Friday, November 29, 2013

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan Kembali Raih

             Penghargaan Adhi Karya Pangan Nusantara 
Ahmad Heryawan
Jakarta (Lawunews.Com)
    Untuk kedua kalinya Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, menerima Penghargaan Adhi Karya Pangan Nusantara (APN) ,pada tahun 2013 ini Penghargaan yang diserahkan oleh Wakil Presiden RI Budhiono diterima oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar di Istana Wakil Presiden Jl. Kebon Sirih Jakarta Pusat, Jum'at pagi (29/11). Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, menerima penghargaan kategori Pembina Ketahanan Pangan (Gubernur), disamping Ahmad Heryawan, gubernur lainnya adalah H.Soekarwo (Jawa Timur), M. Zainul Majdi (NTB), Syahrul Yasin Limpo (Sulawesi Selatan), Irwan Prayitno (Sumatera Barat), Sinyo Harry Sarundajang ( Sulawesi Utara). Wakil Presiden Budhiono dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada kerja keras berbagai pihak di lapangan. "Penghargaan ini merupakan wujud penghargaan terhadap pengabdian yang diberikan dalam mendukung kemandirian dan ketahanan pangan," ujar Budhiono. 
     Budhiono menegaskan, yang terpenting dalam ketahanan pangan nasional harus dapat terwujudnya pangan yang terjangkau setiap saat. Disamping itu, Budhiono juga mengingatkan beberapa hal yang harus difikirkan oleh para pengambil keputusan dalam mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional terdapat beberapa pengaruh diantaranya pertama, keadaan dunia, jumlah penduduk semakin bertambah akan berpengaruh pada suply pangan; kedua, perubahan iklim menimbulkan kekeringan dan banjir, peningkatnya air laut berpengaruh terhadap produksi pangan; ketiga, risiko gesekan politik di dunia. Disamping itu Wapres juga menguraikan tiga pilar yang harus diperhatikan yaitu kemandirian harus mampu menyediakan semaksimal mungkin kemampuan dari dalam negeri, sehingga suply harus mencukupi. Kedua, Responsivenes: kemampuan merespons secara cepat tantangan dan ancaman. "Harus responsif terhadap tantangan tapi jangan menutup import dan eksport, semua harus bisa diatur kebijakan jangan memasung," jelasnya. Ketiga adalah keberlanjutan (sustainable). 
    Pada kesempatan tersebut Menteri Pertanian Suswono menyampaikan pemberian penghargaan APN bertujuan mendorong semangat, krativitas serta partisipasi masyarakat untuk berperan dalam upaya mewujudkan kedaulatan pangan, kemandirian dan ketahanan pangan. Penghargaan APN tahun 2013 setelah dilakukan verifikasi dan penilaian ditetapkan sebanyak 90 penerima penghargaan. Dibagi dalam 5 kategori yaitu Pembina ketahanan Pangan sebanyak 25 penerima ( 6 Gubernur, 9 Bupati/Walikota, 10 kepala desa); pelopor ketahanan pangan. 4 penerima penghargaan; pelayanan ketahanan pangan sebanyak 13 penerima; pelaku pembangunan ketahanan pangan sebanyak 44 penerima; pemangku ketahanan pangan 4 penerima. Para penerima penghargaan lainnya yang berasal dari Jawa Barat adalah: kategori Pembina Ketahanan Pangan Bupati/walikota yaitu Nur Mahmudi Isma'il Walikota Depok. 
    Sedangkan Kategori Pembina Ketahanan Pangan Kepala Desa yaitu Sutowo Kades Talaga Kec. Cugenang, Kabupaten Cianjur. Selanjutnya Kategori Pelayanan Ketahanan Pangan Peneliti yaitu Prof.Dr. Ir. Nur Richana M.Si. (Peneliti di Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian Bogor). Kategori pelaku Pembangunan Ketahanan Pangan, Pengembangan Produksi yaitu kelompok Medal Saluyu, kp. Cisalak, Desa Karoya Kec. Tegalbaru Kab. Purwakarta; Kategori Pemberdayaan Masyarakat, yaitu Gapoktan Kompa, Desa Margahayu, Kec. Manonjaya Kab. Tasikmalaya. Pengembangan industri dan Perakit Teknologi pangan yaitu Kelompok usaha "Serba Susu" Lembang Kabupaten Bandung.(Hum Prov Jabar/Suparman)

No comments:

Koprasi Warga Cimahi Mandiri Menggelar RAT Tepat Waktu

Cimahi (LawuPost)  Koperasi yang sehat dan baik adalah Koperasi yang mampu melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tepat waktu, dan Rap...