Tuesday, September 30, 2014

Pangdam I/BB Buka Acara Penanaman Pohon Secara Serentak Kegiatan Toba Go Green di Parapat

Simalungun (Lawunews.Com)
Pangdam I/BB diwakili Danrem 022/PT Kolonel Arm Broto Guncahyo, SSos membuka acara penanaman pohon secara serentak pada kegiatanToba Go Green Kodam I/BB tahun 2014, bertempat di Lapangan Helipet Girsang Sipangan Bolon Parapat Kabupaten Simalungun, Selasa 23/09/2014.

Pembukaan penanaman pohon serentak tersebut ditandai dengan penyerahan bibit pohon kepada perwakilan anggota TNI, Polri, Masyarakat, Mahasiswa dan Pramuka yang dilakukan antara lain Pangdam I/BB diwakili Danrem 022/PT,
Gubsu diwakili Kadis Kehutanan Sumatera Utara, Direktur Utama PTPN III, PTPN IV, PT Inalum dan Direktur Utama PT Toba PULP Lestari.

Dalam amanat tertulisnya Pangdam I/BB Mayjen TNI Istu hari S SE MM yang dibacakan Danrem 022/PT Kolonel Arm Broto Guncahyo SSos, mengucapkan
terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kerjasama antara Kodam I/BB dengan seluruh Stakeholder, baik pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kabupaten yang berada di sekitar kawasan Danau Toba, BUMN, Perguruan Tinggi, insan pers dan seluruh elemen masyarakat yang berada di wilayah Provinsi Sumatera Utara, dalam rangka ikut serta mensukseskan kegiatan “Toba Go Green” yang telah dicanangkan sejak tanggal 5 Oktober 2011 yang lalu dan akan dilanjutkan sepanjang tahun.  Sehingga target yang diharapkan berkisar lebih kurang 40 juta pohon dapat tercapai untuk menghijaukan wilayah kritis di sekitar kawasan danau toba yang luasnya lebih kurang 380.000 hektar.

Lebih lanjut Pangdam I/BB menyampaikan, sejak dicanangkannya kegiatan Toba Go Green pada Tahun 2011, penanaman pohon yang telah dilaksanakan  sampai dengan hari ini  berjumlah 2.529.745 pohon yang tersebar di 7 Kabupaten di sekitar kawasan Danau Toba, meliputi Kabupaten Dairi, Humbahas, Taput, Tobasa, Samosir, Simalungun dan Kabupaten Karo. 

Kegiatan penanaman pohon ini merupakan tindak lanjut  dari pencanangan kegiatan Toba Go Green Tahun 2014 yang lalu, tepatnya di Desa Lintong Nihuta Kecamatan Tampahan Kabupaten Tobasa, dengan target penanaman pada tahun 2014 ini sebanyak 1 juta pohon. Dan pencapaian penanaman pohon sampai dengan minggu ketiga bulan September 2014 sudah mencapai 345.490 pohon, yang di harapkan dapat menggugah semangat kita untuk tetap menjamin hijaunya kembali kawasan ekosistem di sekitar Danau Toba.

Pangdam I/BB mengajak seluruh elemen masyarakat  untuk meningkatkan sinergitas jalinan kerjasama yang sudah terwujud dengan baik selama ini, sehingga komitmen kita untuk membantu pemerintah dalam rangka mengurangi pemanasan global atau global warming, serta melindungi integritas ekosistem sebagai upaya pemulihan konservasi kawasan Danau Toba yang berbasis ramah lingkungan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Pada akhir amanatnya Panglima Kodam I/Bukit Barisan mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada jajaran pemerintah Provinsi Sumatera Utara, BUMN, Perguruan Tinggi, dan seluruh elemen masyarakat Sumatera Utara, atas partisipasinya dalam mensukseskan kegiatan toba go green. Dengan harapan apa yang kita lakukan ini akan bermanfaat kepada anak cucu kita kelak.

Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap kegiatan Toba Go Green yang dilaksanakan Pangdam I/BB tahun 2014 yang mengambil lokasi di Kabupaten Simalungun. Dimana kegiatan ini, membantu Pemkab Simalungun dalam memberikan pelayanan dan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bupati berharap kegiatan toba go green ini dapat terus berlanjut, dan menanam tanaman yang memberikan bermafaat untuk masyarakat terutama yang berada di sekitar kawasan Danau Toba. Disamping itu kegiatan ini juga diharapkan dapat mengatasi lahan-lahan kritis di Kabupaten Simalungun khususnya di kawasan Danau toba, sehingga hutan di sekitar Danau Toba tetap  hijau sebagai areal pendukung daerah wisata Parapat. Dan memberikan rangsangan bagi masyarakat untuk lebih peduli dalam melestarikan serta turut serta menjaga alam sekitar.

Menyinggung tentang dukungan Pemkab Simalungun terhadap program penanaman satu milyar pohon, Bupati mengatakan bahwa Pemkab Simalungun tetap mendukung program tersebut, bahkan memberikan batuan kepada masyarakat untuk penanaman pohon muda secara gratis.

Hadir Para Asisten Kasdam I/BB,Para Kabalak Kodam I/BB,Kadis Kehutanan Sumatera Utara,Bupati Simalungun, FKPD Kabupaten Simalungun,Direktur Utama PTPN III, PTPN IV, PT Inalum, Direktur Utama PT Toba PULP Lestari, Rektor Universitas Sumatera Utara, Rektor Universitas Negeri Medan,Ketua HDCI Provinsi Sumatera Utara, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama dan tokoh pemuda.
(Parulian Dolok Saribu)

Monday, September 29, 2014

Peminat Paket A Th. 2014 di KBB “Merosot”

Padalarang (Lawunews.Com)
Kabid PNF Drs. Jalaludin : Faktor merosotnya peminat paket A tahun 2014  adalah dampak positif dari program-program  pemerintah, khususnya program-program pendidikan,  yang sangat dirasakan besar sekali manfaat oleh masyarakat KBB, sehingga menurunkan pula angka masyarakat yang buta aksara.

Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) Paket A tahuan 2014  yang telah diselenggarakan dari hari selasa (23/9) sampai dengan Kamis (25/9), yang dilaksanakan  di SD Negeri Kamulyan Desa Ciburuy Padalarang, Berjalan Cukup Lancar. 

Hanya  Sebanyak 19  warga belajar yang mendaftar, namun   hanya 13 orang yang ikut dalam pelaksanaan UN Paket A tersebut, dari laporan informasi yang diterima  yang dihimpun oleh tiap-tiap  PKBM Kecamatan, bahwa  mereka tidak bisa ikut ujian tersebut karena tidak diijinkan oleh bosnya (menjadi pekerja buruh/pembantu RT) dan faktor usia yang sudah tua yang enggan untuk mengambil UN Paket A tersebut, kata Kabid Pendidikan Non Formal (PNF) kepada wartawan di SD Negeri Kamulyan Ciburuy Padalarang.

warga belajar termuda yang ikut UN Paket A ber usia 14 tahun dan  warga belajar tertua dengan usia 55 tahun,   mereka  menempuh 5 materi  mata pelajar  ujian , yakni Bahasa Indonesia, PPKn,  IPS, IPA, dan  Matematika, ungkap   Jalal.

Selanjutnya  Kabid PNF Disdikpora KBB Jalaludin   mengatakan untuk tahun 2014 ini, warga belajar yang mengikuti ujian nasional Paket A menurun sekali dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, hal ini karena warga belajar Paket A di KBB sudah sangat minim dan  Masyarakat yang Buta aksara di KBB telah sulit dijumpai  lagi di KBB. 

Program-program pemerintah baik pusat, Pemerintah Jabar atau pun Program Pemda KBB yang telah sampai kesetiap pelosok  dan membawa dampak baik bagi masyarakat KBB.  Dan kalau pun ada warga yang tak bisa baca tulis, factor usianya yang sudah tua,  sehingga enggan untuk mengikuti  menjadi warga belajar Paket A, dan kalaupun ikut  belajar  “cukup hanya bisa baca tulis, sudah puas” tanpa harus ikut UN Paket A nya, kata jalal kepada wartawan. 

Dari 13 warga belajar yang terdaftar dan mengikuti ujian nasional paket A ini, mereka berasal dari warga belajar dari Kecamatan Lembang, Kec. Ngamprah, kec. Saguling, Kecamatan Batujajar, Kecamatan Cipongkor, kec. Cililin, kec. Cihampelas dan kec. Cipeundeuy. (D.Amar/Di)

Bupati Bandung Barat H. Abubakar Terima Penghargaan Satyalancana Wira Karya dibidang Kependudukan dan KB

Bandung Barat (Lawunews.Com)
Bupati Bandung Barat, H. Abubakar, menerima penghargaan berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono sebagai salah satu kepala daerah yang mampu memberikan darma baktinya kepada masyarakat.

Khususnya dibidang kependudukan dan Keluarga Berencana. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wakil Presiden RI, Boediono pada puncak acara Peringatan Hari Keluarga XX yang diselenggarakan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra/Di)

SMPN 1 Lembang Juara 1 Tata Kelola Dana BOS Tingkat Provinsi Jawa Barat

Ngamprah (Lawunews.Com)
SMPN 1 Lembang menjadi juara pertama Lomba Tata Kelola Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2014. Penetapan SMPN 1 Lembang sebagai juara pertama, tertuang dalam Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Nomor 421.6/13692-Set.Disdik, Tanggal 3 September 2014, tentang Penetapan Lomba Tata Kelola BOS SD dan SMP Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2014. Dengan demikian, SMP Negeri 1 Lembang berhak mewakili Provinsi Jawa Barat pada Lomba Tata Kelola BOS SMP tingkat nasional Tahun 2014 yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat.

Keberhasilan SMPN 1 Lembang ini patut dibanggakan karena dapat menyisihkan sekolah lain yang menjadi perwakilan kabupaten/kota di Jawa Barat. Urutan lengkap peringkat lomba ini, yaitu: 1) SMPN 1 Lembang, dengan nilai 78.80; 2) SMPN 3 Majalengka, dengan nilai 76,20; 3) SMPN 4 Kota Tasikmalaya, dengan nilai 72,00; 4) SMPN 1 Kota Bogor, dengan nilai 71,40; 5) SMPN 1 Kota Bekasi, dengan nilai 70,00. Penilaian dilakukan oleh tim penilai dari Disdik Provinsi Jawa Barat terhadap berbagai langkah dan kebijakan yang diterapkan sekolah dalam pengelolaan dana BOS.

Pencapaian prestasi yang diraih ini patut mendapat apresiasi, karena pada Lomba Tata Kelola BOS yang baru pertama kali diselenggarakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ini, SMPN 1 Lembang telah dapat menunjukkan diri sebagai sekolah terbaik dalam pengelolaan dana BOS. Keberhasilan SMPN 1 Lembang ini sebagai indikator bahwa pengelolaan BOS di Kabupaten Bandung Barat sudah relatif baik, sesuai dengan regulasi yang berlaku. “Ini adalah kado terakhir yang diberikan oleh kepala sekolah, Drs. H. Wawan Kuswandi, M.Pd. pada masa akhir pengabdiannya di sekolah ini.” tutur Asep Gumilar, Kaur TU SMPN 1 Lembang. Beberapa waktu yang lalu Drs. H. Wawan Kuswandi, M.Pd. telah dilantik, menjadi kepala SMPN 3 Lembang. “Prestasi yang diraih ini tidak terlepas dari intensitas pembinaan yang dilakukan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, di bawah kepemimpinan Dra. Hj. Agustina Piryanti, MM. Karena itu, kami sampaikan terima kasih atas support yang telah diberikan.” lanjut Asep Gumilar yang biasa dipanggil Asgum itu.

Raihan prestasi SMPN 1 Lembang ini harus menjadi pendorong bagi sekolah lainnya di Kabupaten Bandung Barat untuk terus memperbaiki diri dalam tata kelola BOS. Dengan demikian, sekolah di Kabupaten Bandung Barat tidak harus melakukan study banding pengelolaan dana BOS ke daerah lain. Selain itu, prestasi ini bisa dijadikan acuan bagi sekolah lain, terkait dengan tata kelola dan BOS. “Kami mohon do’a restu agar dalam berlaga pada tingkat nasional nanti, SMPN 1 Lembang dapat mempersembahkan prestasi terbaik, sehingga dapat mengangkat nama baik Kabupaten Bandung Barat”. Tutur Asgum, mengakhiri penjelasannya. (Disdikpora/Di)

Bupati Bandung Barat, H. Abubakar dianugerahi Penghargaan Pembina Tingkat Madya

Ngamprah (Lawunews.Com)
Pada Peringatan HUT Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Ke-52 Tingkat Jawa Barat, Selasa (24/9) kemarin. Bupati Bandung Barat dianugerahi Penghargaan Pembina PWRI Tingkat Madya yang diserahkan langsung oleh Ketua Umum PWRI Prof. Dr. H. Hayono Suyono di Aula Barat Gedung Sate, Bandung.

Abubakar dianugerahi pernghargaan tersebut berkat peran aktif, dedikasidan perhatiannya selaku pembina PWRI Kabupaten Bandung Barat selama ini. Selain sebagai pembina PWRI dalam kapaistasnya sebagai Bupati Bandung Barat juga terdaftar sebagai anggota aktif pada PWRI Kabupaten Bandung Barat.

Menurut Ketua Umum PWRI Prof. Dr. H. Hayono Suyono, seluruh anggota PWRI merupakan pejuang yang siap dan peduli terhadap proses pembangunan bangsa dan negara serta mampu berdiri sendiri hingga titik darah penghabisan meski sudah pensiun dan tidak diperhitungkan lagi karena produktivitasnya yang sudah tidak tinggi lagi.

"Kami ingin membuktikan bahwa kami tetap masih berguna dan bisa menunjukkan dedikasi, loyalitas serta totalitas meski memang tidak produktif lagi. Tapi, kami yakin masih bisa ikutserta dalam pembangunan bangsa dan negara". tegas Ketua Umum PWRI.

Pada Tahun 2011 lalu, seijin Presiden Republik Indonesia, hayono membagi 3 tingkatan lansia, yakni lansia yang berusia dibawah 70 tahun disebut lansia muda, lansia berusia 70-80 tahun disebut lansia dewasa, dan lansia berusia diatas 80 tahun disebut lansia paripurna.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Ir. Wawan Ridwan berharap PWRI akan semakin kokoh dalam berkirpah dalam pembangunan serta bisa menjadi teladan mengingat ilmu dan pengalam yang dimilikinya.

"Mengingat ilmu dan pengalaman yang dimiliki para anggotanya, saya minta kepada seluruh anggota PWRI untuk bersama-sama melakukan pembangunan menuju Jawa Barat maju dan sejahtera".Singkatnya. (Di)

Sunday, September 28, 2014

Polda Jabar Siap Amankan Pelantikan Dan Pengambilan Sumpah/Janji Anggota DPR RI Dan Aanggota DPD

Bandung (Lawunews.Com)
Sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Jakarta, Polda Jabar dan jajaran Polres/Polrestabes siap mengamankan jalannya pelantikan dan pengambilan sumpah/janji anggota DPR RI dan DPD periode 2014-2019 yang akan dilaksanakan Rabu (1/10/2014) di Gedung DPR/MPR RI Jakarta. Pada hari pelaksanaan pelantikan dan pengambilan sumpah/janji anggota DPR RI dan DPD tersebut, Polda Jabar dan jajaran Polres/Polrestabes akan mengadakan simulasi kontijensi.  Dalam simulasi kontijensi tersebut akan dilakukan penyekatan pergerakan/pergeseran massa menuju Jakarta yang akan dilaksanakan serentak di seluruh Polres/Polrestabes jajaran Polda Jabar dengan prioritas di 9 (sembilan) wilayah hukum Polres/Polrestabes jajaran Polda Jabar, yaitu Polres Bogor Kota, Polres Bogor, Polres Cianjur, Polres Sukabumi, Polres Purwakarta, Polres Karawang, Polres Bandung, Polres Cimahi dan Polrestabes Bandung.

Jumlah personel yang dilibatkan dalam simulasi kontijensi tersebut terdiri dari 1.357 personel dari Polda Jabar dan 15.790 personel dari Polres/Polrestabes jajaran Polda Jabar. Selain personel dari aparat kepolisian, dalam simulasi kontijensi tersebut, melibatkan juga personel dari TNI, PJR Koorlantas Polri, Badan Kesbangpol Linmas Prov. Jabar, Sat Pol PP Provinsi Jabar, Dishub Provinsi Jabar, PT. Jasa Raharja, PT. Jasa Marga sebagai pengelola jalan tol beserta pengelola rest area di jalan tol Cikampek, Purbaleunyi dan Jagorawi. Pelaksanaan simulasi situasi kontijensi dilaksanakan apabila terjadi perubahan situasi akibat adanya upaya untuk menggagalkan pelantikan dan  pengucapan sumpah/janji anggota DPR RI, DPD RI, diantaranya dengan pengerahan massa ke Jakarta, yang dimungkinkan juga dengan mengangkat issue menolak hasil rapat paripurna DPR RI yang telah mengesahkan Rancangan Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah serta adanya pemanfaatan situasi oleh kelompok tertentu yang menjadi pemicu terjadinya aksi protes sampai dengan tindakan anarkhis.

Dalam pelaksanaan simulasi kontijensi tersebut, aparat kepolisian akan menutup sejumlah ruas jalan di masing-masing wilayah untuk mencegah adanya pengerahan massa ke Jakarta dengan cara melakukan penyekatan-penyekatan. Untuk itu, Polda Jabar dan jajaran Polres/Polrestabes menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna jalan dengan adanya penyekatan di sejumlah ruas jalan tersebut. Adapun lokasi-lokasi prioritas penyekatan tersebut adalah sebagai berikut, yaitu wilayah hukum Polres Bogor terdiri dari Gerbang Tol (GT) Kranggan, GT. Gunung Putri, GT. Citeureup, GT. Sentul Utara, GT. Sentul Selatan, GT. Ciawi, Simpang Gadog,  Fly Over Cibinong dan Parung.  Wilayah hukum  Polres Bogor Kota, yaitu Simpang Pomad, BORR/Jalan Baru, Baranangsiang, Simpang Ciawi dan Yasmin Tansa. Wilayah hukum Polres Karawang, yaitu GT. Karawang Barat, GT. Karawang Timur, Rest Area KM 42 dan Tanjungpura. Wilayah hukum Polres Purwakarta, yaitu BIC/Kawasan Industri, GT. Cikampek, GT. Sadang dan GT. Jatiluhur. Wilayah hukum Polres Sukabumi, yaitu Kawasan Indolakto,  Stasiun Kereta Api Cicurug, Areal Wisma.

Delima dan Lapangan Sekarwangi. Wilayah hukum Polres Cianjur, yaitu Jembatan Citarum, Rest Area Segar Alam, Jembatan Cibeet dan Tugu Batas Gekbrong. Wilayah hukum Polres Bandung, yaitu batas kota Cibiru, GT. Cileunyi, Undespass Buahbatu, Underpass Moh. Toha dan Underpass Margahayu. Untuk wilayah hukum Polres Cimahi, yaitu Fly over Cimindi, GT. Baros, GT. Padalarang, Jembatan Rajamandala dan pertigaan Pasar Cikalongwetan. Sementara untuk wilayah Polrestabes Bandung, yaitu GT. Pasteur, GT. Pasirkoja, GT. Kopo, GT. Moh. Toha, GT. Buahbatu, batas kota Cibiru, batas kota Cimindi dan Terminal Ledeng.(Rusli/David)

Panglima TNI Gowes Bersama Rakyat Pecahkan Rekor MURI

Puspen TNI (Lawunews.Com)
Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko didampingi Kasad, Kasal, Kasau dan Kapolri melaksanakan Gowes bersama TNI, Polri dan Rakyat serta melepas peserta sepeda Gowes dengan ditandai mengangkat bendera sebagai titik start di Parkir Timur Gelora Bung Karno Senayan pukul 06.00 WIB dan Finish di Jakarta Internasional Expo Kemayoran Jakarta Pusat, dengan jarak tempuh kurang lebih 25 Km, Minggu (28/9/2014). Kegiatan Fun Bike ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, khusus di Jakarta tercatat 109.828 peserta.
 
Panglima TNI dalam sambutannya mengatakan, olahraga bersepeda memiliki arti sangat penting dalam upaya melestarikan lingkungan. Di tengah semakin menipisnya cadangan energi di dunia maka bersepeda bisa menjadi alternatif sebagai upaya menghemat konsumsi bahan bakar minyak (BBM). "Kita juga perlu sosialisasikan kepada prajurit TNI di asrama diharapkan tidak lagi naik motor, tapi naik sepeda," ujar Jenderal TNI Dr. Moeldoko.
 
Menurut Panglima TNI, kegiatan Gowes bersama sangat positif untuk prajurit TNI. Pasalnya, selain mengurangi polusi, hal itu juga berdampak pada peningkatan kesehatan prajurit. "Saya yakin dan percaya bahwa di dalam jiwa yang sehat terdapat tubuh yang kuat," kata Jenderal TNI Dr. Moeldoko.
 
Di acara itu, Jenderal TNI Dr. Moeldoko juga melantik tiga kepala staf untuk menjadi Ketua Dewan Kehormatan ISSI (Ikatan Sport Sepeda Indonesia), yaitu Kasad Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kasal Laksamana TNI Dr. Marsetio, dan Kasau Marsekal TNI IB Putu Dunia secara resmi menjadi keluarga besar ISSI.
 
Selanjutnya Panglima TNI menyapa melalui teleconfrence dengan sejumlah perwakilan Kodam di Indonesia, antara lain : Kodam I/Bukit Barisan, Kodam IX/Udayana, Kodam VII/Wirabuana, Kodam IV/Diponegoro, Kodam III/Siliwangi dan  Kodam V/Brawijaya. 
 
Kemudian Panglima TNI dan para Kepala Staf Angkatan  serta Kabareskim mengundi nomor peserta khusus hadiah 5 buah mobil. Hadiah tersebut didapatkan oleh dua orang peserta TNI dan tiga orang peserta masyarakat.
 
Sementara itu, pendiri MURI Jaya Suprana mengatakan keberhasilan TNI dalam Fun Bike ini meraih rekor MURI adalah tanda positif bisa dekat dengan rakyat karena sebagian besar peserta Gowes merupakan masyarakat sipil. Dalam catatan MURI terdapat 1.901.928 yang ikut Gowes dalam perayaan HUT TNI ke 69 tahun 2014
  
“Ada makna lebih bukan hanya kesehatan, tapi kedekatan TNI dengan rakyat, dan ini karya TNI maka saya bilang TNRI (Tentara Nasional Rakyat Indonesia). Itu memang karya yang bagus dan indah sekali”  kata Jaya Suprana
 
Kegiatan Fun Bike dalam rangka meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat serta menyambut Peringatan ke-69 Hari TNI tahun 2014. Panitia Fun Bike (TNI) bekerja sama dengan Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) dan Komite Sepeda Indonesia (KSI) bertajuk “Gowes Bersama TNI Rakyat Sehat” yang melibatkan ribuan personel TNI dan Polri, masyarakat serta komunitas sepeda di Indonesia.
Authentikasi : Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bernardus Robert

Koprasi Warga Cimahi Mandiri Menggelar RAT Tepat Waktu

Cimahi (LawuPost)  Koperasi yang sehat dan baik adalah Koperasi yang mampu melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tepat waktu, dan Rap...