Monday, September 30, 2013

Sepak Bola Kabupaten Ciamis Mencatat Sejarah Baru

Laskar Ciung Wanara “PSGC” Lolos ke Divisi Utama Liga Indonesia 
CIAMIS (LawuNews.com)
 Sepakbola Kabupaten Ciamis mencatat sejarak baru. Warga Tatar Galuh pun larut dalam euforia setelah untuk kali pertama kesebelasan Persatuan Sepakbola Galuh Ciamis (PSGC) lolos ke Divisi Utama Liga Indonesia yang akan berlaga musim 2014. Pantauan LawuNews.com Senin (23/9/2013) siang, suasana jalan di pusat Ciamis Kota meriah menyambut kedatangan skuat “Laskar Galuh” dari ajarang Kompetisi Divisi I Liga Indonesia XVIII 2013 Putaran II yang berlangsung di Stadion Singaperbangsa, Kabupaten Karawang, dan Stadion Lebak Bulus, Jakarta. Layaknya perlakuan terhadap tim yang baru meraih gelar juara, ribuan warga dan para bobotoh PSGC di pinggir jalan mengelu-elukan pemain saat mereka hendak menuju Pendopo Kabupaten Ciamis. Selain dikawal kendaraan kepolisian, para pemain yang naik kendaraan truk terbuka diiringi pula oleh rombongan kendaraan bermotor bobotoh. Rombongan pemain dan ofisial langsung disambut Bupati Ciamis H. Engkon Komara. Lolosnya "Laskar Ciung Wanara" memang menjadi kado indah kepemimpinan bupati yang telah menjabat dua periode dan memastikan segera mengakhiri masa jabatannya itu”. 
   “Pencapaian yang luar biasa, ini hal yang patut dibangggakan. Maju mundurnya suatu daerah salah satunya bisa diukur oleh prestasi olah raga. PSGC telah membuktikan kemajuan suatu daerah," kata Engkon. Diungkapkan Engkon, keberhasilan PSGC yang lolos ke Divisi Utama tentunya harus terus dikembangkan dan profesional. Apalagi ke depannya, segala hal kebutuhan finansial tidak bisa, bersumber dari Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah (APBD). "Dengan keberhasilan ini diperlukan kerja keras dan lebih profesionalisme lagi, mulai dari jajaran manajemen, pelatih atau para pemain. Lamun alus kieu mah urang daek euy jadi manajerna," ujar Engkon seolah bergurau, disambut tawa para pemain dan Manajer PSGC, H. Herdiat. Menurut Manajer PSGC H. Herdiat, keberhasilan PSGC hingga bisa lolos ke Divisi Utama ini berkat upaya keras seluruh jajaran manajemen, pelatih, dan para pemain yang telah berkomitmen untuk bangkit dan maju bersama. Perjalanan PSGC menuju Divisi Utama ini tentunya tidaklah segampang membalikkan telapak tangan, namun melalui perjuangan dan jerih payah yang cukup melelahkan serta memerlukan kebersamaan. Sebagai imbalan jerih payahnya, para pemain akan diberikan penghargaan berupa bonus. 
   Namun Herdiat tak menyebut nominalnya. "Bagi persepakbolaan Ciamis, prestasi yang telah diraih ini merupakan kali pertama kali bisa berlaga di Divisi Utama. Ini tak lepas dari dukungan Pak Bupati beserta seluruh warga Tatar Galuh," ujar Herdiat yang juga Sekretaris Daerah Ciamis itu. Herdiat juga mengatakan, stadion Galuh pada awal 2014 siap digunakan untuk pertandingan profesional. Saat ini proses renovasi sedang berjalan, salah satunya pemasangan lampu di empat titik stadion. "Selain itu akan ada perbaikan pagar penonton dan pembuatan jogging track. Renovasi stadion Galuh bersumber dari dana bantuan Pemprov Jawa Barat sebesar Rp. 4,85 miliar. Targetnya renovasi stadion selesai akhir tahun ini, jadi awal 2014 pertandingan bisa digelar di Ciamis” ucap Herdiat. Pelatih Kepala PSGC Heri Rafni Kotari mengatakan, keberhasilan anak asuhnya ini merupakan wujud dan bukti nyata yang telah ditargetkan pihak manajemen dan harapan warga Tatar Galuh agar lolos ke Divisi Utama. "Alhamdulillah kami bisa mewujudkan apa yang telah ditargetkan. Untuk menghadapi laga di Divisi Utama 2014, tentunya kami akan terus berupaya meningkat presatasi yang telah diraih," ucap Heri yang juga mantan pemain PSGC, Persib Bandung, dan Bandung Raya tersebut. 
    Dampingi Villa 2000 PSGC memastikan lolos ke Divisi Utama musim depan setelah dalam laga kelima atau yang terakhir Grup XV ajang Kompetisi Divisi I Liga Indonesia XVIII 2013 Putaran Kedua di Stadion Lebak Bulus, Jakarta, Minggu (22/9/2013) malam, mengalahkan Persibas Banyumas skor 0-0. Dengan hasil ini "Laskar Galuh" menempati posisi runner up di bawah Villa 2000 Jakarta. Ada delapan tim yang lolos ke Divsi Utama, masing-masing grup meloloskan dua tim yakni juara dan runner up. Dari lima kali bertanding, tim PSGC menang tiga kali, satu kali seri, dan satu kali kalah. PSGC menang atas Perserang Kabupaten Serang skor 2-0, menang atas Persik Kendal (3-1),dan Maung Bandung (5-3). Satu-satunya kekalahan dialami dari juara grup, Villa 2000 Jakarta dengan skor 1-2. Pencapaian duduk di kasta kedua sepak bola Tanah Air tersebut menyamai awal tahun 1990-an, saat PSGC bercokol di Divisi I PSSI. Ketika itu kasta tertinggi sepak bola Perserikatan adalah Divisi Utama, sedangkan kasta kedua disebut Divisi I. Sejak era Liga Indonesia pada 1994 format berubah yakni kasta pertama adalah Liga Super Indonesia, dan kasta kedua disebut Divisi Utama. °Ini menjadi kembalinya kejayaan sepak bola Ciamis setelah dulu pun sama yakni pernah berjuang di Divisi I PSSI. Selamat untuk para pemain, pelatih, manajemen, Pak Bupati Ciamis, bobotoh, dan seluruh warga Ciamis atas keberhasilan ini," kata Penasehat Viking Galuh, Asep "Galon" Kurniawan, seusai pentandingan terakhir PSGC di Stadion Lebak Bulus, Jakarta.
    Sebetulnya pencapaian PSGC ini wajar karena Ciamis punya bibit-bibit pesepak bola yang unggul hingga tingkat nasional. Salah satunya Herrry Kiswanto, mantan pemain nasional yang kini menangani klub Liga Super Indonesia, Persiba Balikpapan. Masalahnya, untuk mengarungi liga tersebut agar klub punya kualitas adalah faktor finansial. "Tugas PSGC ke depan tak mudah. Manajemen harus pintar-pintar mencari pihak ketiga yang siap menjadi sponsor Namun, Insya Allah, dengan kerja keras manajemen, Pemkab Ciamis bobotoh, dan warga, sponsor akan datang karena antusiasme warga Tatar Galuh terhadap sepak bola tergolong tinggi," ujar Asep. Karena jabatan Bupati Ciamis H. Engkon Komara dipastikan akan segera berakhir, Asep pun berpesan agar Bupati Ciamis yang baru terpilih nanti mampu mendukung dan mengawal kejayaan PSGC. "Bahkan setelah berlaga di Divisi Utama, nanti targetnya harus bisa berlaga di kasta pertama, Liga Super Indonesia," tutur Asep. (Mamay/Dian/Red).

No comments:

Koprasi Warga Cimahi Mandiri Menggelar RAT Tepat Waktu

Cimahi (LawuPost)  Koperasi yang sehat dan baik adalah Koperasi yang mampu melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tepat waktu, dan Rap...