Wednesday, July 2, 2014

Bursa Pilkada Pangandaran Mulai Menghangat

Pangandaran (Lawunews.Com)
Meski Pilbup Kabupaten Pangandaran masih lebih kurang satu tahun lagi, yakni April 2015 mendatang, tetapi hawa politik menuju Pangandaran 1 dan 2 sudah mulai menghangat. Faktanya, sejumlah politisi asal Kabupaten Pangandaran sudah mulai melakukan pertemuan guna membahas arah koalisi menuju Pilbup Pangandaran 2015 mendatang.

Selain H. Supratman BSc SAP dan beberapa anggota presidium lainnya yang menyambut suka cita atas kesediaannya DR. dr. H. Herman Sutrisno MM untuk "dipinang" menjadi calon wakil bupatinya, kini muncul beberapa tokoh lainnya yang digadang-gadang siap mencalonkan diri pada perhelatan akbar Pilkada Kabupaten Pangandaran mendatang.

Satu diantaranya H Adang Hadari Sandaan. Menurutnya, Ia siap maju di Pilbup Pangandaran mendatang. H. Adang mengklaim, sudah mendapatkan restu dari partainya, yakni DPD Golkar Ciamis yang ditunjukkan melalui surat perintah resmi. "Saya siap. Terkait siapa pasangan saya, saya rasa masih terlalu dini untuk menyebutkannya. Yang pasti saya sudah siap untuk maju menjadi bupati atau wakil bupati Kabupaten Pangandaran di April 2015 nanti," ucap H Adang dengan nada optimistis.

Kesiapannya tandang makalangan di Pilkada mendatang ujarnya, merupakan bukti loyalitas sebagai kader Golkar. Disaat partainya memberi mandat, maka sebagai kader yang baik katanya, la siap memegang amanat partai tersebut. "Untuk mendongkrak elektabilitas, saya mulai blusukan berupa kunjungan ke pelosok. Tetapi tidak melalui struktur partai karena belum ada instruksi. Ya, intinya saya melakukan sosialisasi pribadi dululah, pendekatan kepada saudara, kerabat, tetangga dan orang-orang di desa," ucapnya.

Sementara di tempat yang sama Drs H E Kusnadi SH Plt Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pangandaran membenarkan, H. Adang Hadari Sandaan telah meminta izin secara lisan ke DPD Partai Golkar Kabupaten Pangandaran untuk mencalonkan diri pada Pilkada nanti. Namun tidak hanya yang bersangkutan, tetapi kata Kusnadi masih ada lagi yakni H. Taufik Martin pun sama meminta izin untuk mencalonkan diri. Sedangkan mantan Wali Kota Banjar dua periode yakni H. Herman Sutrisno masih dalam pertimbangan.

"Siapa saja kader Golkar yang terbaik dipersilahkan untuk mencalonkan diri. Nanti di-lakukan survai, siapa yang mendapatkan elektabilitas tinggi, maka yang bersangkutan akan diusung melalui perahu Golkar. Kalau untuk Pak Herman, dikarenakan beliau sudah dua periode menjabat sebagai WaliKota Banjar, DPD Golkar mungkin nanti nanti bisa masuk di Pangandaran 2,"katanya.

Sementara Pj. Bupati Pangandaran H. Endjang Naffandy mengatakan, dari hasil koordinasi dengan KPU Kab. Ciamis, diagendakan untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pangandaran dilaksanakan paling cepat bulan Juni 2015. Walaupun KPU Ciamis mengagendakan pelaksanaanya pada Juni 2015, namun persiapan kata H. Endjang sudah dapat dilakukan sejak saat ini. Kemudian untuk pembentukan DPRD Kabupaten Pangandaran, yaitu 4 bulan setelah diresmikannya DPRD Kabupaten Ciamis pada Agustus 2014.

Dengan demikian menurut H. Endjang, Pemerintah Kabupaten Pangandaran memiliki waktu hingga Desember 2014 untuk membentuk DPRD Kabupaten Pangandaran. 

Dr. Herman
Selain diramaikan oleh persiapan Pilpres, isu politik di Kota Banjar belakangan ini juga diwarnai dengan wacana pergerakan politik Ketua DPD Golkar Kota Banjar, dr. Herman Sutrisno. Mantan Wali Kota Banjar itu, saat ini santer dikabarkati hendak tandang makalangan di Pilkada Kabupaten Pangandaran yang rencananya dihelat pada awal tahun 2015 mendatang. Kabarnya dr. Herman mengincar kursi Wakil Bupati Pangandaran.

Saat dikonfirmasi, dr. Herman Sutrisno membenarkan munculnya wacana tersebut. "Tapi itu baru sebatas wacana," kata dr. Herman. Dia menuturkan dorongan itu muncul setelah dirinya didatangi sejumlah tokoh politik dan tokoh masyarakat Pangandaran. "Ada beberapa yang datang ke saya, kemudian kita berdiskusi tentang Pangandaran ke depan. Mungkin mereka menganggap saya memiliki pengalaman bagaimana mengelola sebuah DOB (Daerah Otonom Baru)," katanya. Dari situlah, kata dia, mulai muncul dorongan dari sejumlah tokoh tersebut agar dirinya mau berkiprah di Pangandaran.

Namun demikian, menanggapi hal itu dr. Herman mengatakan ditinya telah memiliki keputusan. "Lalu saya sampaikan kepada mereka, seandainya aturan Pilkada dirubah menjadi dipilih oleh DPRD, saya tidak bersedia. Karena saya harus menghormati para elit parpol di Pangandaran. Tapi seandainya aturan Pilkada tetap dipilih langsung, saya siap. Itu pun menjadi Wakil Bupati, karena kalau menjadi Bupati saya tidak bisa menurut aturan," ujarnya.

Saat ditanya dengan siapa dirinya akan bersanding, dr. Herman mengaku itu belum terlalu mengerucut. "Belum sampai ke arah situ. Yang terpenting bagi saya adalah mengetahui apakah masyarakat Pangandaran akan mendukung atau tidak. Kita lihat dulu perkembangan, misalnya melalui survei," kata dia.
Mengenai motivasi dia ingin maju di Pangandaran, dr. Herman mengatakan hanya ingin mengaplikasikan kemampuan yang selama ini dia miliki. 

"Keberhasilan saya di Kota Banjar ingin saya terapkan juga di Kabupaten Pangandaran, lagipula saat ini saya tidak memiliki banyak aktifitas," ujarnya. Dia juga mengaku sudah mengetahui seluk beluk wilayah Selatan Ciamis itu ketika dirinya sempat menjabat sebagai Ketua DPRD Ciamis di era 90-an. Dia juga turut berperan dalam beberapa program pembangunan di wilayah itu.

Terlepas dari hal itu, dr. Herman mengatakan sebagai DOB, Pangandaran tentu saja memiliki potensi yang besar, terutama di sektor sumber daya alam. "Pangandaran itu tinggal membutuhkan pengelola yang baik. Karena sebesar apapun potensi yang dimiliki jika tidak dikelola dengan baik tetap akan susah berkembang, sudah banyak contohnya. Sebaliknya walaupun potensi kecil, jika dikelola dengan baik maka akan maju, contohnya Banjar," pungkasnya. (Tim)

1 comment:

Anonymous said...

dede herdiman sugandi s.sos putera daerah akan ikut meramaikan pilkada kab pangandaran 2015

Koprasi Warga Cimahi Mandiri Menggelar RAT Tepat Waktu

Cimahi (LawuPost)  Koperasi yang sehat dan baik adalah Koperasi yang mampu melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tepat waktu, dan Rap...