Thursday, October 2, 2014

Peringati Hari TNI ke 69, Kodam III/Siliwangi Gelar Baksos Kesehatan Serentak

Bandung (Lawunews.Com)
Kodam III/Siliwangi berkomitmen untuk terus membantu  dan mendukung program pemerintah menyehatkan masyarakat dan  mensukseskan program Keluarga Berencana (KB)  dengan melaksanakan Bhakti sosial kesehatan dengan menggelar pengobatan umun, pengobatan Gigi, Sunatan Masal dan pelayanan KB  secara gratis, serentak di wilayak Kodam III/Siliwangi, Korem 061/Sk, Korem 062/Tn, Korem 063/SGJ adn Korem 064/MY, pada hari Kamis, (2/10/2014).


Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Dedi Kusnadi Thamim menyempatkan hadir mengunjungi para pasien yang sedang mendapatkan pengobatan gratis tersebut di RS Dustira Cimahi, dan melihat secara langsung bagaimana antusiasnya masyarakat memanfaatkan kesempatan mendapatkan perawatan dan pengobatan gratis. “Ternyata kegiatan baktisosial ini sangat bermanfaat bagi pasien” ujar Pangdam saat mengunjungi tempat pelayanan Keluarga Berencana di RS Dustira Cimahi.

Saat ditanya wartawan tentang kelanjutan dari pelaksanaan Baksos Kesehatan dalam rangka peringatan ke 69 Hari TNI Tahun 2014 tersebut, Panglima mengatakan bahwa program baksos akan diupayakan untuk tetap di selenggarakan secara berkesinambungan dan berlanjut, Karena ternyata masih banyak masyarakat yang kurang mampu untuk berobat.

Dari hasil catatan yang di himpun Staf Teritorial Kodam III/Siliwangi, sedikitnya terdapat 1.150 orang masyarakat tercatat berobat dan memanfaatkan pelayanan KB di RS Dustira Cimahi. Sedangkan untuk di Korem 061/Sk sedikitnya 1.025 orang pasien, Korem 062/Tn terdapat 625 orang pasien, wilayah Korem 063/SGJ ada 2.108 orang pesien dan di wilayah Korem 064 ada 1.460 orang pasien.

Acara bhakti sosial tersebut berhasil di gelar dengan bekerjasama dengan SIKIB (Solidaritas Isteri Kabinet Indonesia Bersatu, Pundi amal Indosiar, SCTV, dan PT Eagle Indo Pharma. Bhakti sosial merupakan wujud  komitmen Kodam III/Siliwangi baik dalam bidang kesehatan maupun kebutuhan hidup masyarakat dengan mengajak kerjasama berbagai elemen masyarakat yang mempunyai kepedulian lewat CSR-nya (corporate social responsibility).

"Komitmen kami untuk membantu masyarakat yang kurang mampu dan tercapainya program pemerintah mewujudkan Keluarga sejahtera dengan KB, terus dilakukan dan berkelanjutan,” kata Pangdam.

Turut hadir  Kasdam III/Siliwangi Brigjen TNI Suyatno, Kasgartap II Bandung Marsma TNI Imron Nasution, Wakapolda Jabar, Ketu Persit KCK PD III, Ibu Netty Heryawan ketua P2TP2A,Kepala BKKBN Prov Jabar Bpk Sugilar, dr. Alma Lusianti Kadinkes Prov Jabar,Para Asisten Kodam III/Siliwangi, Para Kabalakdam III/Siliwangi dan wakil Walikota Cimahi. (Pendam III/Siliwangi/Rega).

225 Orang Prajurit Korem 064 / Maulana Yusuf Naik Pangkat

Banten (Lawunews.Com)
Para prajurit harus dapat tampil sebagai sosok panutan yang dapat dibanggakan bagi satuan, keluarga serta lingkungannya. Namun juga harus mampu mengaktualisasikan makna pangkat yang disandang dan jabatan yang diemban secara benar, baik terhadap diri maupun lingkungannya dimanapun berada, sehingga dalam sanubari prajurit tertanam suatu pemahaman dan sikap bahwa kenaikan pangkat hanya akan diberikan kepada prajurit yang berprestasi dan berhak menerimanya.

Demikian disampaikan Danrem 064/MY Kolonel Kav Ana Supriatna S.I.P pada acara Laporan Korps Raport Perwira dan Pelantikan Kenaikan Pangkat Prajurit dan PNS di jajaran Korem 064/MY, bertempat di lapangan apel Korem 064/MY Jl. Maulana Yusuf No 9 Serang Banten. hari Kamis (2/10/2014).

Pada kesempatan tersebut sebanyak 225 orang yang terdiri dari 1 orang Pamen (Perwira Menengah). 5 orang Pama (Perwira Pertama), 125 orang Bintara, 85 orang Tamtama dan 8 orang PNS, mendapatkan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat semula.

Lebih lanjut Danrem menekankan, berkaitan dengan dinamika tantangan tugas yang semakin kompleks, agar kenaikan pangkat ini dapat dijadikan sumber motivasi dan inspirasi untuk meningkatkan semangat kejuangan serta idealisme sebagai prajurit, memantapkan moralitas dan etika profesi keprajuritan sehingga tidak mudah tergoyahkan oleh hal-hal yang dapat merugikan satuan dan citra diri sendiri serta terus berupaya untuk meningkatkan profesionalisme keprajuritan.

“Karena bagaimanapun, pangkat dan jabatan yang di peroleh, pada hakikatnya merupakan anugerah Allah SWT yang didalamnya tersirat amanah yang harus dipertanggungjawabkan, baik kepada diri sendiri, negara terlebih kepada Tuhan Yang Maha Kuasa” tegas Danrem.

Hadir dalam acara tersebut seluruh Kepala Staf Korem,Kepala Seksi (Kasi) Korem, Dandim Cilegon dan Serang, Dan/ Kabalak Aju Korem 064/MY, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 064 Ny Mulyanti Ana Supriatna beserta pengurus dan anggota Persit, para Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS jajaran Korem 064/MY. (Penrem 064/MY, Pendam III/Slw/Rega)

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Prov. Sumut Tahun 2014 di Kabupaten Simalungun

Simalungun (Lawunews.Com)
Peristiwa yang terjadi pada tahun 1965 yang dikenal dengan Gerakan 30 September oleh Partai Komunis Indonesia (PKI) dengan melakukan berbagai aksi-aksinya untuk mengkudeta terhadap NKRI. Dari aksi yang dilancarkan PKI tersebut menyebabkan banyaknya gugur putra terbaik bangsa diantaranya  tujuh jendral kita, sebagai pahlawan revolusi, termasuk di Sumut (Sumatera Utara) yang dikenal dengan peristiwa Bandar Betsy dengan gugurnya Peltu Soejono dalam peristiwa itu.

“Sebagai bangsa yang besar kita harus mengingat jasa-jasa para pahlawan kita, termasuk para pahlwan yang gugur pada 1 Oktober. Seperti Letda Soejono yang gugur atas kekejaman PKI pada waktu itu,” kata Wakil Gubernur Sumatera Utara, Ir HT Erry Nuradi MSi dihadapan
berbagai wartawan dari berbagai media cetak dan elektronik, seusai menjadi inspektur upacara pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila Provinsi Sumut di Tugu Letda TNI (Purn) Soejono, Bandar Betsy Kecamatan Bandar Huluan Kabupaten Simalungun, Selasa 01/10/2014.
Menyinggung tentang alasan Pemprovsu melaksanakan upacara Hari Kesaktian Pancasila di Kabupaten Simalungun, Wagubsu mengatakan bahwa di daerah ini memiliki sejarah yang panjang dan peristiwa G30 S tersebut ada di Simalungun, sehingga hal ini sebuah sejarag yang harus kita peringati. “Saya berharap kepada generasi kita dapat memahami kondisi masa lalu dan kejadian-kejadian yang tidak baik itu jangan terulang lagi,”himbaunya

Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila tersebut mengangkat tema “Penguatan nilai-nilai Pancasila untuk meningkatkan kwalitas demokrasi”, diikuti oleh barisan dari Pama TNI/Polri, anggota TNI dari berbagai angkatan dan Polri, PNS, Linmas, Satpol PP, OKP, Pramuka dan pelajar SMA sederejat barisan paduan suara dari SMA Negeri I Serbalawan Kecamatan Dolok Batu Nanggar.

Dalam upacara tersebut, bertindak sebagai Komandan Upacara, Mayor Inf M Taufik (Pasi Pers Korem 022/PT), pembaca UUD 1945 dibawakan oleh Juhum Damanik (anggota KNPI Simalungun), Pembacaan Ikrar oleh Ketua sementara DPRD Sumut, H Rahmad sah. Namun sebelumnhya pembacaan Teks Pancasila dibawakan oleh Irup, Ir HT Erry Nuradi MSi (Wakil Gubernur Sumatera Utara).

Usai pelaksanaan upacara, selanjutnya Irup bersama bersama ketua sementara DPRD SUmut dan Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM meletakkan karangan bunga di tugu Letda Soejono. Peletakan karangan bunga ini juga didampingi oleh Bupati Serdang Bedagai H Sukirman, Wakil Bupati Simalungun, Hj Nuriaty Damanik, Wakil Walikota Siantar, Drs Koni Ismail Siregar, Dandim 0207 Simalungun, Letkol Inf Martin SM Turnip, Kapolres Simalungun, AKBP Andi Syariful Taufik SIK MSi, Sekda Simalungun, Drs Gidion Purba MSi dan para pejabat dari TNI,Polri, Pemerintah Provsu dan Kabupaten Simalungun serta dari PTPN-II,III dan IV.

Selanjutnya, seusai meletakkan karangan bunga, Wakil Gubsu menyerahkan santuan kepada keluarga dari Letda TNI (Purn) Soejono didampingi ketua sementara DPRD Sumut dan wakil Bupati Simalungun. Selanjutnya Bupati Simalungun juga memberikan santunan kepada keluarga Letda TNI (Purn) Soejono.

Mengakhiri upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila Prov Sumut tahun 2014, dilaksanakan pragmen peristiwa Bandar Betsy Mei 1965, yang menyebabkan gugurnya Peltu Soejono. Pragmen diperankan oleh masyarakat Bandar Betsy. Penggelaran pragmen ini mendapat apresiasi dari ribuan massa yang memadati lapangan Tugu Peltu TNI (Purn) Soejono, bahkan mereka larut dalam acara itu.

Menanggapi tentang pragment G30S PKI di Bandar Betsy, Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM mengajak masyarakat untuk melihat sejarah ini, sebagai pemacu semangat untuk berbuat yang lebih baik terutama bagi generasi muda dan anak-anak sekolah. “Jika dilihat bahwa peristiwa masa lalu. Dan momentum sejarah ini sebagai sarana untuk meningkatkan keimanan kita dan meningkatkan perbuatan yang baik kepada almarhum Soejono kepada bangsa ini,”ujarnya
. (Parulian Dolok Saribu).

Wednesday, October 1, 2014

Korem 064/Maulana Yusuf Gelar Doa Bersama Mengenang Gugurnya Para Pahlawan Revolusi

Serang (Lawunews.Com)
Untuk mengenang  gugurnya pahlawan revolusi  Korem 064/Maulana Yusuf menggelar Doa bersama mengenang gugurnya para Pahlawan Revolusi, yang dilaksanakan setelah Shalat Maghrib bertempat di Masjid Makorem 064/MY Serang Banten Selasa 30/9. Acara ini di pimpin langsung oleh Kasi Intel Korem 064 / MY Letnan Kolonel Inf Sutantri dan juga Turut hadir dalam kegiatan gelar doa bersama ini Para kasi, anggota korem 064 / MY ,veteran dan warakawuri.

Melalui doa bersama ini, diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran akan arti pentingnya nilai-nilai kepahlawanan sebagai landasan moral dan etika dalam mewujudkan cita-cita Nasional, yaitu membangun Bangsa dan Negara yang sejahtera, adil, dan demokratis dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Sebagai generasi penerus bangsa tentu tidak hanya harus belajar dan meneladani semangat pengabdian serta perjuangan mereka, tetapi berkewajiban juga mendo’akannya agar arwah para Pahlawan diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, karena hanya bangsa yang besar menghargai jasa para Pahlawan.

Diharapkan dengan kegiatan ini, sebagai generasi penerus bangsa dapat tergugah kesadarannya untuk tetap mewaspadai bahaya laten komunis serta upaya kelompok tertentu yang ingin menghidupkan kembali faham-faham anti Pancasila di Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Pendam III/Slw/Rega).

Satgaspam VVIP BDF Mulai Digelar

Puspen TNI (Lawunews.Com)
Asisten Operasi (Asops) Paspampres Kolonel Inf Ahmad Budi Handoyo  mengecek secara langsung kesiapan Satuan Tugas Pengamanan (Satgaspam) kepala negara yang akan menghadiri sidang BDF (Bali Democracy Forum) VII  di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) pada tanggal 10 s.d 11 Oktober mendatang, di lapangan hitam Paspampres, Jl. Tanah Abang Jakarta, Rabu siang (1/10/2014).
 
Satgaspam VVIP BDF yang berkekutan 829 personel, terdiri dari pasukan Paspampres dan juga BKO dari TNI AD, AL, dan TNI AU maupun dari kepolisian yang dilengkapi dengan sejumlah peralatan seperti deteksi, jihandak, nubika, dan juga anjing pelacak.
 
Sistem pengamanan BDF tahun 2014 dilaksanakan secara proporsional pada tingkat pengamanan tertinggi, selain itu konsep pengamanan TNI dilaksanakan sesuai prosedur yaitu pengamanan yang prima dan nyaman dalam artian digelar secara profesional dan proporsional. Semua prosedurnya telah disiapkan dengan matang termasuk pengamanan wilayah bandara yang secara khusus sudah memiliki mekanisme pengamanannya.
 
Kekutan personel TNI yang diterjunkan kurang lebih 2600 personil dalam pengamanan BDF ini disamping personil yang ada didaerah Darat, Laut, Udara dan unsur pengamanan tradisional seperti Pecalang (Satuan Pengaman Adat) juga melibatkan personil dari luar daerah seperti Mabes TNI, dan Paspampres.
 
Satgaspam Bandara melaksanakan latihan sterelisasi di daerah bandara, Satgaspam rute melaksanakan latihan pengamanan rute dari Bandara Ngurahrai sampai Nusa Dua Bali, Hal ini bertujuan agar arus lalu lintas dari dan menuju lokasi penyelenggaraan BDF dapat berjalan dengan lancar dan tidak mengalami kemacetan. Petugas dari TNI dan Polri telah diterjunkan untuk mengatur lalu lintas menuju lokasi penyelenggaraan BDF yang ke VII di Nusa Dua Bali. Mereka juga melaksanakan pemeriksaan setiap kendaraan yang akan masuk BNDCC.
 
Selain satuan-satuan tugas pengamanan menempati kedudukan, secara parsial mereka melaksanakan latihan-latihan untuk menghadapi segala kemungkinan yang akan terjadi. Penjemputan para kepala Negara dari Bandara Ngurah Rai ke BNDCC demikian juga sebaliknya, Satgasla melaksanakan pengamanan di perairan seputar Nusa Dua Bali, Satgashanud melaksanakan pemantauan udara, Satgaspamwil melaksanakan pengamanan di Bali dengan tergelarnya semua unsur yang terlibat dalam pengamanan BDF saat ini,  Satgaspam BDF siap mengamankan jalannya sidang pada 10-11 Oktober mendatang.
 
Authentikasi : Dansatgaspen BDF, Letkol Laut (KH) Mugiyono

Sertijab Bertujuan Memantapkan Kualitas Kepemimpinan

Bandung (Lawunews.Com)
Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Dedi Kusnadi Thamim memimpin serah terima jabatan para pejabat Kodam III/Siliwangi bertempat di Ruang Sudirman Makodam III/Siliwangi Jalan Aceh No 69 Bandung, Rabu ( 1/10).

Para pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan antara lain Irdam III/Slw, Aslog, Staf Ahli Pangdam, Kainfolahtadam, Kapendam, Kabekangdam serta Kakesdam III/Slw.

Pangdam III/Siliwangi mengungkapkan mekanisme pergantian pejabat
merupakan bagian dari proses pembinaan organisasi, sekaligus regenerasi dan kesinambungan kepemimpinan, dalam rangka mendorong semangat pembaruan dan penyegaran pemikiran yang diproyeksikan bagi peningkatan kinerja organisasi, guna menjamin pelaksanaan tugas pokok Kodam III/Siliwangi.

Serah terima jabatan menurut Pangdam sesungguhnya bukan merupakan suatu kebiasaan semata, tetapi mengandung makna dan nilai yang lebih dari biasa, karena didalamnya terdapat aspek penyegaran, harapan dan kaderisasi, untuk menjamin tercapainya tujuan organisasi.

Dikatakan Pangdam serah terima jabatan pada hakikatnya ditujukan untuk memantapkan kualitas kepemimpinan, mengembangkan kemampuan manajerial dan   memperluas wawasan serta memperkaya pengalaman para perwira, sebagai bekal dalam mengemban setiap tugas yang dibebankan kepadanya di  masa yang akan datang secara profesional  dan  proporsional.

Pangdam  mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada para pejabat lama beserta isteri, kepada para pejabat yang baru,   selamat atas kepercayaan yang diberikan oleh pimpinan TNI Angkatan Darat untuk mengemban amanah dalam jabatan barunya sebagai Irdam,  Aslog, Staf Ahli Pangdam, Kainfolahtadam, Kapendam, Kabekangdam, serta Kakesdam III/Siliwangi.  Semoga amanah dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, dilandasi oleh kemauan yang kuat untuk berbuat yang terbaik, berani, tulus dan ikhlas dalam menjalankan tugas-tugas kedepan yang semakin berat dan kompleks.

Pangdam juga berharap agara para pejabat baru dapat memelihara dan meningkatkan kemajuan-kemajuan yang telah dirintis dan dicapai oleh para pejabat sebelumnya, dengan mengembangkan inovasi dan kreativitas yang dimiliki para perwira untuk menghadapi tantangan tugas yang semakin berat dan kompleks di masa mendatang.

Hadir dalam acara serah terima jabatan tersebut Kasdam III/Siliwangi Brigjen TNI Suyatno, Para Danrem, Para Stafahli Pangdam, Para Asisten, Kabalak Jajaran Kodam III/Siliwangi, Ketua Pertis KCK PD III/Siliwangi beserta pengurus serta beberapa anggota perwakilan dari satuan yang melaksanakan Sertijab. 


Para pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan antara lain Irdam III/Slw , Aslog dari Kolonel Czi Aby Ismawan kepada Kolonel Inf Anton Yuliantoro, Staf Ahli Pangdam dari Kolonel Inf Achmad Fauzi kepada Kolonel Inf Sugeng Raharjo, Kainfolahtadam dari Kolonel Czi Sofwan Hardi. S.I.P kepada Letkol Arm Mulyono, Kapendam dari Kolonel Inf M. Affandi S.I.P,M.M. Kepada Letkol Arm Robertson Ismail S.I.P. M.M, Kabekangdam dari Kolonel Cba Drs. Anton Yuniarto kepada Kolonel Cba Hermanto Ngeci Sebuai, SH. serta Kakesdam III/Slw dari Kolonel Ckm dr. Akhmad Khotib kepada Kolonel Ckm dr. Basuki Triyantoro,Sp.An. (Pendam III/Slw/Rega)

Relokasi Dipercepat, Pasar Curug Agung Diresmikan

Padalarang (Lawunews.Com)
Karena deadline yang diberikan PT. Kereta Api Indonesia (KAI) berakhir pada 30 September lalu terkait lahan PT. KAI yang yang digunakan untuk Pasar Curug Agung, akhirnya Pemerintah Daerah Kab. Bandung Barat mengambil sikap untuk mempercepat proses relokasi pasar tersebut ke lahan di Jl. Gedong Lima Padalarang yang telah diresmikan penggunaannya pada Rabu, (1/10) siang.

Menurut Ketua Koperasi Pasar Curug
Agung, Budi Sudrajat, proses relokasi para pedagang dari lahan PT. KAI direncanakan akan dilakukan pada Desember mendatang. Namun, karena deadline yang diberikan jatuh pada 30 September kemarin, sehingga pelaksanaannya dipercepat dan terkesan dipaksakan.
"Mau tidak mau proses relokasi Pasar Curug Agung memang terpaksa harus segera dilakukan, mengingat deadline yang diberikan PT. KAI sudah habis. Padahal, berdasarkan jadwal yang disesuaikan dengan progres pembangunan pasar dilokasi yang baru, direncanakan relokasi akan dilakukan pada Desember mendatang," ungkap Budi ketika ditemui disela-sela peresmian Pasar Curug Agung, kemarin.

Budi mengaku pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada seluruh pedagang sejak 20 bulan yang lalu. Dan kini, sebanyak 296 pedagang eksisting yang memiliki kios serta 177 pedagang lima sudah mulai menempati lokasi yang baru. Hanya saja, hingga hari peresmian baru sekitar 90 pedagang yang sudah menempati, sedangkan sisanya masih dalam tahapan dan proses persiapan.

Bupati Bandung Barat, H. Abubakar menuturkan bahwa relokasi ini sengaja di inisiasi oleh pemda guna mendorong perekonomian masyarakat, terutama para pedagang yang telah menggantungkan kehidupannya dari Pasar Curug Agung selama puluhan tahun.

"Kami tidak ingin para pedagang menjadi kehilangan mata pencaharian akibat tidak diperbolehkan menggunakan lahan PT. KAI. Jadi kami segera melakukan tindakan dan terpaksa segera melakukan relokasi agar perekonomian masyarakat yang menjadi pedagang Pasar Curug Agung tidak terganggu," imbuhnya.

Abubakar berharap relokasi ini tidak menimbulkan ekses negatif. Sebab, dengan sendirinya, arus lalu lintas yang berada didepan Stasiun Padalarang akan mengalami perubahan menjadi dua jalur. Sehingga, pemda bekerjasama denga Polres Cimahi harus melakukan rekayasa lalu lintas agar aksesabilitas para pembeli menuju lokasi pasar mensapat kemudahan dan tidak merugikan pengguna jalan lainnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kab. Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna menyambut baik relokasi dan peresmian pasar ini. Hanya saja Ia meminta kepada dinas terkait agar membatasi perijinan pendirian pasar modern, seperti minimarket dan supermarket karena akan mengganggu dan mengancam eksistensi pedagang dipasar tradisional.

"Saya meminta dinas terkait untuk membatasi pemberian ijin pendirian mini market agar tidak mengganggu dan mengancam keberadaan pasar tradisional. Dan akan lebih baik, jika tidak ada lagi mini market baru yang berdiri di KBB, sehingga masyarakat akan kembali berbelanja ke pasar tradisional," harapnya.
(Deden - Pemberitaan Humas KBB
/Di)

Koprasi Warga Cimahi Mandiri Menggelar RAT Tepat Waktu

Cimahi (LawuPost)  Koperasi yang sehat dan baik adalah Koperasi yang mampu melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tepat waktu, dan Rap...