Bandung (LawuNews)Tahun 2015, TNI AD berkonsentrasi melaksanakan konsolidasi satuan, dimana setelah di tahun 2014 TNI AD, terfokus pada tugas mengawal dan mengamankan agenda Politik bangsa Indonesia yang melaksanakan Pemilihan anggota Legislatif, Pemilihan Kepala Daerah dan puncaknya pelaksanan Pemilihan Kepala Negara (Presiden).
Demikian disampaikan Kasdam III/Siliwangi Brigjen TNI Muhammad Herindra, Ma., M.Sc. pada acara “Jam Komandan” yang diikuti oleh para pejabat Kodam III/Slw serta sekitar 2500 orang prajurit dan PNS Jajaran Kodam III/Slw, bertempat di Graha Tirta Siliwangi jalan Lombok , Kota Bandung Jawa Barat ,Senin (9/3/2015).
Lebih lanjut menurut Herindra terdapat dua hal pokok yang dilakukan TNI-AD dalam melakukan konsolidasi, yaitu konsolidasi ke dalam dengan melaksanakan Pembinaan Satuan (Binsat) dan konsolidasi ke luar dengan melaksanakan “serbuan teritorial”.
Dalam melaksanakan konsolidasi ke dalam menurut Herindra binsat sangatlah penting, untuk itu dia memerintahkan setiap satuan untuk melakukan evaluasi atas apa yang telah dilakukan selama setahun sebelumnya. Hasil evaluasi tersebut dijadikan pertimbangan untuk memperbaiki kekurangan yang terjadi, sehingga akan diperoleh kemajuan dan peningkatan kemampuan yang semakin optimal dari satuan tersebut.
Ditingkat Angkatan Darat, untuk upaya peningkatan kemampuan satuan dan prajuritnya, Kasad telah berupaya meningkatkan kemampuan beberapa batalyon infanteri untuk memiliki kualifikasi Raiders. “Saat ini TNI-AD telah memulainya dengan memerintahkan 12 Batalyon Infanteri untuk mengikuti latihan raiders, agar batalyon tersebut kemampuannya meningkat menjadi kualifikasi Raiders”, jelas Herindra.
Untuk di tingakat jajaran satuan Kodam III/Slw, Kasdam menekankan bahwa peningkatan kemampuan sumber daya manusia, utamanya prajurit di satuan tempur (satpur) dan satuan bantuan tempur (satbanpur),harus benar-benar dilaksanakan. “Seluruh prajurit diupayakan untuk mempunyai kemahiran menembak dengan kualifikasi “Pratama”. Selain itu juga, setiap prajurit harus menguasai ilmu bela diri militer, karena semua itu tentunya akan memberikan rasa percaya diri yang tinggi bagi setiap prajurit”, jelas Kasdam.
Dalam upaya konsolidasi keluar yang berupa “serbuan teritorial”, Herindra menjelaskan bahwa prajurit Kodam III/Slw harus lebih menggiatkan dan meningkatkan operasi “Binter”. Optimalkan seluruh kemampuan yang dimiliki Kowil dengan melaksanakan serbuan teritorial secara cepat, menyeluruh dan lengkap menyentuh segala bidang kemasyarakatan.
Salah satu diantaranya dukung dan sukseskan peningkatan swasembada pangan menuju ketahanan pangan nasional. Kegiatan tersebut dapat berupa pemanfaatan dan pengelolaan lahan tidur, berkoordinasi dan bersinergi dengan pemerintah daerah untuk dukung program perbaikan irigasi, Kegiatan Gerakan Penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (GP PTT) dan juga dapat membantu penyaluran dan pendistribusian pupuk pada para petani.
Selain itu serbuan teritorial dapat dilaksanakan melalui Pelatihan Bela Negara bagi masyarakat umum sepeti Pegawai Pemerintah, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Mawasiswa ataupun LSM. (Pendam III/Slw/Rega)

No comments:
Post a Comment