah, anjangsana , Bakti sosial dan perlombaan .

Kegiatan yang digelar yakni :
1.    23 -27 Maret  ,lomba kebersihan rumah

2.    28  Maret , lomba sepeda dan dayung ( dwiathlon)

3.    5 April , lomba mancing dan pembagian  bibit pohon gratis

4.    8 April, Donor Darah

5.    11 April ,servis motor gratis, lomba melukis dan mewarnai

6.    11 – 12 April ,lomba tembak

7.    13 April ,ziarah ke TMP Kalibata

8.    14 April ,pemberian santunan kepada anak yatim piatu

9.    15 April Upacara hening cipta dan renungan suci di Sasana Kusuma Bangsa Kopassus

10.    16 April ,upacara memperingati HUT ke 63 Korps Baret Merah

11.    26 April ,lomba kicau burung

12.    29 April ,syukuran dalam rangka HUT ke 63 Korps Baret Merah

(Pen Kopassus/red)

Kehadiran TPD Diharapkan Dapat Mengisi Kekurangan Tenaga PKB yang Dialami Oleh PemKab/Kota yang Ada di Jawa Barat

Ciamis (LawuNews) Perjalanan program Keluarga Berencana (KB) di Kabupaten Ciamis ditandai dengan dikeluarkannya Perda Kabupaten Ciamis nomor 14 tahun 2014 SOTK yang menangani program Keluarga Berencana dengan dibentuknya Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP)  yang pada awalnya bersatu dengan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, sehingga alur kebijakan dan operasional BKBPP Kabupaten Ciamis ke tingkat provinsi sekarang ini hanya ada 2 kelembagaan yaitu BP3AKB dan perwakilan BKBPP Provinsi Jawa Barat.

Pada strategi dan arah kebijakan pemerintahan daerah Kabupaten Ciamis program Keluarga Berencana berada pada misi meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan sasaran mempertahankan laju pertumbuhan penduduk serta arah kebijakan pendewasaan usia perkawinan pertama serta menetapkan peningkatan pencapaian peserta KB aktif dan pengembangan usaha ekonomi serta ketahanan keluarga.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Ciamis, Drs. H. Dondon Rudiana, MSi ketika memberikan sambutan pada acara rapat teknis BKBPP Kabupaten Ciamis di Aula Gedung PKK, Kamis (5/3) yang dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat beserta jajarannya yang dibuka secara resmi oleh Bupati Ciamis, H. Iing Syam Arifien.  Menurut H. Dondon, angka laju pertumbuhan penduduk Kabupaten Ciamis sebesar 0.46%, TFR 2.035, CBR10.91/1000. Kesertaan ber-KB berdasarkan hasil pendataan sebesar 76,09% atau peserta KB aktif 176.232 dari 231.602 pasangan usia subur dan dilayani melalui jalur swasta sebesar 47,69% atau sebanyak 84.053 akseptor.

Untuk pencapaian peserta KB baru tahun 2014 Kabupaten Ciamis bisa mencapai 124,56% dari PPM 24.584 tercapai 30.622 permix kontrasepsi. Yang paling rendah adalah MOP tercapai 25,89% dan tertinggi adalah suntik 440,74% . Sedangkan drop out peserta KB sebesar 11.61%. peserta KB aktif yang seharusnya  208.660 kenyataan pesertaKB aktif Desember 2014 adalah sebanyak 184.430 pasangan usia subur.

Setelah Kabupaten Pangandaran terbentuk maka keadaan petugas lapangan Keluarga Berencana di Kabupaten Ciamis berjumlah 31 orang PKB dan PLKB, Kepala UPTB KBPP 26 orang dan Kasubag TU KBPP 26 orang padahal jumlah Desa dan Kelurahan sebanyak 265, maka untuk mengisi Kekurangan tenaga PKB dan PLKB Provinsi Jawa Barat sejak tahun 2010 mengangkat Tenaga Penggerak Desa (TPD) dan sampai saat ini berjumlah 114 orang.

Tenaga penggerak desa pendanaannya bersumber dari APBD Provinsi Jawa Barat yang merupakan tenaga operasional yang ditetapkan pertahun berdasarkan ketersediaan anggaran dan diharapkan dapat mengisi kekurangan tenaga PKB yang dialami oleh pemerintah Kabupaten/Kota yang ada di Jawa Barat.

“Dengan dilaksanakannya penandatanganan surat perjanjian antara perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat dengan Tenaga Penggerak Desa/Kelurahan di lingkungan perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat agar program Keluarga Berencana di Kabupaten Ciamis dapat terlaksana dengan baik, “kata H. Dondon dihadapan para peserta yang berjumlah 211 orang yang terdiri dari staff Kabupaten, para Kepala UPTB KBPP, Kasubag TU KBPP, para PLKB/PKB dan para Tenaga Penggerak Desa se-Kabupaten Ciamis. Menurutnya, rapat teknis yang di laksanakan ini merupakan kegiatan/agenda rutin tahunan untuk mengevaluasi dan merencanakan kegiatan yang akan dilakukan BKBPP dengan sasaran seluruh petugas lapangan.

Sementara dalam amanatnya Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat, Drs. Sugilar kepada para Kepala UPTB KBPP, Kasubag TU KBPP, para PLKB/PKB dan para Tenaga Penggerak Desa se-Kabupaten Ciamis, agar memanfaatkan Data Mikro Keluarga yaitu R/I/KS dan MDK (Data Demografi, KB, Tahapan Keluarga Sejahtera dan  Data Anggota Keluarga/data Individu), menganalisis data mikro dalam menentukan sasaran potensial dan   permasalahan yang terkait dengan program KKBPK di desa binaan. Forum yang dapat dipergunakan untuk mensosialisasikan informasi tersebut antara lain minggon desa, gempungan, atau forum-forum sosial yang ada.

Data mikro keluarga juga, kata Sugilar, disajikan dan divisualisasikan di RT, RW, Desa/Keluarga dalam bentuk Peta KS dan monografi KB. “Perencanaan Program KB di Desa/Keluarahan disusun awal tahun anggaran berdasarkan hasil analisa pendataan keluarga. Petugas lapangan harus menyiapkan data dan informasi tentang permasalahan dan kebutuhan program kependudukan dan KB untuk diajukan dalam perencanaan pembangunan desa/kelurahan. Forum-forum yang digunakan untuk menyusun perencanaan tersebut antara lain Musrembang desa, PNPM, ADD, Minggon Desa. Para petugas lapangan KB harus menterjemahkan rencana tahunan kedalam Bulanan untuk mencapai target kinerjanya, “ujarnya.

Sugilar beralasan, jika usia produktif itu adalah penduduk yang berpendidikan mempunyai keahlian, berpengetahuan dan berketerampilan maka sudah bisa dipastikan Indonesia akan menjadi negara maju. Tapi sebaliknya apabila usia produktif itu tidak berpendidikan, tidak berketrampilan dan berpengetahuan, bahkan mungkin pencandu narkoba dan pengangguran maka tidak heran apabila bonus demografi ini akan menjadi malapetaka bagi bangsa. “Ketahanan Keluarga ialah suatu kondisi dimana setiap anggota  keluarga dapat berperan sesuai tugas dan fungsinya, adanya hubungan yang harmonis antar anggota keluarga yang satu dengan keluarga lainnya serta dapat mewujudkan keluarga yang bahagia dan sejahtera, “tegasnya.

BKKBN Provinsi Jawa Barat menargetkan untuk pencapaian KB di Kabupaten Ciamis tahun 2015, diantaranya PUS 236.933, UNMEET 25.300, IUD 1.196, MOW 194, MOP 5, Implant 1.638, Suntikan 12.758, Pil 11.528 dan kondom 1.081. “Atas target ini diharapkan para Kepala UPTB KBPP, Kasubag TU KBPP, para PLKB/PKB dan para Tenaga Penggerak Desa se-Kabupaten Ciamis untuk bekerja keras dalam meyakinkan masyarakat agar bisa mengikuti program KB. Pembatasan bagi masyarakat memiliki anak ini tak lain agar tercapai keseimbangan dengan hanya memiliki 2 anak saja, masyarakat tidak akan merasa berat dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari, “kata Sugilar. (mamay)

Pemkab Simalungun Menggelar Malam Pesona Seni dan Budaya di PRSU ke 44 tahun 2015

Simalungun (LawuNews) Dalam rangka meningkatkan rasa cinta terhadap kesenian dan budaya Simalungun kepada generasi muda sehingga dapat merasakan, menghayati dan megimplementasikan dalam keshidupan, Pemkab Simalungun menggelar malam pesona seni dan budaya.

Pagelaran pesona seni dan budaya tersebut dilaksanakan di Open Stage Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU), Sabtu malam 27/03/2015. Acara tersebut juga dalam rangka mendukung pelaksanaan PRSU ke-44 yang dilaksanakan selama satu bulan penuh mulai 20 Maret hingga 20 April 2015.

Malam pesona seni dan budaya Simalungun itu diisi dengan berbagai kegiatan seperti tor-tor sombah yang merupakan tarian khas Kabupaten Simalungun untuk menyambut para tamu-tamu, kemudian lagu-lagu daerah Simalungun dan teater kolosal yang berjudul “Pining Anjei”. Teater tersebut menceritakan tentang kehidupan masyarakat simalungun dimasa lalu, yang dibawakan tim seni budaya Simalungun binaan Bupati Simalungun dan disaksikan ribuan penonton.

Menurut Kadis Pariwisata Pemuda dan Olahraga Jamesrin Saragih SPd, selain menggelar malam pesona seni dan budaya daerah, selama berlangsungnya PRSU Pamkab Simalungun juga menampilkan produk-produk unggulan, sebagai upaya mempromosikan kepada masyaraat luas di pavilion Kabupaten Simalungun.

Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM dalam sambutannya mengatakan bahwa dengan penampilan seni dan budaya Simalungun diharapkan agar masyarakat simalungun yang ada di perantauan juga turut serta melestarikannya sehingga para generasi muda di masa depan bisa memahami betapa pentingnya budaya itu.
 
 “Dalam melestarikan seni dan budaya ini, Pemkab Simalungun tidak hanya di kegiatan seperti ini, kami juga mengadakan Pesta Rondang Bittang (PRB) yang dilaksanakan dikecamatan-kecamatan dan kedepan puncaknya acara PRB akan kita laksanakan di acara ini. Hal ini sebagai upaya pemerintah dalam melestarikan budaya kepada generasi muda,”kata Bupati.

Selain itu Bupati juga berharap agar kegiatan ini tidak hanya dijadikan serimonial saja, akan tetapi lebih ditingkatkan lagi bagaiman agar budaya tersebut lebih mengakar bagi masyarakat terutama bagi generasi muda. “Karena dengan budaya, orang akan lebih hormat dengan orang tua, dan lebih santun baik kepada sesama teman terlebih kepada orang tuanya,”ungkapnya.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Tibul Jaya Sibarani dalam sambutannya antaralain mengharapkan agar kegiatan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai sarana promosi dalam peningkatakan seni dan budaya simalungun, sehingga kebudayaan kita tidak terpengaruh dengan budaya asing yang tidak sesuai dengan budaya kita. “Kegiatan ini perlu didukung oleh semua pihak. Oleh karena itu kami mengapresiasi upaya Bupati  dalam meningkatkan kebudayaan simalungun ini,”katanya.

Acara tersebut berjalan dengan tertib, aman dan lancer dihadiri oleh, Bupati Simalungun, Ketua dan anggota DPRD Simalungun, Danrem 022 PT, Kapolres Simalungun, Dandim 0207 Simalungun,  Dandenpom I/1 Pematang Siantar, Sekda, para Staf Ahli Bupati dan pimpinan SKPD dan staf dijajaran Pemkab Simalungun, DPP PMS, PMS Kota Medan, KNPSI dan para mengunjung PRSU. (M.Parulian Doloksaribu/Hotbi Sianturi)

Longsor Di Sukabumi Telan Banyak Korban, Kodim 0607/Sukabumi Kerahkan Anggotanya

Sukabumi (LawuNews) Sebuah tebing di Kampung Cimerak RT 25/7 Desa Tegal Panjang, Kecamatan Cireunghas, Kab. Sukabumi, Jawa Barat pada Sabtu (28-3-2015) pukul 23.30 Wib longsor akibat hujan yang turun sangat deras. Tanahnya menimbun jalan kemudian meluncur ke permukiman. Akses jalan Sukalarang - Cirengas hingga saat ini, minggu (29-3-2015) masih tertimbun longsor.

Komandan Kodim 0607 Sukabumi, Letkol (Arm) Syarifudin mengatakan,  saat ini anggotanya telah turun kelapangan dan akan terus melakukan pencarian dan mengevakuasi korban yang tertimbun longsor.  Kodim sudah mengerahkan  anggotanya baik dari Kodim 0607 Sukabumi, Batalyon Infanteri dan Batalyon Armed Sukabumi.

“Untuk antisipasi longsor susulan dari tebing setinggi kurang lebih 30 meter pihaknya baru menurunkan satu alat berat karena medan longsor cukup berat”, ujarnya di Makodim, Minggu, (29/3/2015)

Personel kodim, koramil, Polri, Tagana, Basarnas, PMI, relawan dan masyarakat dengan bahumembahu bekerjasama melakukan evakuasi korban. Sekitar 300 jiwa mengungsi ke Balai Desa Tegal Panjang dan tenda

Pada saat longsor,  sekitar12 orang tertimbun tanah, dua orang diantaranya berhasil menyelamatkan diri, sepuluh orang lagi masih tertimbun.

"Ada beberapa rumah yang tertimbun longsor dengan jumlah penghuni 12 orang, dua orang ditemukan selamat namun 10 orang lainnya masih dalam pencarian," kata Bandan, Camat Cireunghas.

Hingga saat ini korban tewas 4 orang  sudah ditemukan, satu korban yang ditemukan pada hari Sabtu yakni Maya (13) dan ditemukan lagi 3 korban yaitu Aldi (12), Nyai Jamilah, dan Listiawati (4). Dua nama terakhir adalah ibu dan anak. Ketiganya ditemukan hari Minggu sekitar pukul 15.18 WIB.

"Jenazah Nyai Jamilah dan putrinya ditemukan di rumah Lilis (36), warga yang juga tertimbun longsor. Diduga korban tengah menginap saat longsor menerjang. Lilis sendiri belum ditemukan," ujar Usman Susilo, Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Kabupaten Sukabumi

Berdasarkan informasi terakhir yang diperoleh korban sudah ditemukan kembali, yaitu  masing masing bernama Aisyah (50), Sopandi (56), Dede (40), Elsa (15), Egi (6), Maya (13), Nyai Jamilah (37), Lisdawati (4) dan terakhir Aldi (12). Sementara yang belum ditemukan bernama Lilis (36), Abdul Mufi (43) dan Deni (40).(Pendam III/Sililiwangi/Rega)

Pemkab Simalungun Serahkan Laporan Keuangan TA 2014 ke Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Sumut

Simalungun (LawuNews) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun menyerahkan laporan keuangan tahun anggaran (TA) 2014 ke Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI) Perwakilan Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Kamis (26/3). Laporan keuangan Kabupaten Simalungun Tahun Anggaran 2014 tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM kepada Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Sumut Erwin SH MHum di Gedung BPK RI Medan.

Penyerahan laporan keuangan tersebut dalam rangka menjalankan ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur bahwa laporan keuangan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) harus disampaikan kepada BPK paling lama tiga bulan, setelah selesainya anggaran.

Menindaklanjuti penyerahan laporan keuangan ini, Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Sumut Erwin SH MHum yang didampingi Kepala Sub Auditorat Sumut I R Aryo Seto Bomantari SE MM AK dalam sambutannya menyampaikan bahwa pihak akan segera menurunkan timnya untuk melaksanakan pemeriksaan atas laporan keuangan tersebut.

Menyinggung dengan aset daerah, Kepala BPK Perwakilan Provinsi Sumut menjelaskan bahwa masalah aset daerah agar lebih transparan. “Jika ada aset rusak ataupun hilang agar diikuti prosedur sehingga tidak menjadi beban.“Mengenai Aset daerah diharapkan SKPD pro aktif untuk melakukan pendataan,”ujarnya.

Dikesempatan tersebut, Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM  menyampaikan bahwa, Kabupaten Simalungun merupakan salah satu daerah terluas kedua di Provinsi Sumatera Utara terdiri dari 31 kecamatan dan jumlah penduduk sekitar satu juta jiwa lebih serta aset daerah itu ada yang berada di kecamatan. Oleh karena itu perlu waktu yang cukup lama dalam melakukan pendataan, sehingga semua aset daerah terdata dengan baik, ujar JR Saragih.

Turut mendampingi bupati saat  menyerahkan laporan keuangan Asisten Administrasi dan Umum Drs Jon Suka Jaya Purba, Inspektur Drs Ludin Purba, Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Ir John Sabiden Purba MUM, Kepala Bappeda Mixnon A Simamora SIP MSi, Plt Kadis Kominfo Sarimuda Purba SSos MSi, Kabag Umum Pahala R Sinaga SSTP dan Kabag Humas Pimpinan Tagon Sihotang SIP. (M.Parulian Doloksaribu/Hotbi Sianturi)

Koprasi Warga Cimahi Mandiri Menggelar RAT Tepat Waktu

Cimahi (LawuPost)  Koperasi yang sehat dan baik adalah Koperasi yang mampu melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tepat waktu, dan Rap...