Cimahi (LawuNews) Pengelola pasar Cimindi bersama Forum Pedagang Pasar Tradisional Kota Cimahi ( FPPTKC) menggelar pameran batu akik selama 9 hari sejak tanggal 14 – 22 februari 2015.
Kepada Awak Media , Pengelola Pasar Cimindi Andri Gunawan di dampingi oleh Mumuh Ketua FPPTKC sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara mengatakan, kegiatan ini semata – mata bukan mencari keuntungan pengelola pasar, namun dengan adanya pameran batu akik di harapkan mampu mengundang masyarakat untuk datang ke pasar tradisional cimindi, selain melihat aneka macam batu akik yang sekarang lagi rame di harpakan masyarakat juga bisa berbelanja kebutuhan sehari – hari di pasar cimindi.
Diakuinya, pameran batu akik yang diadakan dipasar cimindi memang menjadi daya magnet yang sangat kuat bagi masyarakat kota Cimahi bahkan dari luar kota Cimahi juga datang ke pasar Cimindi, sejak dibuka pasar hingga ditutup pasarnya pengunjung perhari kurang lebih 400 - 500 pengunjung.
Sebagai Panitia penyelenggara kami merasa senang, walaupun dana tersebut bukan dari APBD namun acara tersebut termasuk sukses mengundang warga masyarakat untuk datang kepasar Cimindi, kalau banyak masyarakat yang datang kepasar sudah barang tentu transaksi di pasar Cimindi semakin meningkat, kalau transaksi di pasar cimindi meningkat sudah jelas penghasilan setiap warga pasar cimindi juga meningkat.
“Saya merasa senang ketika melihat setiap warga pasar sibuk melayanai pembeli, tidak hanya pedagang yang di dalam pasar, penjual kopi juga sibuk melayani, karena pengunjung yang cape keliling – keliling melihat batu akik tentu beristirahat sejenak dan menikmati segelas kopi, hingga tukang parkir semua sibuk mengatur kendaraan yang akan parkir,” ungkapnya.
Menurut Andri, sebenarnya tujuan utama diadakan pameran batuakik adalah mengundang para konsumen untuk datang kepasar tradisional, selain itu supaya para pedagang batu akik bisa menetap dipasar Cimindi dengan retrebusi yang sangat ringan, namun sangat di sayangkan setelah selesai pemeran batuakik para pedagang batuakik kembali ke pinggir jalan. “Padahal kalau di pinggir jalan sangat riskan dengan keamanan,” ungkapnya.
Lebih lanjut Andri mengatakan setelah Sembilan hari mengadakan pameran, pada hari terakir para penjual batu akik melakukan lelang batuakik dan hasilnya di sumbangkan kepada para anak yatim piatu disekitar pasar cimindi. Hal ini dilakukan karena mereka para pedagang batu akik juga peduli untuk memberikan santunan kepada anak yatim piatu.
Masih menurut Andri Gunawan, hasil dari lelang akan disumbangkan kepada anak yatim piatu sekitar pasar Cimindi.
Masih menurut Andri, Sebenarnya para pedagang di pasar Cimindi sendiri sering mengadakan berbagai kegiatan, bahkan sudah mempunyai program kegiatan setiap tahunnya, misalnya . setiap hari selasa mengelar kegiatan Selasih ( selasa bersih), setiap hari kamis kegiatan pembersihan sarang laba – laba, setiap hari jumat kegiatan Jumsih (jumat bersih), setiap hari sabtu dan minggu diadakan kegiatan senam sehat pedagang pasar, setiap awal bulan ada kegiatan Berisik Cimindi ( belanja asik di Cimindi), bulan februari – maret kegiatan Tabligh akbar, Bulan Juni – Juli kegiatan lomba mewarnai tingkat anak – anak, Bulan Juni tabligh akbar buka dan puasa bersama anak yatim piatu, bulan agustus Lomba karaoke tingkat anak – anak dan panjat pinang dan catur, bulan september – oktober lomba senam sehat tingkat anak – anak, bulan desember cimindi night bersholawat .
Tidak hanya itu, meskipun program kegiatan selama satu tahun sudah diprogramkan, pengelola pasar dan FPPTKC bisa menggelar kegiatan sepontan di luar program kegiatan. “ Program kegitan tetap berjalan, numan apabila ada situasi yang tepat untuk mendatangkan banyak orang, pengelola pasar dan FPPTKC bisa menggelar kegiatan diluar program, contohnya pameran batuakik,bahkan rencananya tanggal 4 April akan diadakan Lomba senam aerobik” tegasnya.(Yudi)

No comments:
Post a Comment