Thursday, September 5, 2013

Satgas Surya Bhaskara Jaya Gelar Penyuluhan Bela Negara

Satgaspen Sail Komodo 2013.(LawuNews.com)
   Dalam upaya memupuk jiwa nasionalisme putra putri generasi bangsa, Unsur Tugas Pelayanan Masyarakat (U.T. Yanmas) yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Operasi Bhakti Surya Bhaskara Jaya LXII/2013, menggelar sejumlah program penyuluhan, antara lain: penyuluhan Bela Negara, Bidang Potensi Maritim dan Hukum serta bahaya Narkoba kepada siswa-siswi SD, SMP, dan SMA, di SD Inpres Waikomo, Kecamatan Nubatukan, Lembata, NTT, Rabu (4/9/2013).
Seperti telah diketahui, sebagian masyarakat Kabupaten Lembata adalah warga trans lokal eks pengungsi Timor Timur dan korban kerusuhan Ambon beberapa waktu yang lalu, seperti halnya warga di Desa Waijarang.Minat generasi muda di Lembata akan pendidikan sangatlah tinggi, banyak diantara mereka melanjutkan jenjang pendidikan perguruan tinggi hingga ke luar daerah seperti di Jakarta, Surabaya, Makassar dan kota lainnya. Sedangkan bagi mereka yang tidak mampu melanjutkan jenjang pendidikan, merantau mencari nafkah ke kota, dengan harapan meningkatkan ekonomi keluarga lebih baik.
Disamping itu, Satgas Surya Bhaskara Jaya juga memberikan penyuluhan bidang hukum tentang perdagangan manusia (traficking) dan bahaya Narkoba, yang dipaparkan oleh Kapten Laut (KH) Mas Iyan Diana D., S.H. Penyuluhan ini mengupas tentang kejahatan perdagangan manusia dengan modus memanfaatkan tenaga kerja dari daerah yang kurang berpengalaman. Perwira hukum tersebut juga menyampaikan bahwa pelaku perdagangan manusia dapat mengeksploitasi korban demi keuntungan pribadi bahkan di antara mereka menjadikan pemuas nafsu dan pekerja seks. “Melalui penyuluhan ini diharapkan menambah wawasan bagi remaja dan masyarakat Lembata agar tidak menjadi korban pelaku trafficking”, ujarnya.
Sedangkan penyuluhan bahaya Narkoba dipaparkan oleh Kapten Laut (K) Mawar dari U.T. Pelayanan Kesehatan (Yankes). Dokter Angkatan Laut ini menyampaikan dampak pemakaian narkoba bagi kesehatan tubuh yang dapat menimbulkan berbagai penyakit, seperti penularan HIV/AIDS melalui jarum suntik yang digunakan secara bergantian.Selain itu, sebelumnya juga telah dilaksanakan penyuluhan bidang potensi maritim oleh tim Satgas kepada pemuda karang taruna dan nelayan di Kabupaten Lembata.Authentikasi:Dansatgaspen Sail Komodo 2013, Kolonel Marinir Bambang Hullianto

Unigal Menuju Universitas Unggulan

CIAMIS.(LawuNews.com)
   Universitas Galuh (Unigal) Ciamis terus memacu kinerja jajaran rektorat, dosen dan seluruh karyawan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Belum lama ini civitas akademika Unigal menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahunan tahun akademik 2013-2014.Raker yang diikuti oleh jajaran rektorat, dosen dan karyawan struktural bertujuan meningkatkan manajemen dan sistem perkuliahan yang mampu menjadikan Unigal Unggul dan berdaya saing global tahun 2030. Rektor Unigal Prof. DR. Suherli, M.Pd menegaskan, setiap memulai tahun akademik selalu digelar raker. 
    Hal ini untuk menyamakan visi agar Unigal semakin baik, semakin maju dan semakin diakui secara global. Raker tahun ini dalam rangka mewujudkan Peningkatan Manajemen Universitas Galuh menjadi Universitas Unggul dan berdaya saing global tahun 2030. Hasil raker ini diharapkan menjadikan Unigal sebagai salah satu perguruan tinggi yang tumbuh dan terus maju dengan pesat, diakui secara global berdasar atas jaminan mutu. Unigal berkomitmen untuk mengedepankan kualitas dengan moto bahwa "kualitas adalah tradisi kami"," ujarnya. Menurutnya ada beberapa poin yang menjadi bahasan dalam Raker tahun 2013 ini, diantaranya, terkait kebijakan strategis, pelaksanaan kalender akademik, peningkatan Sumber Daya manusia (SDM) dosen dan karyawan, peningkatan layanan kepada mahasiswa dan sistem audit internal. 
   "Seluruh jajaran rektorat dosen dan karyawan Unigal bertekad untuk terus berusaha keras memenuhi kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan pendidikan berkualitas dan bermanfaat bagi kemajuan masyarakat, " ujarnya. Menurutnya, Setiap tahun kepercayaan masyarakat terhadap Unigal terus meningkat. Kepercayan tersebut merupakan peluang dan tantangan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pendidikan. Sehingga Unigal menghasilkan lulusan yang kompeten, kompetitif, unggul dan siap bersaing dengan lulusan manapun. "Meniciptakan sistem dan suasana akademik yang berkualitas tidaklah mudah. Memerlukan pemikiran bersama, satu gerak, satu langkah seluruh civitas akademika. Pemikiran baru dan komitmen positif sangat diharapkan lahir dari Raker tahun 2013 ini," ujar Suherli. 
   Sementara itu ketua Yayasan Pendidikan Galuh Dida Yudanegara, SH. M.Si menegaskan, Unigal telah melahirkan puluhan ribu alumnni vang sudah berkiprah di berbagai lapangan kerja. Hal ini sebagai kebanggaan sekaligus tantangan bagi Unigal untuk terus melahirkan alumni yang berkualitas. "Respon positif dari masyarakat menunjukkan penggemblengan di Unigal tidak sia-sia. Unigal telah memberi warna dan dinamika dalam setiap detak jantung dinamika pembangunan di Indonesia pada umumnya dan Jawa Barat pada khususnya, ujar Dida. Meski banyak keberhasilan yang diraih, Kata Dida, Civitas Akademika Unigal harus terus bekerja keras mewujudkan visi misi Unigal. Oleh karena itu peningkatan kualitas harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. 
    "Peran Universitas Galuh tidak hanya memberikan proses pembelajaran kepada generasi bangsa, tapi mampu menunjukan karya bakti yang bisa dirasakan sesuai tuntutan dan kebutuhan yang berkembang di masyarakat," ujarnya. Kualitas Dosen Salah satu bahasan dalam raker mengemuka, bahwa menulis artikel ilmiah di media maupun buku masih menjadi kelemahan civitas akademika di Perguruan Tinggi. Tidak hanya mahasiswa, dosen pun masih banyak yang belum mampu menuangkan pemikirannya dalam bentuk tulisan. Rektor Universitas Galuh Ciamis Prof Dr Suherli menegaskan, dosen yang produktif saat ini masih bisa dihitung dengan jari. Padahal menulis bagi dosen bukan hanya pekerjaan sampingan, tetapi menjadi tuntutan akademik. 
     "Produktivitas dosen menulis sangat memengaruhi nilai akreditasi perguruan tinggi. Semakin banyak dosen yang menulis buku dan artikel di media massa atau buku, semakin tinggi kualitas perguruan tinggi," ujar Suherli saat membuka Rapat Kerja Civitas Akademika Universitas Galuh tahun akademik 2013-2014 di Aula Fakultas Hukum, Selasa (27/8). Menurutnya, mengajar, meneliti, menulis dan mempub¬likasikan tulisan merupakan satu kesatuan yang harus dimiliki oleh dosen. Sehingga tridarma perguruan tinggi bisa dirasakan langsung oleh masyarakat melalui sumbangan pemikiran. "Jika banyak dosen yang produktif, menulis tidak akan lagi menjadi tuntutan akademik, tapi menjadi budaya tradisi dosen sebagai kaum intelektual. Hal ini akan berdampak juga pada peningkatan kualitas pendidikan bagi mahasiswa," ujarnya. 
    Oleh karena itulah kata Suherli, Universitas Galuh sudah menerapkan sistem reward bagi dosen yang mampu menulis buku, jurnal ilmiah dan artikel di media masa. "Unversitas sudah menganggarkan dana bagi dosen yang mampu menulis buku, termasuk menulis di jurnal, media massa lokal maupun nasional," ujarnya. Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Galuh Dida Yudanegara mengatakan, peningkatan kualitas dosen merupakan salah satu yang direkomendasikan dalam Raker tahun 2013 ini. Diharapkan rekomendasi yang disepakati bisa dijalankan dengan baik dan sungguh-sungguh. "Dosen yang produktif akan menghasilkan lulusan mahasiswa yang berkualitas," ujarnya. (Mamay/Dian/Red)

Wednesday, September 4, 2013

Jenderal TNI Moeldoko Resmi Terima Tongkat Komando Panglima TNI

Puspen TNI.(LawuNews.com) 
 Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E. secara resmi menyerahkan Tongkat Komando Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) kepada penggantinya Jenderal TNI Moeldoko, dalam sebuah Upacara Militer Serah Terima Jabatan di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (4/9/2013).Upacara diikuti sekitar 1.757 personel dari ketiga matra yang terdiri dari Kelompok Panji-panji TNI, pasukan ketiga Angkatan, Pasukan Gabungan dari Taruna TNI dan UNIFIL, Wanita TNI, satuan musik gabungan TNI, serta PNS gabungan TNI.
Upacara sertijab ditandai dengan penyerahan Tongkat Komando. Jenderal TNI Moeldoko ditetapkan sebagai Panglima TNI berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 50/TNI/2013 tanggal 28 Agustus 2013. Dalam amanatnya Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko menyatakan bahwa menghadapi tantangan TNI ke depan, dibutuhkan langkah-langkah yang sistematis, sebagaimana ditegaskan oleh Presiden Republik Indonesia pada pidato kenegaraan tahun 2013, yaitu: Pertama, pentingnya kemampuan mengelola ekonomi ditengah ketidakpastian dan perlambatan ekonomi global, yang menjadi tantangan ekonomi nasional, untuk disikapi dengan kesiapan mental dan kebijakan yang tepat. Dalam kaitan tersebut, TNI akan mengerahkan segenap kemampuan dan kekuatan, guna dapat memberi rasa aman untuk berinvestasi di Indonesia.
Oleh karena itu, kepada para investor jangan ragu datang ke Indonesia.Kedua, pentingnya memelihara kerukunan dan toleransi di tengah kemajemukan bangsa. Negara menjamin sepenuhnya keberadaan kemajemukan tersebut, dan seluruh warga negara memiliki harkat, kehormatan, hak serta kewajiban yang sama. Dalam kaitan ini, Panglima TNI menghimbau untuk mencegah terjadinya benturan dan kekerasan komunal, yang akan mengganggu ketentraman masyarakat dan keutuhan berbangsa dan bernegara. Ketiga, pentingnya mensukseskan Pemilu 2014 dan suksesi kepemimpinan secara demokratis dan damai. TNI dan semua elemen bangsa harus menjamin Pemilu 2014 dapat berlangsung secara lancar, tertib, bebas, adil dan damai, karena Pemilu adalah masa depan keberlanjutan pembangunan nasional.
Lebih lanjut Jenderal TNI Moeldoko menghimbau kepada semua elemen untuk tidak menarik TNI ke medan politik praktis, yang dapat menjadikan TNI tidak netral. Keempat, kewajiban kita untuk mempertahankan kedaulatan dan keutuhan setiap jengkal wilayah dengan tegas, yang secara sah merupakan bagian integral dari NKRI. Pendirian TNI jelas, tegas dan tidak mengenal kompromi dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI. Dalam kerangka hubungan kerja sama internasional, persahabatan adalah sangat penting, namun kepentingan nasional di atas segalanya.Di akhir amanatnya Panglima TNI menyatakan bahwa TNI harus membangun tentara yang profesional, militan dan rendah hati. Dengan profesional dan militan menjadikan TNI hebat, dengan rendah hati akan menghasilkan kemanunggalan yang kuat, sedangkan sinergitas dari ketiganya itu akan mewujudkan TNI yang tangguh. Authentikasi :Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Cpl. Ir. Minulyo Suprapto, M.Sc, M.Si, M.A.

6000 Personil Gabungan TNI, Polri, Dinas Jawatan

          Mahasiswa dan Masyarakat Cirebon Bersih-Bersih
KODAM III SLW(LawuNews.com)
    Karya bhakti dan Bakti sosial Skala besar Korem 063/SGJ TA.2013 yang dilaksanakan di Kabupaten Cirebon diikuti oleh sekitar 6000 Personil yang terdiri dari Anggota TNI, Polri, Ormas, Organisasi Pemuda, Menwa dariperguruan tinggi di Wilayah Cirebon, perwakilan Masyarakat dan Perwakilan anak sekolah sewilayah Kabupaten Cirebon, beberapa waktu yang lalu.Kegiatan tersebut di awali Apel gelar pasukan yang di ikuti oleh seluruh peserta dan dipimpin oleh Wakil bupati Cirebon Ason Sukasa, Sm.Hk dan dihadiri oleh Dandim 0620/Kab.
Cirebon Letkol Arm Loebis Muhamad Hasbi, S.IP, Waaster Kasdam III/Siliwangi Letkol Arh Jama’ah, Seluruh Kasi korem, Pamen Korem 063/SGJ, Kepala Dinas terkait Kab.Cirebon. Didalam tengah tengah kegiatan karya bakti dilaksanakan kegiatan Donor Darah yang diikuti oleh anggota TNI, Polri dan organisasi Masyarakat di Kab.Cirebon.Dalam sambutannya Wakil bupati menyampaikan terimakasih dan penghargaan atas apresiasi Jajaran Korem 063/SGJ, Kodim 0620/Kab.Cirebon, seluruh TNI, Polri dan semua yang terlibat dalam kegiatan tersebut, dengan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, selain hasilnya bisa membuat lingkungan bersih dan sehat namun juga Kab.Cirebon akan tetap mempertahankan sebagai pemenang Piala Adipura dalam rangka lomba Kebersihan.
Sementara Komandan Kodim 0620/Kab.Cirebon Letkol Arm Loebis Muhamad Hasbi, S.IP, menyampaikan bahwa kegiatan Gerakan Nasional Indonesia Bersih ini merupakan Program satuan atas yang harus didukung karena kita akan memberikan contoh dan memelopori secara langsung kepada masyarakat dalam meningkatkan kebersihan lingkungan dan kegiatan ini sangat bermanfaat karena merupakan sarana komunikasi serta menjadi wahana untuk silahturahmi antar TNI, Polri, Pemda dan Masyarakat.Personel yang ikut melaksanakan karya bakti terdiri dari anggota Korem 063/SGJ, Kodim 0620/Kab.Cirebon, Kodim 0614/Kota Cirebon, Kodim 0615/Kuningan, Yon Arhanudse-14 Cirebon, Denpom III/3 Cirebon, Lanal Cirebon, Lanud Sukani, Polres Kab.Cirebon, Polres Kota.Cirebon, Brimob Den C Pelopor, Polairud Polda Jabar, seluruh Dinas Pemda Kab. Cirebon, Organisasi kemasyarakatan, Organisasi Pemuda, Resimen Mahasiswa seluruh perguruan tinggi di Wilayah Cirebon, perwakilan Masyarakat dan Perwakilan anak sekolah sewilayah Kabupaten Cirebon. (Penrem 063/SGJ/Pendam III/Slw/Suparman)

Tuesday, September 3, 2013

Tingkatkan Komunikasi Dua Arah Antar Atasan dan Bawahan

KODAM III SLW.(LawuNews.com)
   Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Dedi Kusnadi Thamim nenekankan agar personel Kodam III/ Siliwangi menghindari tindak pelanggaran yang merugikan diri dan mencemari nama baik satuan dengan selalu mentaati peraturan dan ketentuan yang berlaku serta menahan diri dari hal-hal yang negatif.Penekanan tersebut disampaikan Pangdam III/Siliwangi saat memberikan pengarahan kepada personel Kodam III/Siliwangi bertempat di Graha Manggala Siliwangi Jalan Aceh No 66 Bandung, Selasa (3/9).
Pengarahan tersebut diberikan Pangdam sekaligus sebagai perkenalannya selaku Pangdam III/Siliwangi yang baru menggantikan Mayjen TNI Sonny Widjaja yang mendapat tugas baru menjadi Koorsahli Kasad. Pengarahan diikuti oleh 1.100 personel yang terdiri dari Perwira, Bintara, Tamtama dan Pegawai Negeri Sipil Kodam III/Siliwangi. Turut hadir pada acara tersebut Kasdam III/Siliwangi Brigjen TNI Suyatno, Irdam, LO TNI AU dan AL, Staf ahli Pangdam dan para Asisten, Dansat serta Kabalak jajaran Kodam III/Siliwangi.
Sebelum memberikan pengarahan kepada personel Kodam, pada pagi harinya Pangdam juga telah memberikan pengarahan kepada para Dansat dan Kabalak serta pejabat di lingkungan Kodam III/Siliwangi bertempat di ruang R.A. Kosasih Makodam III/Siliwangi. Lebih lanjut Pangdam mengharapkan agar komunikasi dua arah antara atasan dan bawahan perlu diintensifkan yang dilandasi nilai ketulusan dan keikhlasan untuk saling asih, asah dan asuh.
Upaya ini menurut Pangdam akan bisa menumbuhkan saling menghormati dan membangun kebersamaan dalam menyelesaikan berbagai masalah yang dihadapi, terlebih lagi tugas pokok yang menjadi tanggung jawab masing-masing. Pangdam juga mengingatkan agar prajurit Kodam terus memelihara netralitasnya dalam kegiatan pemilu maupun pilkada, terlebih lagi dalam perhelatan akbar menyambut tahun Politik 2014 nanti. Selain itu lanjunya, secara aktif turut menjaga mengamankan wilayah masing-masing serta mampu menjadi Bapulket bagi komando terhadap setiap aktivitas yang bisa mengancam keselamatan negara. (Pendam III/Siliwangi/Suparman)

Pemda Serahkan Ganti Rugi Tanah Dampak Pembangunan Underpass

Ngamprah.(LawuNews.com)
 Pemerintah Kabupaten Bandung Barat mengganti bangunan dan tanah wakaf yang terkena dampak pembangunan Underpas Padalarang di Desa Kertajaya, Kecamatan Padalarang. Penyerahan ganti rugi dilakukan secara langsung oleh Bupati Bandung Barat, H. Abubakar di Desa Kertajaya, Rabu (28/8)."Ada 15 warga yang memiliki tanah wakaf di Desa Kertajaya yang terkena proyek underpass dan pemkab memberikan gantirugi. 
    Total uang ganti rugi untuk ke-15 warga Rp 633 juta. Besarannya berbeda-beda," kata Abubakar. dengan dibayarnya ganti rugi tanah wakaf merupakan simbol keterlibatan masyarakat dalam mendukung pembangunan underpass ini. Warga yang terkena dampak proyek kebanyakan pedagang Pasar Curug Agung.Mengenai pembangunan underpass, Abubakar mengatakan, box culvert tahap ketiga rencananya akan dimulai pada bulan September. 
    "Ini merupakan pembangunan underpass tahap ketiga. Selanjutnya, Pemkab Bandung Barat juga akan membayarkan ganti rugi bagi pemilik tanah yang terkena proyek underpass ini pada bulan Desember mendatang. "Ada beberapa warga yang terkena dampak dari proyek ini, pemilik tanah wakaf, tanahmilik, serta tanah dari PT KAI.Sekarang, kita memberikan ganti rugi bagi pemilik tanah wakaf dan nanti pada bulan Desember baru tanah milik," jelas Abubakar 
    Sementara itu, untuk sebagian besar pedagang di Pasar Curug Agung yang terkena dampak proyek ini, Pemkab Bandung Barat telah menyediakan tempat relokasi. Menurut Abubakar, tempatnya di sekitar Stasiun Kereta Api Padalarang. Abubakar mengatakan, para pedagang direlokasi kesekitar Stasiun Padalarang hanya untuk sementara sampai pemkab selesai membangun Pasar Curug Agung di Jln. Gedong Lima.(DI/Red)

Animo Warga KBB Menjalankan Ibadah Haji TiapTahun Meningkat

NGAMPRAH.(LawuNews.com)
   Sedikitnya 8.000 jemaahcalon haji (calhaj) asalKabupaten Bandung Barat (KBB), harus bersabar untuk bisa berangkat ke Tanah Suci.Karena Berdasarkan data, jumlah calhaji KBB yang telah mendaftar untuk keberangkatan 2022 telah mencapai 8.332 orang. Hal tersebut, menunjukkan perekonomian warga KBB meningkat. "Animo masyarakat untuk menjalankan ibadah haji memang sangat tinggi, sehingga daftar tunggunya semakin panjang.
   Namun yang paling kita syukuri bukan saja perekomian warga yang baik, tapi niat menjalankan kewajiban ibadah haji sangat kuat," kata.Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) KBB, Asep Ismail, usai penutupan manasik haji tingkat KBB di Pondok Pesantren Riyadhul Huda Kec.Ngamprah, Rabu (28/8). MenurutAsep, di KBB paracalhaj yang mendaftar hampir selalu ada setiap hari dan didominasi para petani serta pedagang. Begitu pula dengan calhaj yang berangkat tahun ini, mayoritaspetani.
  "Dari jumlah 883 calhaj yang berangkat tahun ini, sebagian besar petani dan pedagang.Kita bersyukur ketika sedang kesulitan ekonomi, mereka mau menyisih kanuangnya untuk menunaikan ibadah haji," tuturnya. Asep menyebutkan, dari jumlah 882 jemaah haji asal KBB, 463 di antaranya wanita dan 418 calhaj laki-laki.Jumlah sebanyak itu sudah ditetapkan sebagai kuota calhaj KBB yang telah dipangkas 20 persen sesuai aturan dari Kerajaan Arab Saudi. 
    "Jumlah awal yang tercatat 1.102 orang. Tapi karena ada pengurangan kuota, kita potong 20 persen dan hasilnya 8.332 orang yang resmi akan berangkat," paparnya. Ia menyebutkan, keberangkatan calhaj asal KBB akan dibagi dua kloter. Untuk kloter  442 calhaj pada 27 September."Keberangkatan kloter pertama diantar langsung Bupati Bandung Barat di Pusdikav (PusatPendidikanKaveleri) Padalarang," ujarAsep. Sementara Bupati Bandung Barat, H. Abubakar yang menutup kegiatan bimbingan manasik haji mengatakan, ibadah haji merupakan ibadah rohani dan jasmani yang penuh dengan ujian dan cobaan. Oleh karenanya, ibadah haji harus dilakukan dengan penuh ketabahan dan kesabaran. "Selain pengorbanan harta dan tenaga, tidak sedikit ujian yang bersifat fisik maupun mental yang harus dihadapi di Tanah Suci.Semua cobaan itu harus dihadapi dengan tabah dan penuh kesabaran," sarannya.(DI/Red)

Koprasi Warga Cimahi Mandiri Menggelar RAT Tepat Waktu

Cimahi (LawuPost)  Koperasi yang sehat dan baik adalah Koperasi yang mampu melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tepat waktu, dan Rap...