Bandung (Lawunews.Com)
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan tolak Jabar disebut darurat paedofil berkaitan dengan kasus pelecehan seksual Emon di Sukabumi., perlu ada indikator untuk menyebut Jabar dengan status tersebut ,’’tegas Aher.
Aher menegaskan, untuk mengatakan darurat itu ada persyaratannya. yang jelas kita siap siaga jangan sampai ada kejadian yang sama di tempat lain.pernyataan itu diungkapkan Aher saat ditemui di Hotel Aston, Senin kemarin.
Orangtua siaga, hati-hati dengan anak. Anak jangan dilepas. Kita tidak tahu seperti apa perkembangann di luar. Tindakan anak di rumah, orangtua full mengawasi. Ketika di sekolah, guru wajib mengawasi," katanya.’’ Pintanya.
Aher menilai kejahatan seksual seperti yang terjadi di sukabumi merupakan kejahatan tertutup. sehingga memerlukan langkah antisipatif. "Bukan terbuka seperti geng motor atau perkelahian antar pelajar. Kalo ini tahu-tahu ada korban. Maka harus antisipasi, jangan terjadi lagi,"tandasnya.
Masih Menurut Aher, media juga jangan terlalu dibesar-besarkan pemberitaannya dengan menyebut korban yang disodomi mencapai lebih dari 100 anak."Kan katanya yang disodomi hanya 8 orang," terangnya.
Sementara itu informasi yang sudah berkembang ditengah-tengah masyarakat ,korban sudah mencapai sekitar ratusan orang. (Riswan p)

No comments:
Post a Comment